UPAYA PENINGKATAN KETERLIBAHAN AYAH DALAM PEMENUHAN GIZI PADA BALITA: STUDI KASUS ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

Penulis

  • Pratiwi Ari Martanti Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Titih Huriah

Kata Kunci:

gizi balita, keterlibatan ayah, keperawatan komunitas, pendidikan kesehatan, peran keluarga

Abstrak

Latar Belakang: Pemenuhan gizi balita merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal serta mencegah stunting. Keterlibatan ayah dalam pemenuhan gizi anak memiliki peran penting, namun pada praktiknya masih rendah karena keterbatasan pengetahuan, waktu, dan persepsi bahwa pengasuhan merupakan tanggung jawab ibu. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan keterlibatan ayah melalui edukasi kesehatan berbasis komunitas.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan asuhan keperawatan komunitas selama tiga minggu. Sampel terdiri dari 11 ayah yang memiliki anak usia 0–60 bulan di Padukuhan Kalipakis, Bantul, Yogyakarta, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa edukasi kesehatan tentang peran ayah dalam pemenuhan gizi balita. Pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner keterlibatan ayah sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.

Hasil: Rata-rata skor keterlibatan ayah meningkat dari 54,91±13,53 sebelum intervensi menjadi 73±4,8 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah edukasi (p < 0,001), yang menunjukkan adanya pengaruh edukasi terhadap peningkatan keterlibatan ayah dalam pemenuhan gizi balita.

Kesimpulan: Edukasi kesehatan melalui asuhan keperawatan komunitas efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan ayah dalam pemenuhan gizi balita. Pendekatan berbasis keluarga dengan melibatkan ayah perlu dikembangkan sebagai strategi pencegahan masalah gizi dan stunting pada anak.

Referensi

Akbar, I., & Huriah, T. (2022). Community-based intervention for the prevention of stunting in children age 6-59 months. International Journal of Health Sciences, 6642–6652. https://doi.org/10.53730/ijhs.v6ns1.6418

Anfhal, R., Supriati, S., Tarihoran, Y., & Erika, N. (2025). Pengetahuan dan Sikap Keluarga Tentang Gizi Seimbang pada Anak dan Balita dalam Pencegahan Stunting. VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum, 3(1), 233–241. https://doi.org/10.62027/vitamedica.v3i1.310

Aqila, D., Khasanah, N. N., & Wijayanti, K. (2026). Studi Deskriptif pada Sikap Ayah dan Ibu dalam Upaya Pencegahan Stunting. Sanitas: Journal of Health, Medical, and Psychological Studies, 1(3), 147–156.

Arwati, N. L., & Darise, D. S. (2025). Peningkatan Pemahaman Orang Tua Melalui Pelatihan Edukasi Gizi dan Praktik Orang Tua Dalam Pencegahan Stunting: Studi Kuasi Eksperimental di Gorontalo. Jurnal Promotif Preventif, 8(5), 1121–1130. http://journal.unpacti.ac.id/index.php/JPP

Bogale, S. K., Cherie, N., & Bogale, E. K. (2022). Fathers involvement in child feeding and its associated factors among fathers having children aged 6 to 24 months in Antsokia Gemza Woreda, Ethiopia: Cross-sectional study. PLoS ONE, 17(11 November). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0276565

Budiastutik, I., & Trisnawati, E. (2024). The Effect of “PENTING” Education on Improving Father’s Parenting Role. Miracle Journal of Public Health (MJPH), 7(2). https://doi.org/10.36566/mjph/Vol7.Iss2/384

Devi, E. K. (2024). Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Kesadaran Gizi Seimbang. VAKSIN: Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 01(01), 26–31.

Fajarrini, A., & Umam, A. N. (2023). Dampak Fatherless Terhadap Karakter Anak Dalam Pandangan Islam. Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 20–28. https://doi.org/10.32665/abata.v3i1.1425

Gebresilase, B. M., Wang, M., Chuanxia, Z., Taddese, E. T., Elka, Z. Z., & Biramo, Y. B. (2025). Father Involvement in Family Dynamics: A Qualitative Exploration of Perceptions and Cultural Influences. Frontiers in Psychology, 16. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1672384

Health Development Policy Agency. (2025). SSGI 2024: National Stunting Prevalence Drops to 19,8%.

