Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah Terhadap Kemampuan Literasi Sains

Lilis Nur Indah Sari, Lina Listiana

Abstract

Abstrak: Literasi sains merupakan kemampuan menggunakan pengetahuan, mengidentifikasi isu-isu, menjelaskan fenomena dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti-bukti dalam rangka memahami serta membuat keputusan berkenaan dengan alam. Oleh karena itu, berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan literasi dan hasil belajar kognitif siswa, mengetahui keterlaksanaan pembelajaran biologi menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap kemampuan literasi sains dan hasil belajar kognitif  siswa, dan mengetahui pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap respon siswa. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian menggunakan siswa kelas X IPA SMA Muhammadiyah 07 Surabaya, data yang terkumpul di analisis menggunakan gain score dan statistik uji-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains meningkatkan sebesar 47% pada kelompok eksperimen , analisis data statistik uji-T data hasil belajar kognitif diperoleh nilai sig. sebesar 0,000 (p<α) dengan ketuntasan belajar secara klasikal pada kelas eksperimen sebesar 79,1%. Keterlaksanaan guru mengelola pembelajaran menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah pada kategori baik, dan respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran berdasarkan masalah pada kelompok eksperimen sebesar 83,2% menunjukkan respon yang positif.

Keywords

Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah; Kemampuan Literasi Sains Siswa.

References

Amytia, djunniar. 2014. Penerapan model Pembelajaran Berdasarkan Masalah (PBL) pada pembelajaran materi larutan elektrolit dan non elektrolit untuk meningkatkan aspek sikap literasi sains siswa SMA.(online), (http:// Jurnal Untan. Ac. Id., diakses pada 25 februari 2015

Arlianto, Denys. 2016. Penerapan Model Problem Based Instruction Untuk Meningkatkan Literasi Sains. Surabaya : Universitas Negeri Surabaya.

Asyhari, Ardian, harttati, risa 2015. Peningkatan Kemampuan Literasi Sains Siswa Melalui Pembelajaran Saintifik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika’al-Biruni’ 04 (2)(2015) 179-191. Https:// ejournal.radenintan. ac. id/index. Diakses Pada 01 Maret 2018

Hake, R.R. 1999. Analizing change/gain score. American educational research methodology.(online)list.asu.edu/cgi-bin/wa?A2=1nd9903&L, diakses pada 19 mei 2018

Holisin, Iis, dkk,. 2018. Pedoman Penulisan Skiripsi dan Artikel. Surabaya: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMSurabaya

Inzanah. 2014. Literasi Sains Mahasiswa Program Studi S1 Prodi Pendidikan IPA. Universitas Negeri Surabaya. Thesis Tidak Dipublikasikan. Surabaya: Pascasarjana

Kemendikbud. 2017. Panduan Gerakan Literasi Nasional. Jakarta: Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia

NECS. 2016, PISA 2015: Performance Of U.S 15 Years Old Students in Reading, Mathematics and Science Literacy in an International Context. Nces.ed.gov diakses pada 20 Maret 2018

Nurhayati, Nunung, Resty, Wijayanti. 2017. Biologi untuk SMA/MA kelas X. Bandung. Yrama widya

OECD.2013. PISA 2015 Assesment And Analytical Framework: Mathematics, Reading, Science, Problem Solving, And Financial Literacy. Digital-Asset-Framework_9789264190511-en diakses pada 20 Maret 2018

OECD 2012. PISA 2012 Result: What Students Know and Can Do Student Performance in Reading, Mathematics and Science (Volume I), dx. Doi. Org diakses pada 20 Maret 2018

Putri, Nurbenita Hiranti .2014. Penerapan model pembelajaran Pembelajaran Berdasarkan Masalah melalui pendekatan jelajah alam sekitar untuk meningkatkan hasil belajar. Surabaya : Universitas Negeri Surabaya

Sanjaya, Wina. 2014. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta. Kencana

Wakhidah. 2014. Pembelajaran Sains Dengan Pendekatan Saintifik (Scientific Approach) Dan Literasi Sains (Scientific Literacy). Jurusan PGMI Fakultas FTK Uin Sunan Ampel Surabaya. Surabaya


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/jpb.v7i1.3935