Isi Artikel Utama

Abstrak

Pengabdian ini berfokus pada digitalisasi Al-Qur'an untuk meningkatkan membaca dan literasi digital di kalangan santri tahfidz di Kecamatan Senori, kegiatan pengabdian masyarakat selama kurang lebih enam bulan. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 30 santri melalui pelatihan digitalisasi Al-Qur'an untuk meningkatkan membaca dan literasi digital menggunakan aplikasi Memo Qur'an. Metode implementasi termasuk sosialisasi melalui pembelajaran dan diskusi untuk meningkatkan pengetahuan peserta, pelatihan praktis menggunakan simulasi untuk meningkatkan keterampilan aplikasi, dan implementasi teknologi untuk membantu santri menerapkan Al-Qur'an digital dalam proses pembelajaran mereka. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan penerapan Al-Qur'an digital. Skor pra-tes, awalnya antara 50% dan 55%, menunjukkan pemahaman awal yang terbatas. Namun, skor pasca-tes naik menjadi 80% -90%, Keberhasilan ini menyoroti efektivitas program dalam memfasilitasi transfer pengetahuan, pengembangan keterampilan, dan internalisasi nilai terkait penggunaan aplikasi Memo Qur'an untuk digitalisasi Al-Qur'an . Pendekatan pesantren digital berfungsi sebagai langkah penting dalam meningkatkan membaca dan literasi digital di antara santri. Sehingga program ini berhasil mengintegrasikan teknologi digital ke dalam menghafal Al-Qur'an, secara signifikan meningkatkan keterampilan membaca dan literasi digital santri tahfidz Al-Qur’an melalui pelatihan praktis dan bimbingan berkelanjutan.

Kata Kunci

Digitalisasi Al-Qur’an Literasi Membaca Literasi Digital Santri Tahfidz al-Qur’an

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Mamlu’ah, A., Rohmawati, U. B., Khumaini, F., & Jalil, A. (2026). Pendampingan Digitalisasi Al-Qur’an dalam Meningkatkan Literasi Membaca Dan Literasi Digital Pada Santri Tahfidz Al-Qur’an . Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(1), 573–584. https://doi.org/10.30651/aks.v10i1.28405

Referensi

  1. Achmad Atieq Pengasuh Pesantren Tahfidz Al-Qur’an At-Tauhid. (2025, July 30). Wawancara [Personal communication].
  2. Analisis Awal Data Ponpes Kec Senori. (n.d.).
  3. Aya, M. (2025). Observasi [Dataset].
  4. Aya Mamlu’ah. (2019). Metode Lotre Pesantren Tahfidz Al-Qur’an At-Tauhid Leran Senori Tuban Analisis Terhadap Pencapaian Hafalan Al-Qur’an Dan Permasalahannya. Visipena Journal, 10(1), 148–163. https://doi.org/10.46244/visipena.v10i1.497
  5. Budnik, A., & Khyzhniak, I. (2023). Using digital technologies and innovative methods to improve the reading skills of higher education students. Scientific bulletin of South Ukrainian National Pedagogical University named after K D Ushynsky, 2023(2 (143)), 61–67. https://doi.org/10.24195/2617-6688-2023-2-8
  6. Cahyani, N., Hutagalung, E. N. H., & Harahap, S. H. (2024). Berpikir Kritis Melalui Membaca: Pentingnya Literasi Dalam Era Digital. IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research, 2(1), 417–422. https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i1.1795
  7. Hanik Hidayati & Wibowo Harry Sugiharto. (2024). The Role of Digital Literacy in Increasing Understanding of the Qur’an among People Islamic Students. Jurnal Info Sains : Informatika Dan Sains, 14(02), 29–42. https://doi.org/10.54209/infosains.v14i02.4294
  8. Jasri, M., Holis, M. N., Anabillah, D. H., & Al Fitroh, M. F. (2024). Urgensi Program Literasi Digital untuk Santri di Asrama Mahasiswa dengan Pendekatan OBE. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora, 5(4), 574–583. https://doi.org/10.33650/trilogi.v5i4.9680
  9. Mamlu’ah, A., Rohmawati, U. B., Fauziyah, R., & Jalil, A. (2024). Pendampingan Digitalisasi Pesantren dalam Melestarikan Khasanah Nusantara dan Keislaman Melalui Pegon Keyboard Virtual dan Rumah Kitab. Jurnal SOLMA, 13(3). https://doi.org/10.22236/solma.v13i3
  10. Miftahul, F. (2025, September 3). Santri Tahfidz di Tuban Dapat Pendampingan Literasi Digital dari Unugiri Bojonegoro. Gresiksatu.Com. https://www.gresiksatu.com/santri-tahfidz-di-tuban-dapat-pendampingan-literasi-digital-dari-unugiri-bojonegoro/
  11. Molina-Torres, M. P. (2024). Flipped classroom to teach digital skills during Covid-19. Journal of Technology and Science Education, 14(1), 158. https://doi.org/10.3926/jotse.2256
  12. Puspitasari, D. A. (2022). Kebijakan Pentashihan Aplikasi Al-Qur’an Digital di Indonesia: Studi Perkembangan Aplikasi “Al-Quran Kementerian Agama” dan Permasalahannya. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1). https://doi.org/10.18860/jpai.v8i1.13425
  13. Quraishi, T., Helena Ulusi, Asma Muhid, Musawer Hakimi, & Mohammad Reshad Olusi. (2024). Empowering Students Through Digital Literacy: A Case Study of Successful Integration in a Higher Education Curriculum. JOURNAL OF DIGITAL LEARNING AND DISTANCE EDUCATION, 2(8), 667–681. https://doi.org/10.56778/jdlde.v2i8.208
  14. Rhain, A., Hafidz, Nashihin, H., Srihananto, T. H., & Hermawati, T. (2023). Tahsin Reading Assistance for Islamic Boarding School Tahfidz Qur’an Muhammadiyah Daarul Arqom Sawahan Ngemplak Boyolali. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari, 2(1), 27–44. https://doi.org/10.55927/jpmb.v2i1.2729
  15. Septiana, A. (Santri P. T. A.-Q. A.-T. (2025, Agustus). Wawancara [Personal communication].
  16. Sutiono, S., Oktapiani, M., & Soraya, S. (2023). Improved Ability to Read Al-Qur’an Through the Tahfidz Al-Qur’an Mentoring Model. International Journal of Emerging Issues in Islamic Studies, 3(1), 21–28. https://doi.org/10.31098/ijeiis.v3i1.1277

Artikel Serupa

<< < 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.