The PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN ANSIETAS PADA PENDERITA SKIZOFRENIA DI PUSKESMAS MULYOREJO LAMPUNG UTARA
Penelitian ini meneliti tentang Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Ansietas Pada Pasien Skizofrenia Di Puskesmas Mulyorejo Lampung Utara
Kata Kunci:
Skizofrenia, Ansietas, Terapi Relaksasi Otot ProgresifAbstrak
Latar Belakang: Skizofrenia adalah sebuah gangguan mental jangka panjang yang biasanya diiringi oleh kecemasan dan ditandai dengan perasaan gelisah, ketegangan pada otot, pola tidur bermasalah, ketakutan yang tak beralasan, dan sifat yang mudah tersinggung. Kecemasan yang tidak dikelola dengan baik dapat memperburuk tanda-tanda psikotik, mengurangi kemampuan untuk merawat diri sendiri, serta menghalangi keberhasilan dalam terapi. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan skor ansietas pada pasien skizofrenia di wilayah kerja puskesmas Mulyorejo Kabupaten Lampung Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan pra eskperimen dengan pendekatan one group pretest posttest. Populasi adalah seluruh pasien skizofrenia yang aktif berobat, dengan sampel berjumlah 16 orang yang diambil secara purposive. Ansietas diukur menggunakan Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS). Penelitian dilaksanakan pada September - Oktober 2025. Analisis data secara univariat menggambarkan skor ansietas sebelum dan sesudah intervensi, Analisis bivariat menggunakan Paired T Test. Hasil: Rerata skor ansietas pasien skizofrenia sebelum terapi relaksasi otot progresif adalah 59,0 (SD:7,3), kemudian menurun menjadi 44,0 setelah terapi (SD:4,9). Uji paired t-test menunjukkan nilai t = 20,0 dan p < 0,001. Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan ansietas pada pasien skizofrenia. Pasien dan keluarga disarankan melanjutkan latihan relaksasi 1–2 kali sehari selama 10–15 menit, mendampingi proses latihan, mencatat perubahan kecemasan, serta menjaga pola hidup sehat.
Referensi
Agustriyani, F. (2024). Terapi Non Farmakologi pada Pasien Skizofrenia. Penerbit NEM.
Burhan, S., Erika, K. A., & Said, S. (2022). The Effectiveness of Progressive Muscle Relaxation in Reducing Anxiety: A Literatur Review. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 8(1), 2022.
Chodavadia, P., Teo, I., Poremski, D., Shuen, D., Fung, S., & Finkelstein, E. A. (2023). Healthcare utilization and costs of singaporean youth with symptoms of depression and anxiety : results from a 2022 web panel. 1–9.
Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara. (2025). Profil Kesehatan Lampung Utara.
Harismayanti, & Lihu, I. (2025). Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea Di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 10(1).
Jeong, Y., Park, J., Kim, S., & Choi, H. (2020). Frontotemporal Dementia with Motor Neuron Disease in a Patient with Antiphospholipid Syndrome : A Case Report. 15(4), 165–169.
Kemenkes. (2018). Potret Kesehatan Indonesia dari Riskesdas 2018. 2018(Riskesdas 2013), 9–12.
Kemenkes. (2023). SKI 2023. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
Lisa, P., Ari, D., Lisa, P., Mahasiswa, S., Fik, K., Jln, U. M. S., Yani, A., Pos, T., & Kartasura, I. P. (2023). Pengaruh Relaksasi Progresif Terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. 27–34.
Maulana, I., Platini, H., Hendrawati, & Amira, I. (2023). Efektifitas Progressive Muscle Relaxation Techniques Terhadap Kecemasan Pada Pasien Skizofrenia: Literature Review. 10(2), 131–140.
Noverizah, E., & Sari, S. P. (2025). Terapi Relaksasi Otot Progresif untuk Menurunkan Ansietas pada Pasien Skizofrenia dengan Risiko Perilaku Kekerasan. 5(2), 14098–14105.
Saluy, P., Tahir, P. I. A., & Purnawinadi, I. G. (2023). Pengaruh pemberian teknik relaksasi otot progresif terhadap tingkat kecemasan pasien kemoterapi. 5(October 2021). https://doi.org/10.37771/nj.Vol5.Iss2.389
Siahaan, S. A., Ansela, R. D., & Daulay, W. (2023). Efektifitas Progressive Muscle Relaxation Terapi Pada Pasien Ansietas: Literature Review. Communnity Development Journal, 4(Juni), 3542–3552.
WHO. (2023). Schizophrenia. 1–6.
Yuningsih, I., & Kusumawati, M. W. (2024). Penerapan Terapi Otot Progresif (Progressive Muscle Relaxation) Pada Pasien Skizofrenia Degan Resiko Perilaku Kekerasan Di RSJD Dr.Arif Zainudin Surakarta. 257.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Zakia Nur Rahmah, Rika Damayanti, Feri Agustriyani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis tetap memegang hak atas karyanya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal ini yang secara simultan karya tersebut dilisensikan di bawah:Â Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)







