MEMBANGUN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI KESANTUNAN BERBAHASA

Fajar Kurniadi, Hilda Hilaliyah, Sangaji Niken Hapsari

Sari

Bahasa merupakan cerminan diri. Semakin santun bahasa yang digunakan, mencerminkan sopannya dalam pikiran dan tindakan.  Namun, santun dalam berbahasa dan sopan dalam bertindak bukanlah hal yang mudah diterapkan, terlebih bagi mereka yang masih dalam usia dini. Hal ini juga didukung dengan banyaknya penggunaan bahasa celaan dalam lingkungan pendidikan. Pembiasaan menggunakan bahasa yang santun harus dimulai sejak dini dan perlu dukungan maksimal dari berbagai lingkungan, termasuk lingkungan pendidikan. Adapun kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan menumbuhkan budaya santun berbahasa di lingkungan sekolah dengan melakukan penyuluhan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberi pemahaman dan kepahaman para warga sekolah menganai pentingnya kesantunan berbahasa. Dengan menggunakan bahasa yang santun, iklim pembelajaran di sekolah akan kondusif sehingga fokus pada tujuan pembelajaran, salah satunya adalah pendidikan berkarakter. Kegiatan ini adalah pemecahan masalah sekaligus alternatif untuk menciptakan lingkungan belajar yang tenteram dan mendukung kegiatan belajar mengajar. Adapun karakter yang dapat dilatih dengan penggunaan bahasa yang santun adalah beriman dan bertaqwa, toleransi, cinta tanah air, disiplin, kerja sama, solidaritas, kejujuran, keteladanan, dan cinta kebenaran.

Kata Kunci: Pendidikan Karakter; Kesantunan Berbahasa.

Kata Kunci

Pendidikan Karakter; Kesantunan Berbahasa.

Referensi

Anam, A. (2011). Kesantunan Berbahasa dalam Buku Ajar Bahasa Indonesia Tataran Unggul: untuk SMK dan MAK Kelas XII Karangan Yustinah dan Ahmad Iskak. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Hamidah. (2017). Kesantunan Berbahasa sebagai Upaya Meraih Komunikasi yang Efektif. Arkhais, 106.

Khusniati, M. (2012). Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran IPA. JPII, 204-210.

Kurniadi, F. (2017). Fenomena Penggantian Fonem pada Kata Celaan di Kalangan Remaja. Seminar Nasional Linguistik (hal. 225). Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Kurniadi, F. (2017, 10 26). Pengefektifan Keterampilan Menulis Mahasiswa dengan Metode Menulis Buku Catatan Harian. Innovation in Langage and Language Teaching in the 21st Century, hal. 276.

Machin, A. (2015). Implementasi Pendekatan Saintifik, Penanaman Karakter dan Konservasi pada Materi Pembelajaran Tumbuhan. JPII, 28-35.

Nababan, M. L. (2012). Kesantunan Verbal dan Nonverbal pada Tuturan Direktif dalam Pembelajaran di SMP Rama Nation Jimbaran. Buleleng: Universitas Pendidikan Ganesha.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.