Tinjauan Siyasah Tanfidziyah Terhadap Pasal 43 Perda Kabupaten Mesuji Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Ketentraman Masyarakat Dan Ketertiban Umum Pada Hiburan Organ Tunggal
(Studi Pada Desa Mukti Karya Kecamatan Panca Jaya Kabupaten Mesuji)
DOI:
https://doi.org/10.30651/mqsd.v15i2.31598Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penyelenggaraan hiburan organ tunggal di Desa Mukti Karya, Kecamatan Panca Jaya, Kabupaten Mesuji yang dalam praktiknya sering menimbulkan gangguan terhadap ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Aktivitas hiburan yang berlangsung hingga larut malam kerap memicu kebisingan, keributan, konsumsi minuman keras, serta pelanggaran norma sosial yang berdampak pada kenyamanan masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa implementasi Pasal 43 Peraturan Daerah Kabupaten Mesuji Nomor 4 Tahun 2020 tentang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum belum berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pasal 43 Perda Kabupaten Mesuji Nomor 4 Tahun 2020 terhadap penyelenggaraan hiburan organ tunggal serta meninjaunya dalam perspektif siyasah tanfidziyah. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif implementasi Pasal 43 telah memiliki dasar hukum yang jelas dan pemerintah desa bersama aparat keamanan telah menjalankan fungsi pengawasan melalui perizinan, himbauan, dan pengendalian kegiatan hiburan masyarakat. Namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai pelanggaran, seperti hiburan hingga larut malam, penggunaan suara musik yang berlebihan, konsumsi minuman keras, dan keributan yang mengganggu ketertiban umum. Di sisi lain, hiburan organ tunggal juga memberikan dampak positif berupa meningkatnya interaksi sosial dan aktivitas ekonomi masyarakat. Dalam perspektif siyasah tanfidziyah, implementasi perda tersebut pada dasarnya telah sejalan dengan prinsip pemerintahan Islam yang menekankan amanah, keadilan, dan kemaslahatan masyarakat, meskipun pengawasan dan penegakan aturan masih perlu diperkuat agar pelaksanaannya lebih tertib dan sesuai dengan nilai-nilai Islam sebagaimana tercermin dalam QS. An-Nisa ayat 58. Novelty penelitian ini terletak pada pengkajian implementasi peraturan daerah tentang hiburan organ tunggal melalui perspektif siyasah tanfidziyah. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya penguatan pengawasan pemerintah daerah, peningkatan kesadaran hukum masyarakat, dan penegakan regulasi yang berorientasi pada ketertiban serta kemaslahatan sosial.
Kata Kunci: Tinjauan Siyasah Tanfidziyah, Ketentraman Masyarakat Dan Ketertiban Umum, Hiburan Organ Tunggal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Stani, Yasir, Jayus

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jurnal Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, Departmen Islamic Family Law, Faculty Of Islamic Religiuos, Muhammadiyah University of Surabaya as publisher of the journal.
Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc., will be allowed only with a written permission from Jurnal Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, Departmen Islamic Family Law, Faculty Of Islamic Religiuos, Muhammadiyah University of Surabaya.
Faculty Of Islamic Religiuos Muhammadiyah University of Surabaya, the Editors and the Advisory Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in the Maqasid are sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Rights of Authors
The Jurnal Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, Departmen Islamic Family Law, Faculty Of Islamic Religiuos, Muhammadiyah University of Surabaya recognize the retention of the following:
- Patent and trademark rights and rights to any process or procedure described in the article.
- The right to photocopy or make single electronic copies of the article for their own personal use, including for their own classroom use, or for the personal use of colleagues, provided the copies are not offered for sale and are not distributed in a systematic way outside of their employing institution (e.g. via an e-mail list or public file server). Posting of an article on a secure network (not accessible to the public) within the author’s institution is permitted.
- The right, subsequent to publication, to use the article or any part thereof free of charge in a printed compilation of works of their own, such as collected writings or lecture notes.

