PERBANDINGAN HASIL BELAJAR ANAK USIA DINI MENGGUNAKAN MEDIA KONVENSIONAL DAN MEDIA BERBASIS DEEP LEARNING
DOI:
https://doi.org/10.30651/pedagogi.v12i1.27956Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar anak usia dini yang mengikuti pembelajaran menggunakan media konvensional dengan media berbasis deep learning. Latar belakang penelitian ini didasari oleh perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang memungkinkan pengembangan media pembelajaran interaktif dan adaptif sesuai kemampuan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas 40 anak usia 5-6 tahun yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan berbasis deep learning dan kelompok kontrol yang menggunakan media konvensional. Data hasil belajar anak dikumpulkan melalui tes kognitif yang disesuaikan dengan indikator perkembangan anak usia dini. Analisis data menggunakan uji-t independen menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p < 0,05) antara kedua kelompok, dimana kelompok yang menggunakan media berbasis deep learning memiliki rata-rata hasil belajar lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok media konvensional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media berbasis deep learning dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran anak usia dini dibandingkan dengan media konvensional.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nanik Setiawati, Sandra Sonita

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
1. HAK CIPTA
Hak cipta atas setiap karya yang diterbitkan dalam Jurnal Pedagogi adalah milik penulis.
2. LISENSI
Setiap karya dalam Jurnal Pedagogi dillisensikan dengan Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
