Hubungan Tingkat Pengetahuan Kebencanaan Dengan Kesiapsiagaan Bencana Pada Santri di Pondok Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.30651/jkm.v11i2.31826Kata Kunci:
Pengetahuan, Kesiapsiagaan, Bencana, Edukasi, SantriAbstrak
Background: Bencana merupakan peristiwa yang mengancam kehidupan, baik yang disebabkan oleh faktor alam, non-alam, maupun manusia. Di tingkat global dan nasional, frekuensi bencana terus meningkat, di mana banjir menjadi jenis bencana yang paling dominan. Kelompok anak-anak dan remaja (usia 13–18 tahun) menjadi populasi yang sangat rentan karena keterbatasan pemahaman mengenai mitigasi bencana. Kondisi kerentanan ini ditemukan secara spesifik di lingkungan Pondok Pesantren Al-Muhibbin di Kabupaten Jombang. Lokasi pesantren yang diapit oleh tiga sungai besar (Sungai Gedang, Gude, dan Tambak Beras) menempatkannya pada risiko tinggi banjir. Selain itu, kepadatan bangunan, instalasi listrik yang tidak rapi, serta penggunaan alat elektronik yang kurang aman meningkatkan risiko kebakaran. Kurangnya edukasi mitigasi dan sarana prasarana yang memadai memperparah potensi jatuhnya korban jiwa di lingkungan pesantren. Studi ini menyoroti perlunya penguatan kesiapsiagaan bencana bagi santri sebagai upaya pengurangan risiko bencana di institusi pendidikan berbasis agama.
Objective: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat pengetahuan kebencanaan dengan kesiapsiagaan bencana pada santri dan santriwati di Pondok Pesantren Al-Muhibbin Jombang.
Methods: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Teknik analisa data menggunakan Analisa Univariat dilakukan dengan membuat distribusi frekuensi berdasarkan kategori masing-masing variabel. Analisa Bivariat menggunakan Uji Spearman Rank.
Results: Hasil Uji Stastistik menggunakan Uji Spearman Rank diperoleh nilai signifikasi p=0,0 (p<0,05) dengan nilai korelasi r=0,505. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang cukup kuat antara tingkat pengetahuan dengan kesiapsiagaan bencana pada santri dan santriwati di Pondok Pesantren Al-Muhibbin Jombang.
Conclusion: Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan kebencanaan dengan kesiapsiagaan bencana pada santri dan santriwati dalam menghadapi bencana dengan hubungan yang bersifat positif dan cukup kuat.
Referensi
Knowledge, Preparedness, Disaster, Education, Students
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Laura Nurkusuma Rahmawati, Nurul Hidayah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis tetap memegang hak atas karyanya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal ini yang secara simultan karya tersebut dilisensikan di bawah:Â Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)







