Identification of Ferns (Pteridophyta) in the Kisaran City Square Park Area
DOI:
https://doi.org/10.30651/pbjppb.v14i2.32777Keywords:
pteridophyta, epiphytic ferns, diversity, city parks, Kisaran CityAbstract
Ferns or Pteridophyta, are a group of vascular plants that play a significant role in ecosystems, particularly as plants that grow attached to other surfaces and as ground cover in various habitats. Although urban areas are often considered unfavorable for biodiversity, they can still serve as suitable habitats for ferns, provided there are host trees and humid microclimatic conditions. This study was conducted at the Kisaran City Square Park in Asahan Regency, North Sumatra Province, in May 2026. The research aimed to identify fern species, describe their morphological characteristics, and analyze their adaptations and ecological roles. Observations were carried out using an exploratory method across three stations representing different levels of shading: heavily shaded, semi-open, and relatively open. The study identified eight fern species, comprising seven epiphytic species and one terrestrial species. These species include Asplenium nidus, Drynaria quercifolia, Pyrrosia piloselloides, Pyrrosia lanceolata, Davallia denticulata, Nephrolepis cordifolia, Asplenium polyodon, and Marsilea crenata. The presence of large host trees was the primary factor influencing fern diversity in the area, as evidenced by the dominance of epiphytic species. These findings highlight the crucial role of urban green spaces in maintaining biodiversity and provide a reference for sustainable vegetation management in city parks.
References
Arini, D. I. D., & Kinho, J. (2020). Keragaman jenis tumbuhan paku (Pteridophyta) di Cagar Alam Gunung Ambang Sulawesi Utara. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 1(1), 17–40.
Damayanti, L. (2019). Keanekaragaman dan distribusi lumut (Bryophyta) pada berbagai substrat di kawasan Sumber Brantas Kota Batu Jawa Timur. Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi, 4(1), 1–14.
Gradstein, S. R., Churchill, S. P., & Salazar-Allen, N. (2021). Guide to the Bryophytes of Tropical America. Contributions from The New York Botanical Garden, 86, 1–577.
Hasibuan, R. S., Nasution, H. A., & Sinaga, E. (2020). Inventarisasi tumbuhan paku (Pteridophyta) di Kawasan Hutan Pendidikan dan Penelitian Biologi Universitas Sumatera Utara. Jurnal Biosains, 6(2), 67–75.
Hidayat, T., & Nurfadilah, S. (2021). Peran fungi sebagai dekomposer dalam siklus karbon di ekosistem hutan tropis Kalimantan. Jurnal Biologi Tropis, 21(3), 678–689.
Jannah, M., Mansur, M., & Ratnasari, J. (2022). Keanekaragaman tumbuhan paku (Pteridophyta) di kawasan Hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Jurnal Biologi, 14(1), 1–12.
Lubis, S. R. (2021). Identifikasi tumbuhan paku epifit pada beberapa jenis pohon di Hutan Wisata Tangkahan Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Jurnal Biologi Sumatera, 16(1), 34–42.
Marsilea. (2022). Dalam: Catalogue of Life. Species 2000 & ITIS Catalogue of Life. https://doi.org/10.48580/d4t2-3gh
Mulyani, A., Rustaman, N. Y., & Anggraeni, T. (2020). Eksplorasi tumbuhan paku di Kawasan Situ Gunung Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 6(1), 89–98.
Nadhilah, A., Setiadi, D., & Ramadhan, F. (2021). Studi keanekaragaman paku epifit di kawasan Arboretum Kampus IPB Dramaga Bogor. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 11(2), 245–254.
Praptosuwiryo, T. N. (2019). Jenis-jenis paku di Taman Nasional Gunung Rinjani. LIPI Press. Jakarta.
Rahmatia, D., & Pitriana, P. (2020). Identifikasi makrofungi dan tumbuhan paku di Kawasan Cagar Alam Gunung Mutis Nusa Tenggara Timur. Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 5(2), 91–102.
Saragih, F. P., Hasibuan, R., & Pasaribu, N. (2020). Jenis-jenis lumut (Bryophyta) di Kawasan Ekowisata Tangkahan Taman Nasional Gunung Leuser Sumatera Utara. Jurnal Biosains, 6(3), 113–120.
Setyawan, A. D., & Darusman, L. K. (2020). Keanekaragaman Pteridophyta di ekosistem hutan tropis dan potensinya. Biodiversitas, 21(6), 2356–2375.
Sipayung, R. I., & Simanjuntak, T. B. H. (2022). Tumbuhan paku (Pteridophyta) di kawasan Taman Wisata Alam Sijaba Humbang Hasundutan Sumatera Utara. Jurnal Pendidikan Biologi, 11(2), 78–88.
Sunandar, D., & Rugayah. (2021). Eksplorasi tumbuhan paku di kawasan hutan pantai Pulau Siberut Sumatera Barat. Berita Biologi, 20(3), 315–324.
Tjitrosoepomo, G. (2022). Taksonomi tumbuhan (Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta). Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Wahyuni, I., Turnip, M., & Lovadi, I. (2020). Keanekaragaman jenis tumbuhan paku di Kawasan Cagar Alam Mandor Kabupaten Landak Kalimantan Barat. Jurnal Protobiont, 9(1), 1–9.
Wijayanti, E., Murningsih, & Jumari. (2021). Keanekaragaman paku epifit di Hutan Wisata Penggaron Kabupaten Semarang. Jurnal Akademika Biologi, 10(2), 47–55.
Windadri, F. I., & Rahayu, M. (2021). Tumbuhan paku (Pteridophyta) epifit di hutan dataran rendah Kalimantan dan Sumatera. Berita Biologi, 20(1), 15–27.
Yuliani, D., & Dharmono. (2020). Inventarisasi tumbuhan paku (Pteridophyta) di Kawasan Hutan Meratus Kalimantan Selatan. Jurnal Wahana-Bio, 12(2), 56–67.
Zon, A., Pitopang, R., & Ramadhanil. (2022). Keanekaragaman tumbuhan lumut (Bryophyta) di kawasan Hutan Kota Palu Sulawesi Tengah. Natural Science: Journal of Science and Technology, 11(1), 8–17.
Zuhud, E. A. M., Hikmat, A., & Siswoyo. (2021). Potensi dan nilai manfaat tumbuhan paku dalam agroforestri kawasan hutan tropis Indonesia. Jurnal Manajemen Hutan Tropika, 27(2), 88–99.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 widya fazirah miniati siagian widya siagian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Â
Penulis tetap memegang hak cipta akan karyanya dan memberikan hak publis pertama kepada Jurnal PEDAGO BIOLOGI: Pendidikan dan Pembelajaran Biologi yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons — Attribution-NonCommercial 4.0 International — CC BY-NC 4.0 yang mana mengizinkan orang lain untuk menyalin dan menyebarluaskan kembali karyanya dalam bentuk atau format apapun termasuk menggubah, mengubah dan membuat turunan dari karyanya tanpa kepentingan komersial.








