Persepsi Generasi Z Terhadap Perjanjian Pranikah Perspektif Maqasid Syariah
DOI:
https://doi.org/10.30651/mqsd.v15i2.32873Abstract
Perjanjian pranikah menjadi fenomena yang semakin berkembang dikalangan Gen Z yang memiliki karakter sikap terbuka, pragmatis dan labil, dalam berpikir maupun bertindak, memiliki pandangan baru terhadap perjanjian pranikah. Perkembangan era digital dan media sosial telah memengaruhi cara Gen Z memandang pernikahan, termasuk terhadap perjanjian pranikah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman Gen Z terhadap perjanjian pranikah, sesuai dengan prinsip hukum Islam di Desa Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan kualitatif dengan memahami Secara mendalam persepsi Gen Z terhadap perjanjian pranikah serta mengkaji dalam perspektif pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah diperoleh melalui hasil wawancara semi terstruktur dengan informan purposive 8 responden ,serta data sekunder dari literatur, kajian hukum, dan konten media sosial yang relevan dengan tema penelitian. Novelty penelitian terletaj pada pendekatan empiris yang menggambarkan realitas dikalangan Gen Z dan pemahaman Gen Z terhadap perjanjian pranikah yang selaras dengan maqāṣid syarī‘ah. Hasil Penelitian fenomena dari perjanjian pranikah di kalangan Gen Z dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah menunjukkan bahwa praktik ini Kesimpulan penelitian ini fenomena dari perjanjian pranikah di kalangan Gen Z dalam perspektif maqāṣid syarī‘ah menunjukkan bahwa praktik ini bukan disebabkan oleh perbedaan pemahaman terhadap ada tidaknya nilai maqāṣid syarī'ah dalam pernikahan, melainkan oleh cara mereka menerjemahkan maqāṣid tersebut ke dalam praktik. Temuan penting dalam kajian ini mengungkapkan bahwa mengindikasikan adanya pergeseran cara pandang sebagian Gen Z terhadap pernikahan dari yang semula dipahami murni sebagai ikatan sakral berbasis kepercayaan, menjadi ikatan yang juga membutuhkan kerangka hukum eksplisit sebagai bentuk mitigasi risiko, khususnya pada pasangan yang telah memiliki pengalaman finansial mandiri sebelum menikah.
Kata Kunci: Perjanjian pranikah, Generasi Z, Maqāṣid al-syarī‘ah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zulfa Siti Nur Sofiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jurnal Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, Departmen Islamic Family Law, Faculty Of Islamic Religiuos, Muhammadiyah University of Surabaya as publisher of the journal.
Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc., will be allowed only with a written permission from Jurnal Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, Departmen Islamic Family Law, Faculty Of Islamic Religiuos, Muhammadiyah University of Surabaya.
Faculty Of Islamic Religiuos Muhammadiyah University of Surabaya, the Editors and the Advisory Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in the Maqasid are sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Rights of Authors
The Jurnal Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, Departmen Islamic Family Law, Faculty Of Islamic Religiuos, Muhammadiyah University of Surabaya recognize the retention of the following:
- Patent and trademark rights and rights to any process or procedure described in the article.
- The right to photocopy or make single electronic copies of the article for their own personal use, including for their own classroom use, or for the personal use of colleagues, provided the copies are not offered for sale and are not distributed in a systematic way outside of their employing institution (e.g. via an e-mail list or public file server). Posting of an article on a secure network (not accessible to the public) within the author’s institution is permitted.
- The right, subsequent to publication, to use the article or any part thereof free of charge in a printed compilation of works of their own, such as collected writings or lecture notes.


