Isi Artikel Utama

Abstrak

Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana alam, khususnya gempa bumi dan kebakaran, karena letaknya di pertemuan tiga lempeng tektonik dunia. Kondisi ini menuntut adanya kesiapsiagaan yang memadai, terutama di lingkungan sekolah yang padat aktivitas. Madrasah Aliyah Jabal Noer Sidoarjo memiliki bangunan bertingkat dengan akses evakuasi yang terbatas, lorong sempit, serta minimnya fasilitas proteksi kebakaran, sehingga menimbulkan kerentanan tinggi apabila terjadi bencana. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa serta guru dalam menghadapi potensi gempa bumi dan kebakaran. Metode yang digunakan berupa survei kondisi eksisting bangunan, penyusunan dan pemasangan peta jalur evakuasi, pemasangan rambu dan poster himbauan, sosialisasi materi kebencanaan, demonstrasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada hampir seluruh aspek, meliputi pemahaman definisi mitigasi, prosedur evakuasi, titik kumpul, pemakaian APAR, serta kesadaran akan keselamatan dan kesehatan kerja. Siswa juga menunjukkan sikap lebih positif terhadap pentingnya pelaksanaan simulasi bencana secara rutin. Dengan demikian, program pelatihan ini berhasil mencapai tujuan pengabdian sekaligus menumbuhkan budaya sadar bencana yang berpotensi berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Kata Kunci

gempa bumi kebakaran kesiapsiagaan mitigasi bencana

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Widowati, E., Muharrom Al-Haromainy, M., Alghiffary, R., Fauzan Akbari, M., & Dwi Sutrisno, R. (2026). Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa dan Kebakaran Siswa Madrasah Aliyah Jabal Noer. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(1), 634–642. https://doi.org/10.30651/aks.v10i1.28421

Referensi

  1. Adri, W., Sabri, L. M., & Wahyuddin, Y. (2021). Pembuatan Peta Jalur Evakuasi Bencana Gunung Api Dan Persebaran Lokasi Shelter Menggunakan Metode Network Analyst (Studi Kasus : Gunung Merapi, Boyolali-Magelang). Jurnal Geodesi Undip, 189-196.
  2. Atmojo, M. E. (2020). Pendidikan Dini Mitigasi Bencana. JURNAL ABDIMAS BSI, 118-126.
  3. Djaali, N. A., Usman, S., Agustino, R., & Simaibang, F. H. (2020). Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Melalui Sosialisasi Potensi Bahaya di Sekolah. Jurnal Pemberdayaan Komunitas MH Thamrin, 34-43.
  4. Hesti, Haerudin, N., Mulyasari, R., & Alimuddin, M. N. (2023). Pendidikan Mitigasi Bencana Gempa Bumi Di Yayasan Darul Hikmah Lampung. SAKAI SAMBAYAN - Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 9-12.
  5. Khairul Rahmat, H., & Wahyuningtyas, A. (2024). Disaster Literacy Level Of Junior High School Students In Tangerang City: A Preliminary Study In Building School Resilience Through Disaster Mitigation. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam, 702-718.
  6. Lilianti, L., Bian, Y., Jaya, A., Mokodompit, M., Juhadira, J., & Herlian, H. (2023). Transformasi Siaga Bencana: Membangun Safety Culture melalui Pendidikan Kebencanaan di Satuan PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6215-6223.
  7. Maryani, E. (2020). Model Pembelajaran Mitigasi Bencana Dalam Ilmu Pengetahuan Sosial Di Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Jurnal Geografi UPI.
  8. Pahleviannur, M. R. (2019). Edukasi Sadar Bencana Melalui Sosialisasi Kebencanaan Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Siswa. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 49-55.
  9. Patricia, V., & Yani, A. (2023). Pemberdayaan Siswa Sebagai Preventive agent Melalui Penyuluhan Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Sekolah Menengah Kejuruan Kesehatan. Surya Abdimas, 391-400.
  10. Rahayu, M. S., Utariningsih, W., & Wahyuni, S. (2024). Edukasi Mitigasi Bencana Melalui Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Bagi Siswa Sekolah Dasar. AUXILIUM: Jurnal Pengabdian Kesehatan, 18-22.
  11. Sayuti, M., Hasibuan, A., Verawaty Siregar, W., Puspasari, C., Rafif Fadlurrahman Hasibuan, M., Intan Fadhilati, N., & Al Farizi, R. (2022). Pelatihan Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran di SMA Lhokseumawe dan Aceh Utara. Jurnal Solusi Masyarakat Dikara, 172-175.
  12. Sutaarga, K. (2025). Pemberdayaan Sekolah Tanggap Bencana Di Wilayah Rawan Longsor Desa Banjarsari. Abdi Kriya, 29-34.
  13. Wedhasari, T., & Ruhyat, N. (2024). Sosialisasi K3 Pentingnya Pemahaman Titik Temu yang Aman Saat Bencana. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 18-28.
  14. Wuni, C., Berliana, N., & Murfi, A. C. (2024). Sosialisasi Budaya Keselamatan Dan Kesehatan (K3) Di Sekolah Pada Siswa Smk Kesehatan Kota Jambi. Logista Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 11-15.
  15. Yoto, Nurhadi, D., Suyetno, A., Ardista Nursisda Mawangi, P., Idris Effendi, M., & Inayatul Maula, P. (2025). Manajemen Kecelakaan di Area Kerja Pembelajaran Praktik melalui Pelatihan K-3 bagi Guru di SMK Sore Tulungagung. Indonesia Jurnal Research Education, 615 – 623.
  16. Yulistiya, D., & Yuniawatika. (2022). Sosialisasi Tanggap Bencana Gempa Bumi Untuk Anak Sekolah Dasar. Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 65-71.