Penambahan Jumlah Investasi pada Simulasi Perhitungan Profit Model Investasi Syariah Musyarakah

Wahyuning Murniati

Abstract

Keuangan syariah merupakan suatu konsep keuangan berdasarkan syariah Islam.Terdapat banyak badan keuangan yang menerapkan konsep ini karena konsep ini dibangun atas dasar keadilan.Hal inlah yang membuat banyak masyarakat yang cenderung memilih keuangan syariah daripada konvensional.Dalam penelitian ini dibangun model investasi dengan menggunakan sistem bagi hasil musyarakah dimana investor memberikan bantuan modal pada pedagang kecil yang sudah menjalankan usahanya terlebih dahulu.Selanjutnya dilakukan penambahan jumlah investasi untuk mengetahui pengaruh dari penambahan tersebut terhadap perhitungan keuntungan pada pedagang dan investor. Proses analisis dilakukan dengan membandingkan hasil simulasi baik dalam hal distribusi data maupun keuntungan yang didapat dari simulasi model. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa penambahan jumlah investasi tidak memberikan perubahan signifikan pada keuntungan dari kedua belah pihak.

Keywords

investasi; keuangan syariah; model investasi syariah; sistem bagi hasil

References

Abdul-Rahman, A., Abdul Latif, R., Muda, R., & Abdullah, M. A. (2014). Failure and potential of profit-loss sharing contracts: A perspective of New Institutional, Economic (NIE) Theory. Pacific-Basin Finance Journal, 28, 136–151. https://doi.org/10.1016/J.PACFIN.2014.01.004

Direktorat Perbankan Syariah. (2011). Outlook Perbankan Syariah Indonesia. Bank Indonesia.

Lazulfa, I., & Sumarti, N. (2016). Penerapan Metode Simulated Annealing pada Penentuan Dana Tabarru dalam Model Profit and Loss Sharing pada Investasi Syariah Application of Simulated Annealing to Determine Tabarru-fund of. Jurnal Matematika Dan Sains, 21, 39–46.

Murniati, W., & Sumarti, N. (2017). Simulasi Variasi Jumlah Dan Periode Investasi Dalam. Ekuitas, 1(80), 123–143. https://doi.org/10.24034/j25485024.y2017.v1.i1.1819

Pusat Riset dan Edukasi Bank Sentral. (2012). Kodifikasi Peraturan Bank Indonesia - Liabilitas dan Modal Pelaksanaan Prinsip Syariah dalam Kegiatan Penghimpunan dan Penyaluran Dana Serta Pelayanan Jasa Syariah, Produk Bank Syariah dan Unit Usaha Syariah. Bank Indonesia.

Sugema, I., Bakhtiar, T., & Effendi, J. (2010). Interest versus profit-loss sharing credit contract: Effciency and welfare implications. International Research Journal of Finance and Economics, 45(2), 58–67. Retrieved from http://www.scopus.com/inward/record.url?eid=2-s2.0-77955742435&partnerID=40&md5=89f32548095c3a23430f2248b6bb7050

Sumarti, N., Fitriyani, V., & Damayanti, M. (2014). A Mathematical Model of the Profit-Loss Sharing (PLS) Scheme. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 115(Iicies 2013), 131–137. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.02.421

Sumarti, N., Sidarto, K. A., Syamsuddin, M., Mardiyyah, V. F., & Rizal, A. (2015). Problems on the Making of Mathematical Modelling of a Profit-Loss Sharing Scheme Using Data Simulation. Journal of Mathematical and Fundamental Sciences, 47(1), 1–11. https://doi.org/10.5614/j.math.fund.sci.2015.47.1.1


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/must.v3i2.2229

Refbacks

  • There are currently no refbacks.