Istanti, N., & Antara, A. N. (2024). Peningkatan Pengetahuan Kader Balita Tentang Stunting Di Wilayah Puskesmas Banguntapan III Bantul Yogyakarta. Ejoin: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(6), 930–936.

Lestari, Y., & Attamimi, H. R. (2026). Edukasi Pencegahan Stunting bagi Ayah dan Calon Ayah sebagai Upaya Penguatan Peran Keluarga. Jurnal Pustaka Mitra, 6(1), 96–100.

Mariani, N. N., & Suratmi, S. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Berbasis Multimedia Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Peran Ayah dalam Pemberian ASI. Jurnal Media Kesehatan, 15(1).

Nurazijah, I., & Khairiah, R. (2022). Analisis Pengaruh Pola Konsumsi Makanan Pemberian Asi Dan Kesehatan Lingkungan Terhadap Status Gizi Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Mekarsari Lebak Propinsi Banten. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 7(3).

Nursifa, A. F., Hafiz, M. I., Khoirunnisa, S., Ridwan, H., & Haryeti, P. (2025). Pemenuhan Gizi Pada Seribu Hari Pertama Kehidupan Terhadap Kejadian Stunting Di Indonesia : Literature Review 1. In Jurnal Kesehatan Indra Husada (Vol. 13).

Orkaido, O., Tadesse, H., Desalegn, N., Urmale, A., Kasse, T., & Batele, B. (2025). Father’s involvement in child feeding and associated factors among fathers having children aged 6–24 months in Jinka town, Ethiopia, 2024. Scientific Reports, 15(1). https://doi.org/10.1038/s41598-025-00281-2

Putri, A. K., Ayuningrum, L. D., Aryani, F., & Arifin, S. R. M. (2025). Does nutritional status influence early child development? Evidance from infants in Bantul, Yogyakarta, Indonesia. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 13(6), 483. https://doi.org/10.21927/ijnd.2025.13(6).483-492

Saaka, M., Awini, S., Kizito, F., & Hoeschle-Zeledon, I. (2023). Fathers’ level of involvement in childcare activities and its association with the diet quality of children in Northern Ghana. Public Health Nutrition, 26(4), 771–778. https://doi.org/10.1017/S1368980022002142

Survei Status Gizi Indonesia. (2024). Prevalensi Stunting di DIY Turun 0,6 Persen.

Tanesab, D. L., & Farmawy, M. (2025). Keterlibatan Ayah dalam Meningkatkan Gizi Anak: Tinjauan Sistematis. Jurnal Ilmu Gizi Dan Dietetik, 4(2), 96–107. https://doi.org/10.25182/jigd.2025.4.2.96-107

Widyaningsih, A., & Listiyaningsih, D. (2024). Pendidikan dan Pekerjaan Ibu Merupakan Faktor yang Berpengaruh Langsung terhadap Praktik Pemberian Makanan pada Anak (PMBA) Mother’s Education and Work Are Factors That Have a Direct Influence on The Practice of Child Feeding (PMBA). Indonesian Journal of Midwifery, 7(2). http://jurnal.unw.ac.id/index.php/ijm

Yolanda, F., & Martini, R. (2025). Peran Ayah Dalam Pencegahan Dan Penanganan Anak Stunting Di Kota Tegal. Journal of Politic and Government Studies, 14(2).

Zulfikar, R., Permata Sari, F., Fatmayati, A., Wandini, K., Haryati, T., Jumini, S., Annisa, S., Budi Kusumawardhani, O., Mutiah, atul, Indrakusuma Linggi, A., & Fadilah, H. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif (Teori, Metode Dan Praktik) (E. Damayanti, Ed.; 1st ed.). Widina Media Utama. www.freepik.com

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-27