Main Article Content

Abstract

Kelompok Tani dusun Ngusikan desa Ngusikan kecamatan Ngusikan kabupaten Jombang memiliki potensi komoditas padi yang ditanam sepanjang tahun. Luas lahan sawah produksi padi rata-rata 11 hektar dengan varietas padi yang sering ditanam yaitu Inpari 32, Inpari 42, dan Ciherang. Kondisi selama ini sering terjadi waste food atau kelebihan pangan karena adanya tradisi masyarakat “kundangan”. Konsekuensinya yaitu nasi menumpuk di rumah tidak termakan dan bahkan dibuang begitu saja. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu memberikan pemahaman tentang aspek produksi dengan teknologi pengolahan dan pengemasan produk rice crackers. Metode pelaksanaan terdiri dari tahapan sosialisasi, pelatihan dan penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Metode pendekatan yang diterapkan yaitu 20% ceramah dan 80% praktik. Hasil kegiatan pengabdian ini menyatakan bahwa peserta yang berpartisipasi didominasi oleh wanita kelompok tani dengan rentan usia 50-65 tahun. Peningkatan level keberdayaan peserta dengan parameter pre-test dan post-test. Nilai rata-rata pre-test peserta pelatihan yaitu 2,5 sedangkan post-test mencapai 7. Hasil uji T berpasangan, terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan teknologi pengolahan dan pengemasan produk rice crackers. Diperlukan dukungan dari pemerintah daerah setempat untuk mendukung proses keberlanjutan inisiasi usaha berupa pendampingan sertifikasi halal, pengajuan PIRT dan berbagai program pelatihan lain yang mendukung usaha rice crackers.

Keywords

Food waste Kelompok tani padi Rice Crackers Teknologi Pengolahan

Article Details

How to Cite
Hidayatulloh, M. K. Y., Rofiqo, A., & Purbowo. (2026). Pelatihan Teknologi Pengolahan Rice Crackers Sebagai langkah Antisipasi Food waste di Kelompok Tani Desa Ngusikan Jombang. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(2), 751–760. https://doi.org/10.30651/aks.v10i2.28373

References

  1. Afista, Y., & Hidayatulloh, M. K. Y. (2020). Locus of control internal dan niat berwirausaha siswa sekolah menengah kejuruan. Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 8(2), 163–168.
  2. Amelia, D., Suharyanto, Kaharuddin, D., & Soetrisno, E. (2023). Oksidasi, Daya Buih, dan Sifat Organoleptik Telur Ayam Ras yang Direndam dalam Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Journal of Livestock and Animal Health, 6(1), 28–34. https://doi.org/10.32530/jlah.v6i1.12
  3. BPS Kabupaten Jombang. (2024). Kecamatan Ngusikan dalam Angka 2024.
  4. Destisa, M., Dwi, T. R., Sulistyo, U. R., & Wandhini, P. P. (2024). Analisis Pengelolaan Makanan Tak Terkonsumsi (Food Waste) Pada Kantin Kampus UNTIRTA berdasarkan Perda Pengelolaan Sampah. BELEID: Journal Of Administrative Law And Public Policy, 1(2), 27–47. https://doi.org/10.21009/10.21009.122.2
  5. Fajri, T. N., & Shauki, E. R. (2023). Potensi Food Loss Dan Food Waste Pada Umkm: Mfca, Nudging Dan Neutralization Theory. Jurnal Aplikasi Akuntansi, 7(2), 328–345. https://doi.org/10.29303/jaa.v7i2.187
  6. Fitriani, S., Sutjiati, E., & Dwipajati. (2022). Modifikasi Organoleptik Formula Enteral dengan Putih Telur Ayam dan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) bagi Pasien Diabetes Mellitus. HARENA : Jurnal Gizi, 3(1), 20–28. https://doi.org/10.25047/harena.v3i1.2991
  7. Handoyo, A. M. P., & Asri, N. P. (2023). Kajian Tentang Food Loss Dan Food Waste: Kondisi, Dampak, Dan Solusinya Study on Food Loss and Food Waste: Conditions, Impact and Solutions. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pertanian, 10(2), 247–258.
  8. Hidayati, F., Syahni, R., Suliansyah, I., & Tanjung, H. B. (2025). ADOPSI INOVASI TEKNOLOGY PERTANIAN DI INDONESIA: TANTANGAN DAN ALTERNATIF. AGRITEPA, 12(1), page.
  9. Hidayatulloh, M. K. Y., & Ashoumi, H. (2022). The perspective of work readiness in vocational school students with 21st century communication and collaboration skills. Cypriot Journal of Education, 17(7), 2199–2206.
  10. Marina, I., Andayani, S. A., Dinar, D., & Gimnastiar, A. A. (2023). Optimasi Pertanian Bawang Merah: Studi Tentang Pengaruh Faktor Produksi. Journal of Sustainable Agribusiness, 2(2), 6–12. https://doi.org/10.31949/jsa.v2i2.8457
  11. Purbowo, & Rahmadhani, I. P. D. (2025). Pengaruh Modal Sosial terhadap Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Bawang Merah di Kabupaten Nganjuk. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis Dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 10(1), 40–49. https://doi.org/http://doi.org/10.37149/JIA.v10i1.1770
  12. Purbowo, & Widodo, S. (2018). A Study on the Impact of Commodity Changes to the Role and Strategy of Women’s Livelihood. Gender Issues, 35(4). https://doi.org/10.1007/s12147-018-9214-4
  13. Puteri, N. P., Dewi, L., & Mahardika, A. (2020). Penambahan putih telur sebagai peningkat protein pada tempe kedelai. Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi Dan Terapan, 5(02), 142–152. https://doi.org/10.33503/ebio.v5i02.768
  14. Tanod, W. A., Cahyono, E., Rieuwpassa, J., Maya, N., Ansar, S., Sambeka, Y., Gruber Ijong, F., Mandeno, J. A., Frianto, J., & Palawe, P. (2025). Enhancing functional rice crackers with Rhizophora mucronata leaves origin Sangihe Islands: A novel approach to boost nutritional and antioxidant properties. 8(4), 362–373. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/
  15. Timoty, N. S., & Yuliati, L. N. (2022). Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dalam Pengurangan Food Waste Untuk Membentuk Cinta Lingkungan. In Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika (Vol. 4, Number 2). https://doi.org/10.29244/agro-maritim.0402.245-248.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.