PENGARUH PEMBERIAN KULIT BUAH DURIAN (Durio zibethinus) TERHADAP AKTIVITAS SEMUT RANGRANG (Oecophylla smaragdina) DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR MATA KULIAH PENGELOLAAN LIMBAH

Ni’matun Nafisah, Ruspeni Daesusi, Abdul Ghoni

Sari

Abstrak : Keberadaan semut rangrang (Oechophylla smaragdina) pada pepohonan dianggap sebagai pengganggu karena gigitan dari semut rangrang (Oechophylla smaragdina) mengakibatkan rasa gatal pada kulit manusia. Pengendalian hama semut rangrang yang biasa dilakukan oleh masyarakat adalah dengan cara membakar sampah di bawah pohon. Asap yang ditimbulkan dari pembakaran mengakibatkan dampak yaitu pencemaran udara. Kulit buah durian (Durio ziberthinus) mengandung minyak atsiri, flavonoid, dan lain-lain yang bersifat anti serangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kulit durian terhadap aktivitas semut rangrang.Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 kelompok perlakuan dan 6 kali pengulangan. Perlakuan terdiri dari: P0 (tanpa pemberian perlakuan kulit durian), P1 (pemberian perlakuan kulit durian utuh/segar), P2 (pemberian filtrat kulit durian), dan P3 (pemberian serbuk kulit durian). Jumlah semut rangrang yang mengalami perubahan dianalisis dengan Anova.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ada pegaruh pemberian berbagai jenis sediaan kulit durian (Durio ziberthinus) terhadap aktivitas semut rangrang (Oecophylla smaragdina). Perlakuan yang memberikan pengaruh segnifikan adalah serbuk.
Kata kunci: kulit buah durian (Durio ziberthinus), semut rangrang (Oecophylla smaragdina)

Kata Kunci

Kata kunci: kulit buah durian (Durio ziberthinus), semut rangrang (Oecophylla smaragdina)

Referensi

Ahdiyah, Ifa dan Kristanti Indah Purwani. Pengaruh Ekstrak Daun Mangkokan (Nothoponax scutellarium) sebagai Larva Nyamuk Culex sp. Jurnal Sains Dan Seni ITS. Vol. 4 (2): 2337-3520.

Alen, Y., Zulhidayati, dan Netty Suharti. 2015. Pemeriksaan Residu Penelitian Profenofis pada Selada (Lactuca sativa L.) dengan Metode Kromatografi Gas. Jurnal Sains Farmasi dan Klinis. Vol. 1 (2): hal. 140-149 | e-ISSN: 2442-5435.

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Azizah, Masayu dan Fitriani. 2015. Efek Anti inflamasi Dari Ekstrak Kulit Buah Durian (Durio zibethinus Murray) Terhadap Tikus Putih Jantan. Scientia. Vol. 5 (2): ISSN 2087-5045.

Darmono, Sri Atun, dan Suryadi Prasetyo. 2013. Pemanfaatan Campuran Boraks dan Asam Borat Sebagai Bahan Pengawet Kayu Terhadap Serangga Rayap. Inotek. Vol 17 (1).

Juniarti, Yuhernita, dan Susi Endiri. 2011. Destilasi Minyak Atsiri Dun Surian Sebagai Krim Pencegah Gigitan Nyamuk Aedes aegypty L.. Makara, Sains. Vol. 15 (1): hlm. 38-42.

Laba, Wayan I.. 2010. Analisi Empiris Penggunaan Insektisida Menuju Pertanian Berkelanjutan. Pengembangan Inovasi Pertanian. Vol 3 (2) : hal 120-137.

Lailatul, Lela K., Asep Kadarohman, dan Ratnaningsih Eko. 2010. Efektivitas Biolarvasida (Vetiveria zizonoides) Terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti, Culex sp., dan Anopheles sundaicus. Jurnal Sains dan Teknologi Kimia. Vol. 1 (1): hal. 59-65 | ISSN 2087-7421.

