Pengaruh Inflasi, Kurs dan Gross Domestic Product terhadap Non Performing Financing (NPF) Perbankan Syariah Indonesia Periode 2016 – 2020

Muhammad Ryan Fahlevi

Abstract

Abstrak

Pembiayaan merupakan salah satu fungsi bank syariah, dalam menjalankan fungsi nya bank syariah akan mengalami tantangan besar yaitu terjadinya risiko pembiayaan. Risiko pembiayaan ini terjadi apabila bank tidak dapat mengembalikan pokok pembiayaan dan bagi hasil yang diberikan. Tingkat pembiayaan bermasalah dapat ditunjukkan dengan rasio Non Performing Financing (NPF). NPF adalah sebuah indikator yang menunjukkan risiko kerugian karena pembiayaan. Semakin besar rasio NPF, maka semakin buruk kondisi bank tersebut, begitupun sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Inflasi, Kurs dan Gross Domestic Product, terhadap Non Performing Financing (NPF) Perbankan Syariah Indonesia. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder, yang diperoleh dari laporan keuangan yang diperoleh melalui website OJK dan Bank Indonesia. Alat uji yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Variabel Inflasi berpengaruh positif signifikan terhadap Non Performing Financing, Variabel Kurs berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Non Performing Financing , dan Variabel GDP negatif tidak signifikan terhadap Non Performing Financing. Nilai R Square sebesar 0,858 atau sebesar 85,8% NPF dijelaskan oleh variabel Inflasi, Kurs dan GDP, sedangkan 14,2% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

 

Kata Kunci: Inflasi, Kurs, Gross Domestic Product, dan Non Performing Financing (NPF).

 

Abstract

Financing is one of the functions of Islamic banks, in carrying out its functions, Islamic banks will experience major challenges, namely the occurrence of financing risk. This financing risk occurs if the bank is unable to return the principal of the financing and the profit sharing provided. The level of non-performing financing can be shown by the ratio of Non Performing Financing (NPF). NPF is an indicator that shows the risk of loss due to financing. The greater the NPF ratio, the worse the condition of the bank, and vice versa. This study aims to analyze the effect of Inflation, Exchange Rate and Gross Domestic Product, on the Non-Performing Financing (NPF) of Indonesian Islamic Banking. The research used is quantitative research. By using the Purposive Sampling method. The data used is secondary data, obtained from financial reports obtained through the OJK and Bank Indonesia websites. The test tool used in this study uses SPSS 24. The results show that: Inflation variable has a significant positive effect on Non-Performing Financing, Exchange Rate Variable has an insignificant positive effect on Non-Performing Financing, and the GDP variable has no significant negative effect on Non-Performing Financing. The R Square value of 0.858 or 85.8% NPF is explained by the variables of inflation, exchange rate and GDP, while the remaining 14.2% is explained by other variables not examined in this study.

Keywords: Inflation, Exchange Rate, Gross Domestic Product, and Non Performing Financing (NPF).

 

Full Text:

Pdf

References

Almunawwaroh, Medina dan Rina Marliana. 2018. Pengaruh CAR,NPF dan FDR Terhadap Profitablitas Bank Syariah di Indonesia. Jurnal. Amwaluna,Vol.2. No.1.

Aryani, Yulya. Dkk. 2016. Faktor-faktor yang Mempengaruhi NPF pada Bank Umum Syariah Indonesia Periode 2010-2014. Jurnal La-Muzara’ah, Vol. 4. No. 1.

Ascarya. 2011. Akad dan Produk Bank Syariah. Jakarta: Rajawali Pers

Asnani, Sri Wahyuni. 2014. Faktor-faktor yang Mempengaruhi NPF pada Bank Umum Syariah. Jurnal Tekun. Vo. V, No. 2. Universitas Mercubuana.

Bungin, Burhan. 2017. Metodologi Penelitian Kuantitatif . Jakarta: Kencana.

Firmansyah, Herlan dkk,. 2014. Advanced Learning Economics 2 for Grade XI Social Sciences Programme. Bandung: Grafindo Media Pratama.

Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro

Ghozali, Imam. 2012. Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali, Imam. 2018. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponogero: Semarang

Hamzah, Amir. Pengaruh Faktor Makro Ekonomi Terhadap Pembiayaan Bermasalah. Journal Of Islamic Finance And Accounting Vol.1 No. 2

Ikatan Bankir Indonesia. 2015. Bisnis Kredit Perbankan. Jakarta: Gramedia.

Ismail. 2011. Manajemen Perbankan Dari Teori Menuju Aplikasi. Jakarta; Kencana Prenada.

Ismail. 2011. Perbankan Syariah, Edisi Pertama. Jakarta: Kencana

Maulana, Oka. 2016. Pengaruh Inflasi Terhadap Non Performing Financing. Palembang: UIN Raden Fatah Palembang.

Moh. Nazir. 2016. Metode Pen elitian. Jakarta : Ghalia Indonesia.

Mutamimah dan Siti Nur Zaidah Chasanah. 2012. Analisis Eksternal dan Internal dalam Menentukan Non Performing Financing Bank Umum Syariah di Indonesia. Jurnal Bisnis dan Ekonomi (JBE). Maret 2012, hal 49 – 64. Vol.19, no 1. Unnisula Semarang.

Nugroho, Fajar Adhi. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Non Performing Financing (NPF) pada Perbankan Syariah di Indonesia (Periode 2009-2012).

Pane, Syahmiruddin. 2011. Pengaruh Inflasi dan Kurs Terhadap Non Performing Financing pada Bank Syariah.

Rafsanjani, H. (2022). Peran Dewan Pengawas Syariah (DPS) Pada Lembaga Keuangan Syariah (Pendekatan Psikologi Sosial). Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 6(1), 267-278.

Rofi’ah. 2019. Faktor-faktor Non-Performing Finance di Bank Umum Syariah Indonesia. Jurnal Ekonomi. Vol 25. No 3.

Rofi’ah. 2019. Faktor-faktor Non-Performing Finance di Bank Umum Syariah Indonesia. Jurnal Ekonomi. Vol 25. No 3.

Sadono, Sukirno. 2011. Makro Ekonomi Teori Pengantar. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Saghanta, Fitri. 2020. Meninjau Kinerja Bank Syariah di Indonesia. Scientific of Journal Reflection. Vol.3 No 1. ISSN 2515-3009.

Santoso, Singgih. Buku Latihan SPSS Statistik Parametrik. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Singgih Santoso. Seri Solusi Bisnis Berbasis TI: Menggunakan SPSS untuk Statistik Multivariat. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Siregar. 2015. Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: ALFABETA.

Sugiyono. 2015. Metode peneliatian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung; ALFABETA.

Sujarweni, V. Wiratna. 2014. SPSS untuk Penelitian. Yogyakarta:Pustaka Baru Press.

Sujarweni, V. Wiratna. 2015. Metodologi Penelitian Bisnis & Ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press

Syahid, dan Dwi Caesar Nawawi. 2016. Pengaruh Faktor Eksternal Dan Internal Terhadap Kredit Bermasalah Serta Dampaknya Terhadap Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Menurut PSAK 55

Undang – Undang Nomer 21 Tahun 2008 Pasal 1 Ayat 1

Undang – Undang Nomer 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah, Pasal 1

Undang – Undang Nomer 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah, Pasal.3

Undang – Undang Perbankan No.10 tahun 1998

Usanti dan Somad. 2013. Transaksi Bank Syariah. Jakarta: Bumi Aksara.

Usman, Husaini. 2012. Pengantar Statistika. Jakarta:PT Bumi Aksara.

Wangsawidjaja. 2012. Pembiayaan Bank Syariah. Jakarta: Gramedia.

Wibowo, Dedi. 2015. Pengaruh Faktor Internal Bank dan Makro Ekonomi terhadap Non Performing Financing Perbankan Syariah di Indonesia: Periode 2010-2014”, Jurnal Nisbah Vol. 1, No 2.

Winarno, Wing Wahyu. 2015. Analisi Ekonomertika Dan Statistik Dengan E-Views Edisi-4. Yogyakarta: UPP STIM YPKN.


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/jms.v7i2.13750

Refbacks

  • There are currently no refbacks.