PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI FILTRAT DAUN BINTARO (Cerbera manghas) TERHADAP AKTIVITAS GERAK BELALANG KEMBARA (Locusta migratoria) SEBAGAI LKS MATERI PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT DI SMK

Penulis

  • Febriana Kurniadisari Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Yuni Gayatri Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Abdul Ghoni Universitas Muhammadiyah Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30651/jpb.v5i1.729

Kata Kunci:

Kembara Locust (Locusta migratoria) Movement Activities, Learning Materials the Filtrate of Bintaro leaf (Cerbera manghas).

Abstrak

Kembara Locusts (migratory locust) is corn and rice pests that attack the leaves inhibits the photosynthesis process. Bintaro Leaf (Cerbera manghas) is known to have potential as an insecticide plant because it has flavonoids, saponin, and tannins. This research is therefore aimed to find out (1) the effect of various filtrate concentrations on Bintaro leaf (Cerbera manghas) against the Kembara locusts movement activities wanderer (Locusta migratoria); (2) the form of teaching materials that can be made from the results of this research. This research was experimental research using Randomized Posttest Only design with 4 treatments and 6 repetitions. The concentration used was 25%, 50% and 75%. The independent variables this research was different filtrate concentrations of Bintaro leaf (Cerbera manghas) while the dependent variable is the movement activities of Kembara locusts (Locusta migratoria). Based on the result of Anova analysis, it is found that there is an effect of the filtrate concentration of Bintaro leaf (Cerbera manghas) on the movement activities of Kembara locusts (Locusta migratoria). While the most effective concentration as an insecticide found is a concentration of 50%, this is because low concentrations can give a significant effect to the movement activities. Lastly, these findings can be utilized as teaching material on the topic of pest and disease control at Vocational High Schools.

Referensi

Asmaliyah, dkk. 2010. Booklet: Pengenalan Tumbuhan Penghasil Pestisida Nabati dan Pemanfaatannya Secara Tradisional. Kementerian Kehutanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Pusat Penelitian dan Pengambangan Produktivitas Hutan.

Budiarto E. 2003. Metodologi Penelitian Kedokteran. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

Djunaedy, Achmad. 2009. Biopestisida Sebagai Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Yang Ramah Lingkungan. Embryo Vol. 6 No. 1 Hal. 88-90.

Djojosumarto, Panut. 2004. Teknik Aplikasi Pestisida Pertanian. Yogyakarta: Kanisius.

-----------------------. 2006. Pestisida & Aplikasinya. Jakarta: Agromedia

-------------------------. 2008. Pestisida dan Aplikasinya. Jakarta: PT. Agromedia Pustaka.

Hanafiah, Kemas Ali. 2010. Rancangan Percobaan Teori dan Aplikasi. Jakarta. Rajawali Press.

Kalsum, Ummi. 2013. Pengamatan Serangan Hama Pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) Di Desa Bayu Urip Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Bayuasin. Jurnal Ilmiah AgrIBA No 1 Edisi Maret Tahun 2013 ISSN 2303-1158.

Kardinan, A. 1999. Pestisida Nabati Ramuan dan Aplikasi. PT. Penebar Swadaya. Jakarta.

Kompas. 4 Mei, 1998. Belalang Serang Lima Provinsi. hlm. 3

Marhaeni, K.S. 2001. Pengaruh Beberapa Konsentrasi Ekstrak Biji Sirsak (Annona muricata L.) terhadap Perkembangan Spodoptera litura (Lepidoptera, Noctuidae). Skripsi. UPN Surabaya.

Novizan. 2002. Membuat dan Memanfaatkan Pestisida Ramah Lingkungan. Agro Media Pustaka. Jakarta.

Oka, I.N. 1994. Penggunaan, permasalahan serta prospek pestisida nabati dalam pengendalian hama terpadu. Proseding Seminar Hasil Penelitian Dalam Rangka Pemanfaatan Pestisida Nabati. Bogor 1-2 Desember 1994. hal 1-10.

Prastowo, Andi. 2013. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jogjakarta: DIVA Press.

