Pengaruh Komisaris Independen dan Kepemilikan Institusional terhadap Kinerja Perusahaan Peran Mediasi Transformasi Industri 4.0

Authors

  • Muhammad Haris Saputra Universitas Jambi
  • Rama Dhonal Universitas Jambi
  • Kurnia Permana Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.30651/jms.v10i5.29748

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh komisaris independen dan kepemilikan institusional terhadap kinerja perusahaan dengan menempatkan transformasi Industri 4.0 sebagai variabel mediasi. Berlandaskan teori keagenan, keberadaan komisaris independen dan peran pemegang saham institusional dipandang mampu memperkuat fungsi pengawasan, menekan biaya keagenan, serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan strategis. Transformasi Industri 4.0 merefleksikan perubahan terencana dalam proses bisnis, teknologi, dan tata kelola operasional melalui pemanfaatan sistem digital terintegrasi, Internet of Things, analitik data, otomatisasi cerdas, dan integrasi rantai pasok. Penelitian ini menggunakan data panel perusahaan manufaktur selama periode 2019–2023 dan dianalisis dengan regresi panel two-way fixed effects serta uji mediasi berbasis produk koefisien menggunakan metode bootstrap. Hasil empiris menunjukkan bahwa komisaris independen dan kepemilikan institusional berpengaruh positif terhadap tingkat transformasi Industri 4.0 dan kinerja perusahaan. Selain itu, transformasi Industri 4.0 berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan dan terbukti memediasi secara parsial pengaruh komisaris independen dan kepemilikan institusional terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan efektivitas tata kelola perusahaan akan lebih optimal apabila disinergikan dengan strategi transformasi Industri 4.0 yang terukur dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang.

Downloads

Published

2026-01-01

How to Cite

Muhammad Haris Saputra, Rama Dhonal, & Kurnia Permana. (2026). Pengaruh Komisaris Independen dan Kepemilikan Institusional terhadap Kinerja Perusahaan Peran Mediasi Transformasi Industri 4.0. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 10(5). https://doi.org/10.30651/jms.v10i5.29748

Issue

Section

Artikel