Perkawinan Dalam Novel Ketika Cinta Bertasbih Perspektif Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia

Authors

  • Anggha Triyogo Saputra Prodi Ahwal al Syakhshiyah, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30651/mqsd.v5i2.1373

Abstract

Novel dapat digunakan sebagai sarana penyebaran dakwah mengenai
hukum perkawinan Islam. Tidak dapat dipungkiri bahwa kehadiran novel dapat
mengubah cara pandang, pemikiran, bahkan perilaku pembacanya seperti novel
yang diteliti dalam penelitian ini yaitu novel “Ketika Cinta Bertasbih“ karangan
Habiburrahman El Shirazy. Melalui novel ini Habiburrahman berusaha
memberikan semangat keislaman yang telah lama dilupakan. Alasan dilakukannya
penelitian ini ialah untuk melihat seperti apa wacana tulisan Habiburrahman dan
hal perkawinan. Novel Ketika Cinta Bertasbih merupakan konsep pemikiran
Habiburrahman dalam memurnikan nilai-nilai ajaran Islam. Konsep tersebut
dituangkan ke dalam novel. Dalam novel tersebut dimasukkan nilai-nilai akidah,
akhlak, syariat, ibadah, dan muamalah. Melalui penelitian ini dikaji bagaimana
struktur wacana tulisan Habiburrahman, bagaimana konteks sosialnya, dan
bagaimana kognisi sosialnya. Selain itu dibahas pula analisis kesesuaian wacana
perkawinan seperti perjanjian perkawinan dan pembatalan perkawinan yang ada
dalam novel Ketika Cinta Bertasbih dengan hukum Islam yang ada di Indonesia.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana dengan
pendekatan kualitatif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan membaca dan
mengutip teks yang berkaitan dengan perkawinan. Untuk mengetahui isi dari
novel ini penelitian ini dianalisis menggunakan teori analisis wacana Teun Van
Dijk yang mengelaborasi keseluruhan dari teks yang berhubungan dengan
perkawinan. Hasil yang didapat dari analisis isu-isu perkawinan yang dibahas
dalam penelitian ini adalah perjanjian perkawinan yang sesuai dengan hukum
perkawinan Islam di Indonesia dan jalan perceraian yang seharusnya tidak
ditempuh melainkan pembatalan perkawinan. Novel ini mempunyai muatan
pesan-pesan kebaikan yang membangun jiwa.

Kata kunci: Hukum perkawinan Islam, novel Ketika Cinta Bertasbih,
pembatalan perkawinan, perjanjian perkawinan

Published

2018-02-09

Issue

Section

Artikel