GAMBARAN SELF-CONFIDENCE GURU DALAM MENGAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI TAMAN KANAK-KANAK
DOI:
https://doi.org/10.30651/pedagogi.v12i2.31867Kata Kunci:
self-confidence, efikasi guru, pendidikan inklusif, guru TK, anak berkebutuhan khususAbstrak
Pendidikan inklusif pada jenjang taman kanak-kanak menuntut guru untuk mengajar anak dengan karakteristik perkembangan yang beragam, termasuk anak berkebutuhan khusus. Dalam konteks tersebut, Self- Confidence guru menjadi faktor psikologis yang penting karena memengaruhi cara guru mengelola kelas, merespons perilaku anak, dan menyesuaikan strategi pembelajaran. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menggambarkan self-confidence guru TK dalam mengajar anak berkebutuhan khusus di kelas inklusif. Partisipan penelitian berjumlah tiga orang guru TK yang memiliki pengalaman mengajar anak berkebutuhan khusus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-Confidence guru terbentuk melalui pengalaman awal yang menimbulkan keraguan, tantangan mengelola kelas inklusif, keterbatasan pelatihan praktik, pengalaman keberhasilan dalam mengajar, pengamatan terhadap rekan kerja, apresiasi dari orang tua siswa, serta kondisi emosional ketika menghadapi situasi sulit di kelas. Guru juga melakukan penyesuaian metode pembelajaran dan membangun kolaborasi dengan orang tua untuk mendukung proses belajar anak. Temuan ini menunjukkan bahwa Self-Confidence guru bersifat dinamis dan berkembang melalui pengalaman langsung, dukungan sosial, serta kemampuan mengelola emosi. Peningkatan pelatihan praktis dan kerja sama dengan orang tua diperlukan untuk memperkuat praktik pembelajaran inklusif di TK
Referensi
Ansari, M. I., Barsihanor, B., & Nirmala, N. (2021). Peran Guru Pendamping Khusus Dalam Mengembangkan Emosional Anak Autisme di Kelas 1 A SDIT Al-Firdaus Banjarmasin. Al-Madrasah Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(1), 21. https://doi.org/10.35931/am.v6i1.418
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman. https://doi.org/10.1017/CBO9780511527692
Centers for Disease Control and Prevention. (2024). Symptoms of ADHD. Centers for Disease Control and Prevention.
Febrianti, I. (2022). The analysis of characteristics of children with expressive language disorder. Vesco: Vocational Education and Social Culture Journal
Franzen, K., Moschner, B., & Hellmich, F. (2024). Predictors of primary school teachers’ self-efficacy beliefs for inclusive education. Frontiers in Education, 9, Article 1437839.
Hasanah, N., Asdiqoh, S., & Famularsih, S. (2024). Implementasi pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus di madrasah. Journal of Smart Education and Learning, 1(3), 153–167. https://doi.org/10.53088/jsel.v1i3.1615
Hodges, H., Fealko, C., & Soares, N. (2020). Autism spectrum disorder: Definition, epidemiology, causes, and clinical evaluation. Translational Pediatrics, 9(Suppl. 1), S55–S65.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2023 tentang Akomodasi yang Layak untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Formal, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, dan Pendidikan Tinggi.
Koutsoklenis, A., & Honkasilta, J. (2023). ADHD in the DSM-5-TR: What has changed and what has not. Frontiers in Psychiatry, 13, Article 1064141.
Liang, W. H. K., et al. (2023). Speech and language delay in children: A practical framework for primary care physicians. Singapore Medical Journal, 64(12), 745–750.
Santrock, J. W. (2019). Educational psychology (6th ed.). McGraw-Hill.
Sharma, U., Loreman, T., & Forlin, C. (2012). Measuring teacher efficacy to implement inclusive practices. Journal of Research in Special Educational Needs, 12(1), 12–21.https://doi.org/10.1111/j.1471-3802.2011.01200.x
Siron, Y. (2020). PAUD inklusif: Efikasi diri dan tingkat literasi guru memengaruhi kemampuan merancang Individualized Education Program (IEP)? Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 1–14. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2020.61-01
Smith, J. A., & Nizza, I. E. (2022). Essentials of interpretative phenomenological analysis. American Psychological Association. Woolfolk, A. (2017). Educational psychology (13th ed.). Pearson.
Wray, E., Sharma, U., & Subban, P. (2022). Factors influencing teacher self-efficacy for inclusive education: A systematic literature review. Teaching and Teacher Education, 117, Article 103800.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Bunga Azzahra Suryadi, Raja Oloan Tumanggor

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
1. HAK CIPTA
Hak cipta atas setiap karya yang diterbitkan dalam Jurnal Pedagogi adalah milik penulis.
2. LISENSI
Setiap karya dalam Jurnal Pedagogi dillisensikan dengan Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
