Strategi Komunikasi Satuan Tugas Disabilitas Mental dalam Mengurangi Stigma Terhadap Caregiver ODGJ di Kecamatan Rubaru

Penulis

  • Eka Nurjana Hartia Ningsih ilmu komunikasi, fakultas ilmu sosial dan ilmu budaya, universitas trunojoyo madura
  • Sri Wahyuningsih Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura

DOI:

https://doi.org/10.30651/jkm.v11i2.30447

Kata Kunci:

caregiver's odgj, communication strategies, mental disability task force, mental health, stigma

Abstrak

Latar Belakang: Stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa seringkali meluas hingga ke caregiver (courtesy stigma). Di Kecamatan Rubaru, caregiver mengalami tekanan sosial berupa pengucilan dan ejekan, yang menghambat proses pemulihan pasien. Satuan Tugas Disabilitas Mental telah mengembangkan strategi komunikasi khusus untuk mengatasi fenomena ini. Tujuan: untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi komunikasi Satuan Tugas Disabilitas Mental dalam mengurangi stigma terhadap caregiver orang dengan gangguan jiwa di Kabupaten Rubaru. Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrumental. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari Satuan Tugas Disabilitas Mental, PJ Keswa, TKSK, dan Caregiver ODGJ. Analisis data dilakukan menggunakan Model Creswell, yang terdiri dari enam tahap: mengumpulkan dan mengorganisir berkas data, membaca teks secara keseluruhan dan membentuk kode awal, mendeskripsikan kasus dan konteksnya, menggunakan agregasi kategorikal untuk membentuk tema dan pola, menafsirkan data, dan menyajikan data. Hasil: Satuan Tugas Disabilitas Mental menerapkan strategi komunikasi melalui inovasi Gersif Gasawa. Strategi ini mencakup tahap-tahap penelitian, perencanaan, implementasi melalui pendidikan door-to-door dan media audio-visual (NOBAR), hingga pelaporan lintas sektor. Pendekatan persuasif dan interpersonal terbukti efektif dalam mengubah persepsi negatif di masyarakat menjadi perilaku yang lebih mendukung dan penerimaan terhadap caregiver. Hambatan utama yang dihadapi adalah resistensi dari sebagian keluarga pasien dan pemahaman yang terbatas tentang kesehatan mental di masyarakat. Kesimpulan: Strategi komunikasi terintegrasi yang didasarkan pada kebijaksanaan lokal dapat mengurangi tingkat stigma sosial terhadap caregiver. Kolaborasi lintas sektor merupakan kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan inklusif untuk pemulihan orang dengan gangguan jiwa dan kesejahteraan caregiver.

Referensi

Amalia, F. A. (2025). Pengaruh Stigma Sosial terhadap Perawatan Gangguan Mental di Indonesia. Literacy Notes, 1–10.

Arafah, R. A. (2024). Strategi Komunikasi Persuasif dalam Menghadapi Stigma Kesehatan Mental Menggunakan Pendekatan Inklusif Persuasive Communication Strategies in Dealing with Mental Health Stigma Using an Inclusive Approach. … Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 3, 124–134. https://ejurnal.unisan.ac.id/index.php/jipik/article/view/1012%0Ahttps://ejurnal.unisan.ac.id/index.php/jipik/article/download/1012/287

Chandra, S., & Loisa, R. (2024). Strategi Komunikasi Digital Komunitas Peduli Kesehatan Mental ETIQ Official di Ranah Media Sosial. Koneksi, 8(2), 516–526. https://doi.org/10.24912/kn.v8i2.27743

Creswel, J. W. (2023). Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Research Design Qualitative Quantitative and Mixed Methods Approaches. In Research Design. http://www.digitallab.wldu.edu.et/bitstream/123456789/3862/1/%28Creswell%29 Qualitative%2C Quantitative%2C and mixed methods 2nd e.pdf

Creswell, J. W. (2019). Penelitian Kualitatif & Desain Riset (S. Z. Qudsy (ed.); 2014th ed.). Pustaka Pelajar.

