FKIP UMSurabaya

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Media Buta (Gabus Pita)

Intan Mustika Yulias Tobing, Chusnal Ainy, Endang Suprapti

Sari

Kriteria ketuntasan minimum (KKM) SMP Muhammadiyah 5 Surabaya kelas VII adalah 80 dan siswa yang tuntas belajar sebanyak ≥80%. Permasalahan yang terjadi di kelas VII-I SMP Muhammadiyah 5 Surabaya adalah nilai rata-rata siswa ≤ KKM. Ini terlihat dari 20 siswa, hanya 2 siswa yang tuntas atau 10%, sementara 18 siswa tidak tuntas belajar atau sebesar 90%, skor rata-rata adalah 55,55.

Penelitian ini menggunakan pembelajaran menggunakan media BUTA (Cork Ribbon). Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII-I SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pelaksanaan 2 siklus.

Dari hasil penelitian pada siklus I dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas VII-I mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari kelengkapan siswa sebelum tindakan 10% atau 2 siswa meningkat menjadi 55% atau sebanyak 11 siswa yang tuntas. Sedangkan siklus kedua 85% atau 17 siswa tuntas dengan rata-rata 87,55.

Kata Kunci

media BUTA, hasil belajar

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Arikunto, Suharsimi. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : PT Bumi Aksara.

Harjoko. 2014. Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Pada Siswa Kelas V SDN Kedungjambal 02 Kab. Sukoharjo Tahun Ajaran 2013-2014. Yogyakarta : Universitas Negeri Yogyakarta.

Riduwan. 2007. Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung : Alfabeta.


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/didaktis.v19i2.2888

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.