Uji Efektivitas Liquid Elektrik Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos Caudatus) Terhadap Aktivitas Nyamuk Culex Sp

Authors

  • Hardinta Inelsa Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30651/jpb.v6i2.3920

Keywords:

Kata kunci, Culex sp, Ekstrak Daun Kenikir, Filariasis

Abstract

Abstrak: Nyamuk Culex sp merupakan vektor dari berbagai penyakit. Untuk mengatasi permasalahan tentang nyamuk di lingkungan rumah (indoor) selama ini sudah digunakan liquid elektrik anti nyamuk dalam berbagai merek. Bahan yang digunakan dalam liquid elektrik yang selama ini oleh masyarakat adalah diethylmetatoluamide (DEET), yang berbahaya bagi lingkungan dan manusia. Daun kenikir (Cosmos caudatus) memiliki kandungan yang berpotensi sebagai repellent nabati yang lebih aman. Kandungan yang terdapat pada tanaman kenikir (Cosmos caudatus) : flavonoid, saponin, alkaloid, minyak atsiri yang bisa bersifat anti nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian liquid elektrik ekstrak daun kenikir dari berbagai konsentrasi terhadap aktivitas nyamuk Culex sp dan mengetahui media edukasi yang tepat untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang hasil penelitian. Penelitian ini menggunakan eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 5 perlakuan yaitu konsentrasi 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% dan 5 pengulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh signifikan dari masing-masing perlakuan konsentrasi liquid elektrik ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus) terhadap aktivitas nyamuk Culexsp. Konsentrasi 100%  ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus) paling efektif digunakan untuk liquid elektrik.

 

References

Achmadi, U.F., 2011. Dasar-dasar Penyakit Berbasis Lingkungan, Rajawali Jakarta.

Agustiantiningsih, Dina. (2013). Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol. 8 (2): hal. 190-197.

Astuti, M.A.W., 2011. Daya Bunuh Ekstrak Bunga Kecombrong (Nicolia speciose (Blume) Horan) Terhadap Larva Nyamuk Culex quenquefasciatus.Skripsi Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya, Yogyakarta.

Barodji, 2000.Bionomik Vektor Malaria di daerah Endemis Malaria Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta.Jurnal Ekologi KesehatanNo.2(2): 109-216.

Borror, D. J., C. A. Triplehorn dan N.F. Johnson. 1992. Pengenalan Pelajaran Serangga. Edisi Keenam. Alih Bahasa:Soetiyono Partosoedjono. Gadjah Mada University, Yogyakarta.

Cania E, Setyaningrum E. 2013. Uji Efektifitas Larvasida Daun Legundi (Vitex trifolia) Terhadap Larva Aedes aegypti.Jurnal of Universitas Lampung. 2(4):52-60.

Cahyadi, W. 2006.Analisis dan Aspek Kesehatan.Edisi kedua. Jakarta: Bumi Aksara.

Depkes RI. 2007. Ayo Lakukan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk. Jakarta: Pusat Promosi Kesehatan.

Dewi, Ayu Fatmawati. 2010. Teknologi Kimia I. Penerbit Prandya Paramitha, Jakarta.

Dina, A. 2012.Karakteristik Daya Penolak Nyamuk. Jakarta : LP2M-ISTN.

Dwiyanti, Wariska. 2014. Pengaruh Ekstrak Daun Kenikir terhadap Pertumbuhan Bakteri Bacillus cereus secara In

Vitro.Jurnal LenteraBio Vol. 3 (1): hal 1-5

Federer, W. T., 1997, Experimental Design Theory And Application, Third Edition, Oxord and IBH Publishing Co, New Delhi Bombay Calcuta

Firdaus, Fikri. 2012. Bahaya dibalik Fogging. Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Haryono, Yusuf. 2011. Hubungan Keberadaan Jentik Nyamuk dan Kondisi Sanitasi Lingkungan.Tesis Program Pascasarjana, Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

Hidayat, Saleh., Sulistriana., Wardhani, Sri. 2013. Pengaruh Ekstrak Daun Kenikir terhadap Mortalitas Kutu Beras. Jurnal Sainmatika Vol. 10 (2): hal 19-24

Kardinan, Agus. 2005. Tanaman Pengusir dan Pembasmi Nyamuk. Jakarta: Agro Media Pustaka

Lengkey LM, Kawengian D, Marentek E. 2014. Peranan Komunikasi Pemasaran dalam Meningkatkan Minat Pengguna Iklan di Harian Komentar Manado.Jurnal Aca Diurna Vol. 3 (3)

Masrizal. 2013. Penyakit Filariasis. Jurnal Kesehatan Masyrakat. Vol. 7 (1)

Mulyanto, Kris Cahyo, 2010. Morfologi, Siklus Hidup, Habitat dan Penyakit Yang Ditularkan Oleh Nyamuk Culex sp. Malang: ITD Airlangga University Press.

Nur, Mardihusodo. 2012. Japanese Encephalitis. Cermin Dunia Kedokteran Edisi 193, 93 (5).

Novianto, Ikwi Wijaya, 2007. Kemampuan Hidup Larva Culex quinquefasciatus Say. Pada Habitata Limbah Cair Rumah Tangga. Skripsi.Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Novizan, 2002.Membuat dan Memanfaatkan Pestisida Ramah Lingkungan. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Okona., O.E, Iboha., C.I. & Oparab., 2010. Bancroftian Filariasis Among The Mbembe People Of Cross River State Nigeria. Journal Vector Borne Diseasesse.47, pp.91-96.

Puspita, Dita. 2017. Uji Efektivitas Minyak Atsiri Daun Kenikir terhadap Kematian nyamuk Aedes aegypti.Skripsi. Fakultas Farmasi UMP

Qomariah, M., 2004.Survei Nyamuk Anopheles yang Berpotensi sebagai Vektor Malaria di Bekas Penggalian Timah Kolong Ijo Kelurahan Bacang Kota Pangkal Pinang.Jurnal eprints Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Semarang.

Qoniatun, Siti, 2010. Ketahanan Hidup dan Pertumbuhan Larva Aedes aegypti Pada Berbagai Jenis Air Perindukan.Skripsi.Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang.

Ramadhani, T. 2009. Komposisi Spesies dan Dominasi Nyamuk Culex di Daerah Endemis Filariasis Limfatik di Kelurahan Pabean Kota Pekalongan.Balaba.Vol. 5 (2): hal.7-11.

Sembel D.T., 2009. Entimologi Kedokteran. Yogyakarta: Penerbit ANDI.

Sholichah Z. 2009. Ancaman dari Nyamuk Culex sp yang Terabaikan.Balaba. Vol. 5 (1): hal. 21-23

Sitohang, Ayu S., 2013. Pengendalian Vektor dan Binatang Pengganggu.Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Medan.

Stefanie, Ruth. 2013. Respon Pengunjung terhadap Media Brosur Jatim Park 2.Jurnal E-Komunikasi. Universitas Petra Surabaya.

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung : Alfabet.

Suroso, Thomas. 2000. Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit. Terjemahan WHO dan Depkes RI, Jakarta.

Sogijanto. 2006. Pengantar Ilmu Kesehatan Masyarakat. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro

Thomas A.N.S. 1992. Tanaman Obat Tradisional 2. Yogyakarta: Kansius (Anggota IKAPI).

Published

2018-11-27

Issue

Section

Artikel