STUDI ETNOBOTANI TANAMAN OBAT DI DESA BUMIAYU KABUPATEN BOJONEGORO DAN PEMANFAATANNYA DALAM BENTUK HERBARIUM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI

Imro'atun Hasanah, Ruspeni Daesusi

Abstract

Satu di antara masyarakat yang masih menjunjung tinggi kearifan lokal dalam hal pemanfaatan tanaman sebagai bahan dasar obat tradisional, adalah masyarakat Desa BumiayuKabupaten Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai macam tanaman obat, serta mendokumentasikan budaya masyarakat dalam memanfaatkan tanaman. Penelitian ini dilakukan sejak bulan Desember 2018 - Juni 2019 yang bertempat di tiga dusun di Desa Bumiayu, yaitu dusun Panasan, Tambak rame, dan Sendang. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan metode observasi dan wawancara semi struktural. Sampling terdiri dari tokoh masyarakat desa Bumiayu dan masyarakat umum, jumlah keseluruhan 35 responden. Berdasarkan hasil penelitian telah ditemukan 61 spesies dari 28 famili, tanaman yang paling banyak digunakan adalah dari famili Euphorbiaceae, sedangkan tanaman yang paling sering digunakan adalah kunyit dari famili Zingiberaceae. Organ yang paling banyak digunakan adalah daun, sedangkan cara meramu tanaman yang paling banyak dilakukan masyarakat adalah dengan direbus. Sumber informasi masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman sebagai obat berasal dari orang tua terdahulu. Studi etnobotani diimplementasikan dalam bentuk herbarium daun sebagai media pembelajaran biologi.

Keywords

Etnobotani, tanaman obat, Masyarakat Bumiayu, Herbarium

References

Anggraeni. dkk. 2013. “ Studi Etnobotani Masyarakat Subetnis Batak di Desa Peadungdung, Sumatra Utara, Indonesia”. Jurnal pendidikan Biologi: Universitas Kristen Indonesia.

Andriati dan Wahjudi, Teguh RM. 2016. “Tingkat Penerimaan Penggunaan Jamu Sebagai Alternatif Penggunaan Obat Modern Pada Masyarakat Ekonomi Rendah-Menengah Dan Atas”. Jurnal Farmasi: Universitas Airlangga. Vol. 29, No. 3, tahun 2016, hal. 133-145.

Andareto Obi. 2015. “Apotik Herbal di Sekitar Anda”. Jakarta. Pustaka Ilmu Semesta .

Brata Bagus I. 2016. “Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa”. Jurnal Bakti Saraswati : Universitas Mhasaraswati Denpasar. Vol. 05 No. 01. ISSN : 2088-2149

Bahri, Syaiful. 2014. “Perlindungan Hukum Terhadappengetahuan Tradisional Sebagai Aset Masyarakat Perspektif Masalah Mursalah”. Skripsi Hukum Syariah: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Curah Hujan Kabupaten Bojonegoro. 2015. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro.diakses dari https://bojonegorokab.bps.go.id/statictable/2015/03/24/89/tinggi-dari-permukaan-laut-hari-dan-rat-rata-curah-hujan-dikab-bojonegoro.html. diakses pada tanggal 27 Februari 2019.

Habibah, Siti. 2014. “Etnobotani Tumbuhan Obat Oleh Masyarakat Kecamatan Sreseh Kabupaten Sampang Madura”. Skripsi Biologi: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Irmawati. 2016. “Etnobotani Tumbuhan Obat Tradisional Pada Masyarakat di Desa Baruga Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur”. Skripsi Biologi: Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Jumiarni wa Ode. 2017. “Eksplorasi Jenis dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat pada Masyarakat Suku Munad di Permukiman Kota Wuna”. Jurnal Obat tradisional . Vol. 22(1), p 45-56. ISSN-p : 1410-5918 ISSN-e : 2406-9086.

Kondisi Demografi Kabupaten Bojonegoro. 2018. Bojonegoro: Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. diakses dari http://www.bojonegorokab.go.id./demografi. diakses pada tanggal 27 februari 2019.

Latief. 2009. Obat Tradisional. Jakarta. EGC.

