Analisis Peningkatan Kualitas Produksi Kemasan Plastik di PT.XYZ dengan Metode Fishbone dan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA)

Catherine Maudy Angely Saputro (1), M.Hanifuddin Hakim (2)
(1) Departemen Teknik Industri, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Indonesia,
(2) Departemen Teknik Industri, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Indonesia

Abstrak

Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis permasalahan cacat produk pada botol plastik Liora yang diproduksi oleh PT.XYZ. Permasalahan utama yang ditemukan berupa tingginya jumlah cacat, yang berdampak pada meningkatnya biaya produksi serta menurunnya kualitas dan keandalan produk. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan analisis, yaitu diagram sebab-akibat untuk mengidentifikasi faktor penyebab cacat dari aspek manusia, mesin, metode, dan lingkungan, serta analisis mode kegagalan dan efeknya untuk menilai tingkat risiko setiap penyebab cacat melalui penentuan nilai prioritas risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat dominan terdiri atas botol penyok, mulut botol tidak rata, dan permukaan botol tipis atau bergaris. Nilai risiko tertinggi diperoleh pada kesalahan teknik pengemasan, pengaturan waktu proses yang terlalu cepat, kontaminasi bahan, dan ketidaktepatan posisi komponen mesin. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa perbaikan kualitas dapat dicapai melalui penyesuaian parameter proses, peningkatan kebersihan alat dan area kerja, pemeliharaan mesin yang teratur, serta peningkatan ketelitian operator.

Artikel teks lengkap

##article.generated_from_xml##

Referensi

[1] M. A. F. Theresia Gunawan, “Green Strategy Perusahaan Plastik Dalam Menghadapi Regulasi Pemerintah,” J. Adm. Bisnis, vol. 16, no. 1, pp. 57–69, 2020, [Online]. Available: https://journal.unpar.ac.id/index.php/JurnalAdministrasiBisnis/article/view/3798%0Ahttps://journal.unpar.ac.id/index.php/JurnalAdministrasiBisnis/article/download/3798/2954

[2] A. E. Wibowo and S. M. Khoiroh, “Meminimalisir Tingkat Kecacatan Produk Biji Kopi Robusta Arjuno Pada Proses Produksi Untuk Meningkatkan Kualitas Produk,” J. Tek. Ind. Terintegrasi, vol. 6, no. 3, pp. 461–470, 2023, doi: 10.31004/jutin.v6i3.15665.

[3] W. Neilson Kaunang, “Penerapan Metode Fmea Untuk Meningkatkan Kualitas Produk Pada Perusahaan Kemasan Plastik,” J. Surya Tek., vol. 11, no. 1, pp. 86–98, 2024, doi: 10.37859/jst.v11i1.7017.

[4] A. Setiawan et al., “Studi Kasus Analisis Defect Pada Komponen Otomotif Disertai Pemecahan Masalah Menggunakan Diagram Pareto Dan Fishbone,” J. Ilm. Res. Student, vol. 2, no. 2, pp. 53–63, 2025, [Online]. Available: https://doi.org/10.61722/jirs.v2i2.4748

[5] Firmansyah Bayu Dwiyanto, Fitra Adi, and Listyanto Rudy Efendi, “Analisis Pengendalian Kualitas pada Proses Produksi dengan MenggunakanMetode Fmea (Failure Mode and Effect Analysis) di PT XYZ,” J. Sci. Mandalika, vol. 6, no. 5, pp. 1466–1478, 2025.

[6] N. Rahmawati, M. H. Hakim, and R. Akbar, “Peningkatan Kualitas Udang Rebon Kering Multirespon Mengintegrasikan Metode Taguchi Gray Relational Analysis dan Principal Component Analysis,” vol. 4, no. 2, pp. 47–56, 2023.

[7] F. Sulianta, “Diagram Fishbone untuk Berbagai Kebutuhan,” no. November, pp. 1–11, 2024, [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/385503999

[8] M. hanifuddin Hakim and I. P. Augustlin, “Analisis Perbaikan Permasalahan Ukuran pada Klinker di PT. XYZ dengan Menggunakan Metode Fishbone,” J. Manuf. Ind. Eng. Technol., vol. 2, no. 1, pp. 34–42, 2023, doi: 10.30651/mine-tech.v2i1.21834.

[9] Y. Kurnia and N. Nasarudin, “Perbaikan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pada Proses Pembuatan Wajan Alumunium Dengan Metode Fishbone Diagram,” J. Ind. Galuh, vol. 5, no. 2, pp. 124–131, 2023, doi: 10.25157/jig.v5i2.3311.

[10] M. I. Monoarfa, Y. Hariyanto, and A. Rasyid, “Analisis Penyebab bottleneck pada Aliran Produksi briquette charcoal dengan Menggunakan Diagram fishbone di PT. Saraswati Coconut Product,” Jambura Ind. Rev., vol. 1, no. 1, pp. 15–21, 2021, doi: 10.37905/jirev.1.1.15-21.

[11] M. H. Hakim, N. R. Ramadani, and K. W. Wirakusuma, “Analisis Peningkatan Kualitas Air Minum Dalam Kemasan Menggunakan Integrasi Six Sigma dan Failure Mode and Effect Analysis,” 2024, INVENTORY:INDUSTRIAL VOCATIONAL E-JOURNAL ON AGROINDUSTRY.

[12] A. G. Budianto, “Analisis Penyebab Ketidaksesuaian Produksi Flute Pada Ruang Handatsuke Dengan Pendekatan Fishbone Diagram, Piramida Kualitas Dan Fmea,” J. Ind. Eng. Oper. Manag., vol. 4, no. 1, 2021, doi: 10.31602/jieom.v4i1.5368.

[13] Wahyu Adji Sulistiyono and Joumil Aidil Saifuddin, “Pengendalian Kualitas dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Pada Pembongkaran Bahan Baku Impor di PT X,” Sammajiva J. Penelit. Bisnis dan Manaj., vol. 2, no. 1, pp. 30–38, 2024, doi: 10.47861/sammajiva.v2i1.752.

Penulis

Catherine Maudy Angely Saputro
catherine.saputro@gmail.com (Kontak utama)
M.Hanifuddin Hakim
Angely Saputro, C. M. dan Hakim, M. (2025) “Analisis Peningkatan Kualitas Produksi Kemasan Plastik di PT.XYZ dengan Metode Fishbone dan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA)”, Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology. Surabaya, Indonesia, 4(2), hlm. 90–102. doi: 10.30651/mine-tech.v4i2.29195.

Rincian Artikel

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

No Related Submission Found