PENGARUH PEMBERIAN CAMPURAN MOL LIMBAH BUAH DENGAN MOL LIMBAH SAYURAN TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN LOBAK (RAPHANUS SATIVUS) SERTA IMPLEMENTASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR MATERI BIOTEKNOLOGI

Meyra Marantika, Peni Suharti

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pengaruh pemberian campuran MOL limbah buah dengan MOL limbah sayuran terhadap pertumbuhan tanaman lobak (Raphanus Sativus), (2) mengetahui pemberian campuran MOL mana yang paling efektif terhadap pertumbuhan tanaman lobak (Raphanus Sativus), serta (3) mendeskripsikan bentuk bahan ajar yang dapat digunakan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian menggunakan posttest-only control design. Metode yang digunakan adalah RAK (Rancang Acak Kelompok) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 kali pengulangan. Perlakuan terdiri dari P1 = Tanpa Perlakuan (kontrol negatif), P2=Pemberian NPK (kontrol positif), P3 = Perlakuan campuran MOL perbandingan 1:3, P4 = Perlakuan campuran MOL perbandingan 1:1, P5 = Perlakuan campuran MOL perbandingan 3:1. Data dianalisis dengan anova. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) pemberian campuran MOL limbah buah dengan MOL limbah sayuran berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman lobak berdasarkan parameter tinggi tanaman tetapi tidak ada pengaruh berdasarkan parameter jumlah helaian daun, (2) pemberian campuran MOL limbah buah dengan MOL limbah sayuran pada semua perbandingan terhadap pertumbuhan tanaman lobak berdasarkan parameter tinggi tanaman menunjukan hasil yang sama dengan rata-rata perbandingan 1:1 sebesar 14,96 cm, perbandingan 3:1 sebanyak 15,14 cm, dan perbandingan 1:3 sebesar 15,56 cm, serta (3) bahan ajar yang dapat dimanfaatkan adalah LKS sebagai pedoman praktikum pada materi bioteknologi.

Keywords

MOL limbah buah; MOL limbah sayuran; tanaman lobak; tinggi tanaman

References

Basri, hasan. 2018. Pengaruh Tiga Jenis Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan Kangkung Cabut (Ipomoea Reptans POIR). Skripsi: Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Berlian Nur V.A. dan Estu Rahayu. 1995. Wortel dan Lobak. Jakarta: PT Penerba Swadaya.

Firmansyah, dkk. 2017. Pengaruh Kombinadi Dosis Pupuk N, P, dan K Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung (Solarium melongena L.). Badan penelitian dan Pusat Pengembangan Jawa Tengah: J. Hort. Vol. 27 No. 1, Juni 2017:69-78.

Hadisuwito, Sukamto. 2012. Membuat Pupuk Organik Cair. Jakarta: Agro media pustaka.

Indrajaya, Ahmad R.dan Suhartini. 2018. Uji Kualitas dan Efektivitas POC dari MOL Limbah Sayuran Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Sawi. Universitas Negeri Yogyakarta: Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 8 Tahun 2018.

Lakitan. 2011. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Lingga, Pinus dan Marsono. 2013. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta: Penebar Swadaya.

Prastowo, Andi. 2012. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jogjakarta: DIVA Press.

Ruhnayat, Agus. 2007. Penentuan Kebutuhan Pokok Unsur Hara N, P, K untuk Pertumbuhan Tanaman Panili. Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik : Vol. XVIII NO. 1, 2007, 49-59.

Sari, Surya F.I. 2018. Uji Respon Beberapa Varietas Tanaman Sawi Terhadap Bahan Mikroorganisme Lokal (MOL) Bonggol Pisang, Limbah Buah dan Limbah Sayuran. Skripsi: Universitas Muhammmadiyah Malang.

Suhastyo, Arum A., Dkk. 2013. Studi Mikrobiologi dan Sifat Kimia Mikroorganisme Lokal (MOL) yang Digunakan Pada Budidaya Padi Metode Sri (System Of Rice Intensification). Institut Pertanian Bogor: Sainsteks Volume X No. 2 Oktober 2013.

Suhastyo, Arum A dan Setiawan Bondan H. 2017. Aplikasi Pupuk Cair MOL pada Tanaman Padi Metode SRI (System of Rice Intensification). Politeknik Banjarnegara: Agritech : Vol. XIX No. 1 Juni 2017 : 26-34. ISSN : 1411-1063.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatid dan R&D.Bandung: Alfabet.

Syaranamual, Siska. Pengaruh Kombinasi Beberapa Jenis Bokashi Dan Mulsa Terhadap Hasil Lobak. Universitas Negeri Papua. Jurnal AGROTEK Vol.3, No.1 Januari 2012. ISSN 1907-039X


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/jpb.v7i2.9312