Pengaruh Kombinasi Jus Nanas dan Madu terhadap Dismenore pada Remaja Overweight di RW 04 Kelurahan Baru, Jakarta Timur

Penulis

  • Rindu Aksay STIKes Pertamedika
  • Devi Trianingsih
  • Yenni Malkis
  • Nana Andriana

Kata Kunci:

Dismenore, Jus Nanas, Madu, Remaja, Kelebihan Berat Badan

Abstrak

Remaja dengan status gizi overweight berisiko lebih tinggi mengalami dismenore akibat akumulasi lemak tubuh yang dapat meningkatkan produksi prostaglandin dan gangguan hormonal sehingga menyebabkan kontraksi miometrium yang kuat. Penanganan dismenore terdiri dari dua jenis yaitu farmakologi dan non-farmakologis. Penanganan secara non-farmakologis salah satunya mengonsumsi kombinasi jus nanas dan madu yang memiliki kandungan anti-inflamasi, antioksidan dan analgesik alami. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kombinasi jus nanas dan madu terhadap dismenore pada remaja overweight. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain quasi-eksperimental dengan rancangan pre-test dan post-test without control group. Populasi ini berjumlah 24 orang. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 18 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar Numeric Rating Scale (NRS). Uji statistik pada penelitian ini menggunakan paired sample t-test diperoleh nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh kombinasi jus nanas dan madu terhadap dismenore pada remaja overweight di RW 04 Kelurahan Baru, Jakarta Timur. Penelitian selanjutnya disarankan untuk membandingkan efektivitas kombinasi jus nanas dan madu dengan intervensi non-farmakologis lain dalam penanganan dismenore pada remaja overweight.

Referensi

Abdullah, V., Rosdianto, N., & Adyani, K. (2024). Dismenore. PT Nasya Expanding Management.

Afriyani, A., Lannasari, & Sarwili, I. (2025). Pengaruh pemberian jus wortel dan madu terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri kelas XI di SMKS Bunga Persada Cianjur tahun 2024. Jurnal Intelektual Insan Cendekia, 2, 1–15.

Anggraini, S., Rini, A. S., & Ginting, A. S. B. (2024). Studi kasus: Pemberian jus nanas dan jahe merah terhadap disminore pada remaja putri di PMB S Bangka Selatan. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 689–699. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10443

Ernawati, Sumarmi, Nuryana, R., & Kartini, A. (2024). Hubungan overweight dengan kejadian dismenorea pada remaja putri di SMA Al-Muttaqiem Makasar. Borobudur Nursing Review, 4(1), 20–26. https://doi.org/10.31603/bnur.11071

Hendra, P., Tjendera, M., & Dwitanto, R. (2024). Perbandingan efektivitas antara ibuprofen dan asam mefenamat terhadap tingkat dismenore pada mahasiswi fakultas. 14(1), 70–78.

Karimah, A. N., & Anwar, S. (2023). Pengaruh pemberian madu dan kunyit terhadap penurunan nyeri menstruasi (dysmenorrhea) pada remaja RW 05 Desa Windunegara. Mahakam Nursing Journal, 3(1), 1–9.

Nurasih, D. A., Maharani, D. D., Khanifah, L. N., Ghaliyah, Y., Sistiarani, C., & Nafisah, L. (2025). Literature review: Faktor risiko yang memengaruhi kejadian nyeri menstruasi (dysmenorrhea) pada mahasiswi. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 10(1).

Octavia, Y. T., Saragih, F., Purwanti, S., & Nirwani, E. (2025). Edukasi pengelolaan gangguan menstruasi pada remaja di SMA Negeri 12 Medan. Jurnal PKM Optimal Untuk Negeri, 1(2), 196–204.

Pratiwi, D., Marlina, & Sembiring, E. R. B. (2024). Pengaruh pemberian jus nanas dan madu terhadap penurunan nyeri menstruasi (disminore) pada remaja putri. Jurnal Cendekia Ilmiah, 6(1), 295–301.

Sari, D. N., Azijah, I., & Herlina, L. (2023). Hubungan indeks masa tubuh (IMT) dan pola makan dengan kejadian dismenorea pada remaja putri di SMK PGRI 16 Jakarta. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 13(1), 71–78. https://doi.org/10.52643/jbik.v13i1.2822

Vani, A. T., Triansyah, I., Dewi, N. P., Abdullah, D., & Annisa, M. (2023). Edukasi dan pelatihan penilaian status gizi pada remaja di SMP Yari Kota Padang. Nusantara Hasana Journal, 2(8), 290–300.

Wati, A. Si., Tampubolon, M. M., & Utami, S. (2024). Gambaran pengalaman mengatasi dismenorea pada remaja putri. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4, 4297–4315.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-27