THE The Application of Classical Music Therapy and Spousal Support in Primiparous Mothers With Baby Blues to Stabilize Mood Disorders
Kata Kunci:
Baby_blues, terapi_musik, dukungan, primipara, EPDSAbstrak
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas kombinasi terapi musik dan edukasi dukungan suami dalam menurunkan gejala baby blues pada ibu primipara pasca-operasi Sectio Caesarea.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif pada dua responden ibu primipara di Desa Rejoyoso, Kabupaten Malang. Instrumen penelitian menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi terapi musik 30 menit dan edukasi peran suami.
Hasil: Skor EPDS pada kedua responden menunjukkan penurunan signifikan, yakni Klien 1 (12 menjadi 6) dan Klien 2 (11 menjadi 7). Responden melaporkan perasaan lebih tenang, rileks, dan meningkatnya kepercayaan diri dalam merawat bayi setelah mendapatkan terapi musik dan dukungan aktif dari suami.
Kesimpulan: Kombinasi terapi musik dan edukasi dukungan suami efektif dalam mereduksi gejala baby blues dan mempercepat adaptasi peran baru pada ibu primipara
Referensi
Afrina, Rina, and Nining Rukiah. 2024. “Hubungan Tingkat Kelelahan Dan Dukungan Sosial Suami Dengan Baby Blues Maternal Pada Ibu Pasca Melahirkan Di Wilayah Bogor Selatan Tahun 2024.” 6(1):148–57.
Anon. 2025. “Jurnal Penelitian Perawat Profesional.” 7:681–86.
Astri, Riani, Ariani Fatmawati, and Nina Gartika. 2020. “Kejadian Postpartum Blues.” 7(1):16–21.
Danistya, Zahra Azizah, Agung Kurniawan, Rany Ekawati, and Endang Sri Redjeki. 2024. “Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Baby Blues Syndrome Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Mojowarno Kabupaten Jombang Tahun 2023.” 6(10):1106–19. doi: 10.17977/um062v6i102024p1106-1119.
Nadariah, Sopiatun, Febriyana, N., & Budiono, D. I. (2019).
Correlation between characteristics of primiparous mothers and the occurrence of postpartum blues. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 3(4), 278–286. https://doi.org/10.20473/imhsj.v3i4.2019.278-286
Lewis, S. L., Dirksen, S. R., Heitkemper, M. M., Bucher, L., & Harding, M. M. (2015).
Medical-surgical nursing: Assessment and management of clinical problems (9th ed.). Elsevier Mosby
Priasmoro, D. P., & Lestari, R. (2023). Prevalence of a sedentary lifestyle as a predictor of risk of chronic diseases and stress levels in Malang, Indonesia. Malaysian Journal of Public Health Medicine, 23(1), 11-16. https://doi.org/10.37268.
Priasmoro, D. P., Dradjat, R. S., Zuhriyah, L., & Lestari, R. (2023). Factors influencing family acceptance of people with schizophrenia receiving care at home: a systematic review. The Malaysian Journal of Nursing (MJN), 14(4), 183-191. https://doi.org/10.31674/mjn.2023.v14i04.019
Priasmoro, D. P., Roesardhyati, R., & Adelia, N. (2025). Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Pencegahan Komplikasi Kehamilan di Masyarakat. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 152-157.
Putri, Imaniar Astrisari, Puri Aqurisnawati, Fauziah Julike Patrika, Fakultas Psikologi, Universitas Hang, and Tuah Surabaya. 2022. “Penyesuaian diri dan dukungan sosial suami.” 5:82–95.
Rahayu, Dwi Estuning. 2020. “Efektifitas Terapi Musik Terhadap Pencegahan Postpartum Blues Pada Ibu Primipara.” 3(2):253–57. doi: 10.30994/jqwh.v3i2.95.
Santy, F. N., & Wahid, S. N. (2019). Penurunan gejala baby blues melalui terapi musik klasik Mozart pada ibu postpartum. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, 7(2), 117–124. https://doi.org/10.47218/jkpbl.v7i2.73
Wahyuni, Sri, Ruth Yogi, and Andi Irfa Irianda. 2025. “E-ISSN : 2828-2809 Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Terjadinya Baby Blues Pada Ibu Postpartum.” 4:84–95.
Winarsih, Dwi, Silvia D. Mayasari Riu, and Irma M. Yahya. 2025. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Baby Blues Syndrome Pada Ibu Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Teling Manado Universitas Muhammadiyah Manado , Indonesia Seorang Perempuan . Kerentanan Bagi Ibu Menderita Baby Blues Lebih Sering Terjadi Pada Ibu.” 3(2).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nandha Dela Maulinda, Dian Pitaloka Priasmoro

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis tetap memegang hak atas karyanya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal ini yang secara simultan karya tersebut dilisensikan di bawah:Â Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)







