Penerapan Model Literasi Digital Berbasis Sekolah Untuk Membangun Konten Positif Pada Internet

Jamilah Karaman, Ida Widaningrum, Mohammad Bhanu Setyawan, Sugianti Sugianti

Sari

Tidak bisa dipungkiri bahwa internet membawa dampak positf bagi kehidupan anak dan remaja karena memudahkan untuk mendapatkan informasi terbaru, informasi terkait tugas dan pelajaran sekolah, meningkatkan kreatifitas, memperat komunikasi antar teman dan lain-lain. Seperti dua sisi mata uang, teknologi internet juga memberi dampak negatif yang mempengaruhi martabat kedirian dan kehidupan generasi remaja sekarang ini. Munculnya beragam kasus cybercrime, adiksi terhadap pornografi dan games online, menjadi bukti nyata sangat rentannya pengaruh negatif perkembangan internet terhadap dunia anak. Kecakapan literasi digital, merupakan salah satu langkah preventif dan edukatif untuk menyadarkan dampak positif dan meminimalisir dampak negatif internet. Sekolah, bisa menjadi pengerak utama untuk mengkampanyekan dan memberikan kecakapan literasi digital kepada anak didiknya. Namun ada beberapa permasalahan untuk menerapkan literasi digital di sekolah. Pertama, belum adanya kurikulum kecakapan literasi digital dengan acuan standar. Kedua, hilangnya pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi yang seharusnya bisa menjadi media penyuluhan literasi digital. Ketiga, masih minimnya kecakapan literasi digital yang dimilliki oleh para guru. Hal ini juga terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Ponorogo, sehingga perlu diadakan pelatihan atau workshop literasi digital berbasis sekolah untuk menunjang keberhasilan budaya gerakan literasi sekolah. Berdasarkan evaluasi workshop literasi digital, peserta merespon dengan baik materi dan evaluasi kompetensi standard. Peserta mampu mengikuti dengan baik dan memahami semua materi informasi personal dan privasi, jejak digital dan kemanan Wi-Fi.

Kata Kunci: cybercrime; literasi digital; madrasah. 

 

Application of School Based Digital Literacy Model To Build Positive Content On The Internet 

ABSTRACT 

It is undeniable that the Internet has a positive impact on the lives of children and adolescents because it facilitates obtaining the latest information, information related to school tasks and increases creativity, strengthens communication between friends and others. Like the two sides of a coin, Internet technology also has a negative impact that affects the dignity of oneself and the lives of today's teenagers. The emergence of several cases of cybercrime, pornography addiction, and online games, is a real test of the very vulnerable negative influence of Internet development in the world of children. Digital literacy skills are one of the preventive and educational steps to achieve positive impacts and minimize the negative impacts of the Internet. Schools can be the main drivers for campaigning and providing digital literacy skills to their students. But there are some problems to implement digital literacy in schools. First, there is no curriculum for digital literacy skills with standard references. Secondly, the loss of Information and Communication Technology lessons that should have been a means for digital literacy advice. Third, the lack of digital literacy skills that teachers possess. This also happened in Madrasa Aliyah Negeri (MAN) 2 Ponorogo, so there must be a training or digital literacy workshop at the school to support the cultural success of the school literacy movement. Based on the evaluation of the digital literacy workshop, participants responded well to the material and the assessment of standard skills. Participants can follow well and understand all personal information and privacy material, fingerprints and Wi-Fi security..

Keywords: cybercrime; digital literacy; madrasah. 


Kata Kunci

Literasi digital; madrasah; cybercrime

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

APJII, Asosiasi Jasa Penyelenggara Internet Indonesia. 2018. “Infografis Penetrasi & Perilaku Pengguna Internet Indonesia.” Teknopreuner 1(Hasil Survei Penetrasi dan Perilaku Pengguna Internet Indonesia 2017): 1–39.

Aprilia, Lina. 2014. Pengaruh Internet Terhadap Akhlak Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Jatisrono. Surakarta. http://eprints.ums.ac.id/30832/15/02._NASKAH_PUBLIKASI.pdf.

CNN. 2018. “KPAI Sebut Tren Kasus Pornografi Dan Cyber Crime Meningkat.” 11/11/2018.

Kemenkominfo. 2017. Survey Penggunaan TIK Serta Implikasinya Terhadap Aspek Sosial Budaya Masyarakat.

Puspito, Danang Wahyu. 2015. “Implementasi Literasi Digital Dalam Gerakan Literasi Sekolah.” In Konferensi Bahasa Dan Sastra II International Conference on Language, Literature, and Teaching, Semarang: Universitas Negeri Semarang, 304–99. http://indonesia.unnes.ac.id/wp-content/uploads/2017/10/C-D-PROSIDING-KBS_2-UNNES-2-320-415.pdf.

Salainty, Falyana R, Adelien Walandouw, and Sintje Rondonuwu. 2015. “Pengaruh Permainan Internet Terhadap Perilaku Remaja Di Kelurahan Karombasan Utara.” Acta Diurna IV(4): 1–12. https://media.neliti.com/media/publications/92641-ID-pengaruh-permainan-internet-terhadap-per.pdf.

Syaripudin, Acep, Deni Ahmad, and Dewi Widya Ningrum. 2017. Kerangka Literasi Digital Indonesia. ed. Deny BU.

Tim GLN Kemendikbud. 2017. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Materi Pendukung Literasi Digital. ed. Luh Anik Mayani. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. http://gln.kemdikbud.go.id/glnsite/wp-content/uploads/2017/10/literasi-DIGITAL.pdf.

Triastuti, Endah, Andrianto Indra Prabowo, and Hillun Vilayl Napis. 2017. PETA JALAN PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA DI INTERNET.

Urrohman, Aulia. 2018. Pengaruh Penggunaan Internet Terhadap Perilaku Siswa Dalam Mencari Informasi Di SMP N 2 Lohbener. Jakarta. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/42401/1/Fulltext.pdf.


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/aks.v5i1.3701

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.