Laily, Nur A. 2017. “Etnobotani dan Upaya Mempertahankan Tumbuhan bahan Baku Jamu Gendong Oleh Masyarakat di Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah”. Skripsi Biologi : Universitas Islam Nregeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Mertha, Gedhe I, dkk. 2018. “Pelatihan Teknik Pembuatan Herbarium Kering dan Identifikasi Tumbuhan Berbasis Lingkungan Sekolah di Sman 4 Mataram”. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat : Universitas Mataram. Vol. 1 No. 1, Februari. e-ISSN. 2614-7939. p-ISSN. 2614-7947.

Munawaroh, Vina V. 2012. “Etnobotani Tumbuhan Yang Bermanfaat Untuk Kesehatan Reproduksi di Lingkungan Masyarakat Samin Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro”. Skripsi Biologi: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Murni Pinta, dkk. 2015.” Lokakarya Pembuatan Herbarium untuk Pengembangan Medi Pembelajaran Biologi di MAN Cendikia Muaro Jambi”. Jurnal pendidikan dan pengabdian Masyarakat: Universitas Jambi. Volume 30, Nomor 2 April – Juni.

Mulyani Hesti, dkk. 2016. Pengobatan Tradisional Jawa Terhadap Penyakit Bengkak Dalam Manuskrip Serat Primbon Jampi Jawi Jilid I Dan Serat Primbon Racikan Jampi Jawi Jilid Ii Koleksi Surakarta”. Prosiding Seminar Nasional: Universitas Negeri Yogyakarta.

Mutaqin Zainal A,dkk. 2016. “Studi Etnobotani Pemanfaatan Jenis-Jenis Tumbuhan yang Digunakan sebagai Obat oleh Masyarakat Desa Pangandaran Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran”. Prosiding Seminar Nasional: Universitas Padjajaran. ISBN 978-602-72216-1-1.

Nurmalasari. N dan Hidayah H. 2012. “Studi Kasus Pemanfaatan Tumbuhan Sebagai Obat-Obatan Tradisional Oleh Masyarakat Adat Kampung Naga Di Kabupaten Tasikmalaya”. Jurnal Biosfera. 39(3): 141-150

Permatasari, Indah. 2013. “Etnobotani Tumbuhan Bahan Dasar Minyak Sumbawa di Kabupaten Sumbawa Besar Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)”. Skripsi Biologi: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Profil Kecamatan Baureno”. 2015. Bojonegoro Badan Pusat Statistik.“diakses dari: http://bojonegorokab.bps.go.id/publication/2015/11/02/kecamatan-baureno-dalam-angka-2015.html. diakses pada tanggal 16 Maret 2019.

Putri, Andhanatami RA. 2016. “Kajian Etnobotani Tanaman Obat Oleh Masyarakat Desa Kerta Mukti Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat”. Skripsi Biologi: Universitas Pasundan Bandung.

Sudrajat Elya S. 2016. “Mengenal Berbagai Obat Herbal dan Penggunaannya”. Jurnal Kedokteran Meditek: Universitas Krida Wacana. Vol ume 22, No. 60 Sept-Des 2016

Supardi Soedibjo. 2011. “Penggunaan Jamu Buatan Sendiri di Indonesia (Analisis Data Riset Kesehatan Dasar Tahun 2010)”. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan – Vol. 14 No. 4 Oktober 2011: 375–381.

Sugioyono. 2015. “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitataif dan R&D”. Bandung. ALFABETA.

Wasito. 2011. “Obat Tradisonal Kekayaan Indonesia”. Yogyakarta. Graha Ilmu.

Wahyuni I Holy. 2015. “Studi Etnobotani Tanaman Obat Tradisonal pada Masyarakat Desa Paciran Kabupaten Lamongan dan Pemanfaatanya sebagai Pendidikan bagi Masyarakat”. Skripsi Biologi: Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Yatias. 2015. “Etnobotani Tumbuhan Obat Di Desa Neglasari Kecamatan Nyalindung Kanupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat”. Skripsi Biologi : Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Zaman, Qomaruz M. 2009. “Etnobotani Tanaman Obat Di Kabupaten Pamekasan-Madura Jawa Timur”. Skripsi Biologi: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Zulfahmi dan Rosmania. 2013. “Penuntun praktikum keanekaragaman hayati”. Pedoman praktikum : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/jpb.v7i2.9310