Prayuda, Eka Yoga. 2014. Efikasi Ekstrak Biji Bintaro (Cerbera manghas) sebagai Larvasida Pada Larva Aedes aegypti L. Instar III/IV. Vol. 1, No. 1 Hal.8.

Putra, Robinson. 2014. Pembuatan Pestisida Nabati Daun Pepaya Untuk Pengendalian Ulat dan Serangga Penghisap Tanaman.

Raharjo, T.J. 2013. Kimia Hasil Alam. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.

Rismunandar. 1986. Mengenal Tanaman Buah-buahan. Penerbit Sinar Baru. Bandung

Roe, A.H. 2000. Grasshoppers and their Control. Extension Entomology. Department of Biology. UT. P. 1-5.

Sa’diyah, Nur Alindatus. Kristanti Indah Purwani dan Lucky Wijayawati. 2013. Pengaruh Ekstrak Daun Bintaro (Cerbera odollam) Terhadap Perkembangan Ulat Grayak (Spodoptera litura F.). Jurnal Sains dan Seni Pomits Vol. 2 No. 2.

Saputra, Bayu. G. 2012. Pembuatan Ekstrak Pestisida Nabati. Jember: Universitas Jember.

Setiabudi, Aji. 2014. Biodiversity Warriors. http://www.biodiversitywarriors.org/isikatalog.php?idk=791&judul=belalang-kembara. Diakses pada tanggal 25 April 2016.

Soemirat, J., 2003. Toksikologi Lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Subandi. 2004. Program Penelitian Benih Serealia. Makalahdisampaikan padPelatihan PeningkatanKemampuan Petugas ProduksBenih Serealia. Maros 14-16 Juli 2004.

Sudarmo, Subiyakto. 1987. Mengenal Serangga Hama Kapas dan Pengendaliannya. Yogyakarta: Liberty.

Sudarmo, Subiyakto. 1991. Pengendalian Serangan Hama Penyakit dan Gulma Padi. Yogyakarta: Kanisius.

Sudarmo, Subiyakto. 1994. Pengendalian Serangan Hama Jagung. Yogyakarta: Kanisius.

Sudarsono, Hamim. 2003. Hama Belalang Kembara (Locusta migratoria manilensis Meyen): Fakta dan Analisis Awal Ledakan Populasi di Provinsi Lampung. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika Vol. 3 No 2: 51-56. ISSN 1411-7525.

Suparjo. 2008. Saponin: Peran dan Pengaruhnya bagi Ternak dan Manusia. Laboratorium Makanan Ternak. Fakultas Peternakan. Universitas Jambi. http://jajo66.wordpress.com/2008/06/07/saponin-peran-dan-pengaruhnyabagi-ternak-dan manusia/. Diakses Pada Tanggal 25 April 2016.

Suryaningtyas, dkk. 2015. Pedoman Penulisan Skripsi dan Artikel. Surabaya: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMSurabaya.

Suyanto F. 2009. Efek Larvasida Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Terhadap Larva Aedes aegypti L. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret.

Syakir, M. 2011. Bintaro (Cerbera manghas) Sebagai Pestisida Nabati. Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. Vol. 17 (1): hal. 1-4.

Untung, Kasumbogo. 2006. Pengantar Pengelolaan Hama Terpadu (Edisi Kedua). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Utami, Sri, Lailain Syaufina dan Noor Farikhah H. Daya Racun Ekstrak Kasar Daun Bintaro (Cerbera odollam Gaertn.) Terhadap Larva Spodoptera litura Fabricius. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. Vol. 15 No. 2 hlm. 96-100 ISSN 0853-4217.

Westendarp H. 2006. Effects of tannins in animal nutrition. Dutsch Tierarztl Wochenschr. 113(7):264-268.

Zailani, Habbie Fachrur. 2015. Uji Efektivitas Rodentisida Nabati Ekstrak Buah Bintaro (Cerbera manghas Boiteau, Pierre L.) Terhadap Hama Tikus. Jember: Universitas Jember.

Diterbitkan

2018-03-08

Terbitan

Bagian

Artikel