Mele, Van P. dan Cuc, N.T.T. 2004. Semut Sahabat Petani : meningkatkan hasil buah-buahan dan menjaga kelestarian lingkungan bersama semut rangrang (Alih bahasa oleh: Rahayu, S.). World Agroforestry Centre (ICRAF), 61 pp.

Oktavianingrum, dkk.. 2007. Durian pengusir Nyamuk. (Online), http://id.Oktavianingrum, dkk Durian Pengusir Nyamuk. Diakses pada tanggal 7 januari 2016.

Prasetyo, Hendra Dwi, I Wayan Susila, dan Ketut Sumiartha. 2013. Efikasi Minyak Atsiri Sereh Dapur (Cymbopogon citratus L.) terhadap Hama Ulat Daun Kubis (Plutella xylostella L.) di Laboratorium. e-Jurnal Agroekoteknologi Tropika. Vol. 2 (2): ISSN 2301-6515.

Pratiwi, Ameliana. 2012. Penerimaan Masyarakat Terhadap Larvasida Alami. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol. 8 (1): hal 88-93 | ISSN 1858-1196.

Redha, Abdi. 2010. Flavonoid: Struktur, Sifat Antioksidatif Dan Peranannya Dalam Sistem Biologis. Jurnal Belian. Vol. 9 (2): hal.196-202.

Setyowati, Widiastuti Agustina Eko, Sri Retno Dwi Ariani, Ashadi, Bakti Mulyani, dan Cici Putri Rahmawati. 2014. Skrining Fitokimia dan Identifikasi Komponen Utama Ekstrak Metanol Kulit Durian (Durio zibethinus Murr.) Varietas Petruk. Seminar Nasional Kimia dan Pendidikan Kimia VI. ISBN: 979363174-0.

Sitanggang, Maloedin, Ade Yusdira dan Endang Mukhlis. 2014. Budi Daya Kroto Sistem Toples. Jakarta: PT Agro Media pustaka.

Tarigan, Rustel, Mena Uli Tarigan dan Syahrial Oemry. 2012. Uji Efektifitas Larutan Kulit Jeruk Manis Dan Larutan Daun Nimba Untuk Mengendalikan Spodoptera Litura F. (Lepidoptera: Noctuidae) Pada Tanaman Sawi Di Lapangan. Jurnal Online Agroekoteknologi. Vol. 1 (1).

Toana, Moh. Hibban. 2007. Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Kulit Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia S.) Terhadap Kepadatan Populasi Dan Intensitas Serangan Plutella xylostella L. (Lepidoptera : Plutellidae) Pada Tanaman Kubis. Agroland. Vol. 14 (3): hal. 195-200 | ISSN: 0854-641X.Paimin, Farry Burhadi dan Fendy Ruspandy. 2002. Budi Daya Semut Rangrang Penghasil Kroto. Jakarta: Penebar Swadaya.

Wardani, Ratih Sari, Mifbakhulddin, dan Kiky Yokorinanti. 2010. Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Daun Tembelekan (Lantana camara) Terhadap Kematian Larva Aedes aegypti. Pengaruh Konsetrasi Ekstrak Daun Tembelekan. Vol. 6 (2).

Wibowo, Ardianto. 2012. Minyak Atsiri Dari Daun Rosemary (Rosmarinus officinali) Sebagai Insektisida Alami Melalui Hidrodestilasi. Jurnal Sains dan Seni. Vol. 1 (1): hlm. 1-4.

Widarto, Heru. 2009. Uji Aktivitas Minyak Atsiri Kulit Durian (Durio zibethinus Murr.) Sebagai Obat Nyamuk Elektrik Terhadap Nyamuk Aedes aegypti. Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta. (Online), http://eprints.ums.ac.id/5148/ Diakses pada tanggal 1 Juli 2016.

Yusdira, Ade dan Afian Haviar Waldi. 2015. Budi Daya Kroto Sistem Besek. Jakarta: PT AgroMedia Pustaka.

Zulaikah, Siti. 2008. Analisa Kandungan Boraks pada Kerupuk Di Pasar Tradisional Kabupaten Malang Tahun 2011. Krupuk Ringkasan SDH. Vol 2 (2).

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.