Data.bangkalankab.go.id. (2025). Jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat mendapat pelayanan sesuai standar Menurut Kecamatan. Data.Bangkalankab.Go.Id. https://data.bangkalankab.go.id/dataset/jumlah-orang-dengan-gangguan-jiwa-odgj-berat-mendapat-pelayanan-sesuai-standar-menurut-kecamatan

Dayanti, F., & Legowo, M. (2021). Stigma Dan Kriminalitas : Studi Kasus Stigma Dusun Begal Di Bangkalan Madura. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 5(2), 96–110. https://doi.org/10.38043/jids.v5i2.3202

Destiwati, R. (2024). Strategi Komunikasi Tenaga Kesehatan Melalui Program Promosi Kesehatan. 5(2), 697–710.

Ibad, M. R., Fikri, Z., Arfianto, M. A., Nazarudin, A., & Putri, I. O. S. (2021). Stigma Keluarga dalam Merawat Orang dengan Gangguan Jiwa di Rumah. Jurnal Keperawatan Jiwa, 9(3), 637. https://doi.org/10.26714/jkj.9.3.2021.637-644

Jati, R. P., Nurfaizin, M. A., Anggraeni, R., Burhanudin, M. K., Yanuar, D., Santoso, A., Tinggi, S., & Kesehatan, I. (2025). Picture of society stigma towards people with mental disorders (odgj). 7(1), 33–42.

Kartika, P., Nauli, F. A., & Rustam, M. (2023). Caregiver Penderita Skizofrenia. Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK), 6(1).

Martin, A., & Maulida, D. (2022). Strategi Komunikasi Dinas Sosial dalam Usaha Pemberdayaan Masyarakat Berkebutuhan di Kabupaten Nagan Raya. JIP: Jurnal Inovasi Penelitian, 3(4), 5689–5694.

Mediajatim.com. (2025a). Buntut Tekanan Pekerjaan dan Masalah Rumah Tangga, 1.121 Orang di Sumenep Derita Gangguan Jiwa. Mediajatim.Com. https://mediajatim.com/2025/08/06/buntut-tekanan-pekerjaan-dan-masalah-rumah-tangga-1-121-orang-di-sumenep-derita-gangguan-jiwa/

Mediajatim.com. (2025b). Sampang Jadi Daerah Kasus Pasung Terbesar di Jatim, Dengan 3.091 ODGJ dalam 2 Tahun! Mediajatim.Com. https://mediajatim.com/2025/01/15/sampang-jadi-daerah-kasus-pasung-terbesar-di-jatim-dengan-3-091-odgj-dalam-2-tahun/#google_vignette

Nur Halimah, A. (2021). Strategi Komunikasi Puskesmas Mlilir Dalam Pemberdayaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Melalui Program Aji Mumpung Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. 3(5), 6.

Pamekasan, D. K. dan I. K. (2025). Persentase ODGJ Berat Yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Jiwa Sesuai Standar Tahun 2025 Triwulan II (Triwulanan). Satudata.Pamekasan.Go.Id. https://satudata.pamekasankab.go.id/

Rahmi, D., Rikayoni, & Febriastri, A. (2019). Family Psychoeducation sebagai Upaya Mengurangi Stigma pada Keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Padang. Jurnal Abdimas Saintika, 1(1), 1–8. file:///C:/Users/ACER/Desktop/JURNAL HIPERTENSI/jurnal revisi 1.pdf

Retni, A., Harismayanti, Sudirman, A. N., & Daud, A. W. (2023). Pengalaman Keluarga Dalam Mencari Pengobatan Pada Gangguan Jiwa. Sereal Untuk, 8(1), 51.

Sumenepkab.go.id. (2025). Puskesmas Rubaru. SumenepKab.Go.Id. https://puskesmasrubaru.sumenepkab.go.id/profil?

Tulandi, E. V. (2021). Strategi Komunikasi Akun Instagram UbahStigma Dalam Meningkatkan Kesadaran Mengenai Kesehatan Mental. Jurnal Petik, 7(2), 136–143. https://doi.org/10.31980/jpetik.v7i2.1196

Widowati, C. A. (2023). Definisi Gangguan Jiwa dan Jenis-Jenisnya. Keslan.Kemenkes.Go.Id. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/2224/

Diterbitkan

2026-06-25