Hubungan Faktor Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Langsat Kota Pekanbaru
Kata Kunci:
Diarrhea, Clean Water Quality, Healthy Toilets, Waste Management, Drinking Water SourcesAbstrak
Latar Belakang: Diare pada balita tetap menjadi masalah kesehatan utama dan berkaitan erat dengan faktor lingkungan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas fisik air bersih, kepemilikan toilet sanitasi, pengelolaan sampah, dan sumber air minum dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Langsat, Kota Pekanbaru.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi terdiri dari seluruh ibu dengan bayi berusia 0–59 bulan (77 orang), dengan sampel sebanyak 65 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur berdasarkan indikator dari WHO, UNICEF-JMP, dan Kementerian Kesehatan Indonesia, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square (α=0,05).
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70,8% balita mengalami diare. Mayoritas responden memiliki air bersih (61,5%), toilet (72,3%), dan pengelolaan sampah (75,4%) yang tidak memenuhi persyaratan, dan 64,6% menggunakan sumber air minum yang tidak layak. Uji bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara kualitas fisik air bersih (p=0,000), kepemilikan toilet yang sehat (p=0,048), pengelolaan sampah (p=0,009), dan sumber air minum (p=0,001) dengan kejadian diare pada balita.
Kesimpulan: Diharapkan Pusat Kesehatan Masyarakat akan meningkatkan upaya promosi dan pencegahan melalui pendidikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (PHBS) serta peningkatan sanitasi lingkungan dan akses air bersih untuk mengurangi kejadian diare pada balita.
Referensi
Amelia, R. N., Halim, R., & Lanita, U. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Jamban Sehat di Desa Sungai Itik Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2021. Scientific Of Environmental Health and Diseases, 1(2), 52–62.
Bachri, S., Hilal, A., Pannyiwi, R., & Lonik, L. (2025). Ketersediaan Air Bersih dari Kontaminasi Sanitasi yang Buruk dan Penularan Penyakit dalam Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Lainungan , Kabupaten Sidenreng Rappang. 4(1), 4134–4138.
Bayu, I. P., Saputra, A., Arjita, I. P. D., Syuhada, I., & Adnyana, I. G. A. (2024). Hubungan pengelolaan sampah dengan kejadian diare di desa pandanan. 77–84.
Chusna, P. A., Aisi, O. K., Purwandari, W., & Afuwah, R. (2025). Pendampingan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga untuk Mencegah Penyakit Berbasis Lingkungan. 5(1), 729–737.
Effendi, S. U., Aprianti, R., & Angelia, L. (2022). Hubungan Kualitas Air Bersih dan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) dengan Kejadian Diare Pada Balita. Jurnal Sains Kesehatan, 29(2), 19–27.
Falita, C. M., Zakaria, R., & Zahara, M. (2023). Hubungan Sanitasi Dasar Dengan Kejadian Penyakit Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Seunuddon Kabupaten Aceh Utara Tahun 2023 The Relationship between Basic Sanitation and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Seunuddon Community Health C. Journal of Healtcare Technology and Medicine, 9(2), 1517–1529.
Hamijah, S., & Hamijah, S. (2019). Hubungan Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Diare Pada Balita. Journal of Cahaya Mandalika, 2(1).
Kire, M. W., Hinga, I. A. T., Landi, S., & Riwu, Y. R. (2024). Gambaran Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Seba Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2024. Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan, 7(2), 1077–1085.
Pramaningsih, V., Yuliawati, R., Sukisman, Hansen, Suhelmi, R., & Daramusseng, A. (2023). Indek Kualitas Air dan Dampak terhadap Kesehatan Masyarakat. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(3), 313–319.
Putra, D. P., Masra, F., & Prianto, N. (2022). Penerapan Pengelolaan Sampah dan Air Limbah Rumah Tangga dan Kejadian Penyakit Diare di Kelurahan Kaliawi Persada Kota Bandar Lampung. Jurnal Kesehatan Lingkungan Ruwa Jurai, 16(2), 108–112.
Putri, R. A., Prasetyo, A., Sujangi, & Poerwati, S. (2025). Hubungan Sanitasi Rumah dan Perilaku dengan Kejadian Penyakit Berbasis Lingkungan. JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 6(1), 37–42.
Sabira, N. Z. (2025). Distribusi Kejadian Diare pada Balita dan Kualitas Sumber Air Minum di Indonesia : Studi Ekologi Distribusi Kejadian Diare pada Balita dan Kualitas Sumber Air Minum di Indonesia : Studi Ekologi. Jurnal Nasional Kesehatan Lingkungan Global, 6(1), 10–18. https://doi.org/10.7454/jnklg.v6i1.1044
Soamole, S., & Dewi, E. S. (2024). Analisis Hubungan Antara Kualitas Air Bersih dengan Kejadian Penyakit Diare di Wilyah Kerja Puskesmas Tobeo Utara Kabupaten Halmahera Utara. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 9(2), 153–159.
Susanti, E. (2024). Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Masyarakat yang Tinggal di Sepanjang Sungai Deli, Sumatera Utara. Jurnal Ilmiah Cerebral Medika, 5(2).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Purnawita Nazara; Fitra Mayenti, Rifa Yanti, Suci Amin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis tetap memegang hak atas karyanya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal ini yang secara simultan karya tersebut dilisensikan di bawah:Â Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)







