PENGARUH FILTRAT ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) PADA MEDIA AB MIX TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea reptans, Poir) DENGAN MEDIA HIDROPONIK WICK SYSTEM DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI MEDIA INFORMASI BAGI PENDIDIKAN KE MASYARAKAT

Adi Widodo, Peni Suharti, Lina Listiana

Sari

This study to see the effect of the provision aims to filtrate the water hyacinth (Eichornia crassipes) on media AB MIX on the height of plant growth, fresh weight and number of leaves of the plant with Wick Hydroponic System. Treatments ie, control by using AB MIX with 0% filtrate water hyacinth (Eichornia crassipes), AB MIX plus 25% of the filtrate water hyacinth, AB MIX plus 50% filtrate water hyacinth (Eichornia crassipes), AB MIX plus 75 % filtrate water hyacinth (Eichornia crassipes), AB MIX plus 100% filtrate water hyacinth (Eichornia crassipes) and the filtrate water hyacinth (Eichornia crassipes) 100% without AB MIX. The parameters observed plant height, fresh weight and number of leaves of the plant water spinach (Ipomoea reptans, Poir). Plant height and number of leaves are highest in treatment AB MIX written filtrate water hyacinth (Eichornia crassipes) with a concentration of 100% with an average of 21.275 high and the average number of leaves 10. As for the wet weight of kale plants by the filtrate water hyacinth ( Eichornia crassipes) with a concentration of 100% with no nutritional AB MIX provides the greatest impact with the average reaching 1.1325. Based on these results it could be concluded that the filtrate water hyacinth (Eichornia crassipes) had an effect as plant growth regulators naturally on media AB MIX on the growth of high, wet weight and number of leaves of the plant water spinach (Ipomoea reptans. P) with a wick hydroponic system.
Keywords: Water Hyacinth (Eichornia crassipes), AB MIX, water spinach (Ipomoea reptans, Poir), Hydroponics

Kata Kunci

Keywords: Water Hyacinth (Eichornia crassipes), AB MIX, water spinach (Ipomoea reptans, Poir), Hydroponics

Referensi

Abidin, Zainal, 1990. Dasar-dasar Pengetahuan Tentang Zat Pengatur Tumbuh. Bandung: Angkasa.

Agriflo, et al. 2015. Urban Farming. Jakarta: Agriflo.

Bakri. 2000. “Brosur Sebagai Salah Satu Media Publikasi untuk Pemasyarakatan”. (Online): http//www.digilinbusri.wordpress.com. Diakses pada tanggal 8 Agustus 2016.

Fauzi, Ahmad. 2008. Fisikan untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas. Bandung: Grafindo Media Pratama.

Haq, Nurdin H. 2009. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik dan NPK 16 : 16 : 16 Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Selada. Pekanbaru: Universitas Islam Riau Pekanbaru.

Harumi, Adzkia. 2015. “Cara Menanam HidroponikSederhana” (Online), http://www.kebunhidro.com/2015/01/cara-menanam-hidroponik-sederhana.html, Diakses pada 23 maret 2016.

Herwibowo, kunto dan Budiana, N. S . 2014. Hidroponik Portabel. Jakarta: Swadaya.

Istiqomah, Siti. 2006. Menanam Hidroponik. Jakarta: Azka Press.

J. Kloppenburg, 1988. Petunjuk lengkap mengenai tanam-tanaman di Indonesia dan khasiatnya sebagai obat – obat tradisional. Yogyakarta: RS. Bethesda.

Karmena, Oman. 2006. Biologi. Bandung : Grafindo Media Pratama.

Kristanto B. A, Purbajanti E.D, dan Anwar S.2003. Pemanfaatan Eceng Gondok (Eichornia carssipes) Sebagai Bahan Pupuk Cair.Pusat Penelitian pengembangan Teknologi, Lembaga Penelitian Universitas Diponegoro.(Online), http://eprints.undip.ac.id/22433/1/399-ki-lpm-2004-a.pdf, Diakses pada tanggal 29 Maret 2016.

Malik, A. 2009.Analisis usaha tani dan sistem pola pemasaran kangkung dan bayam di Kabupaten Jayapura, Papua.Jurnal Ilmiah Tambua. Vol 12 (1): 352-360.

Moi, Anastasia R, et al. 2015. “Pengujian Pupuk Organik Cair dari Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea)”. (Online), http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jmuo, Diakses pada tanggal 23 Maret 2016.

Musbakri. 1999. Ekstraksi dan Identifikasi Giberelin Dari Akar Eceng Gondok, Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Nugraha, Rizqi Utami dan Susila, A. Dinurrohman. 2015. “Sumber Sebagai Hara Pengganti AB MIX pada Budidaya Sayuran Daun Secara Hidroponik”. (Online), http://journal.ipb.ac.id/index.php/jhi/article/view/9773, Diakses pada tanggal 3 Agustus 2016.

O’Sullivan C, et al .2010. Anaerobic digestion harvested aquatic weeds: water hyacinth (Eichhornia crassipes), cabomba (Cabomba caroliniana) and savina (Savina molesta).Inggris: Ecol Eng.

Permata, Zamrud. 2013. “ Tips Membuat Brosur yang Sukses”. (Online), http://jasa-desainbrosur.blogspot.com/2013/03/tips-membuat-brosur-yang-sukses.html.Diakses pada tanggal 9 Agustus 2016.

Said, Ahmad. 2007. Budi daya mentimun dan tanaman musim secara hidroponik. Bekasi: Azka Mulia Media.

Santoso, Hieronymus Budi. 2008. Ragam dan Khasiat Tanaman Obat. Jakarta: Argromedia Pustaka.

Sitompul, S.M dan B. Guritno. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Suci, Dwi Margi. 2013. Pakan Itik. Jakarta: Swadaya.

Sukmana, Rahmat. 2001. Seri Budidaya Kangkung. Yogyakarta: Kanisius.

Sutanto, Rachman. 2002. Penerapan Pertanian Organik. Yogyakarta: Kanisius.

Widyawati, Nugraheni. 2015. Cara mudah bertanam 29 jenis sayur dalam pot. Yogyakarta: Lily Publisher.

Wijaya, Kelik. 2010. “Pengaruh konsentrasi dan Frekuensi Pemberian Pupuk Organik Cair Hasil Perombakan Anaerob Limbah Makanan Terhadap Pertumbuhan 48 Tanaman Sawi. (Online), https://digilib.uns.ac.id/dokumen/download/14230/Mjg5OTA=/Pengaruh-konsentrasi-dan-frekuensi-pemberian-pupuk-organik-cair-hasil-perombakan-anaerob-limbah-makanan-terhadap-pertumbuhan-tanaman-sawi-Brassica-juncea-l-abstrak.pdf, Diakses pada tanggal 28 Maret 2016.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.