Progresive Muscle Relaxation sebagai Terapi Keperawatan Non-Farmakologis untuk Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Tipe 2: Studi Kasus

Penulis

Kata Kunci:

Blood Glukose Levels, Diabetes Mellitus Type 2, Progresive Muscle Relaxation, Unstable Blood Glucose Levels

Abstrak

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar glukosa darah yang tidak stabil. Kadar glukosa darah yang tidak stabil dipengaruhi oleh stres psikologis dan fisiologis, yang memicu sekresi hormon stres, sehingga memperburuk kontrol glikemik. Terapi non-farmakologis menggunakan teknik relaksasi diperlukan untuk mengurangi stres, termasuk relaksasi otot progresif.

Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan relaksasi otot progresif sebagai terapi keperawatan non-farmakologis untuk ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien diabetes tipe 2: studi kasus.

Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus; masalah keperawatan pada klien DM adalah kadar glukosa darah yang tidak stabil. Perawatan yang dapat dilakukan untuk klien DM dalam menangani masalah keperawatan kadar glukosa darah yang tidak stabil adalah terapi PMR. Partisipan yang dipilih adalah dua klien dengan kadar glukosa darah ≥200 mg/dl (Hiperglikemia). Penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan kuesioner. Format penilaian yang digunakan adalah format Keperawatan Medis Bedah.

Hasil: Relaksasi Otot Progresif (PMR) diberikan sekali sehari selama tiga hari berturut-turut, dengan durasi intervensi 15–20 menit. Terapi PMR dapat secara efektif menurunkan kadar glukosa darah dalam tiga hari. Peserta mengalami penurunan kadar glukosa darah rata-rata 1-24 mg/dl.

Kesimpulan: Teknik relaksasi PMR memengaruhi sistem neuroendokrin dengan mengurangi respons terhadap stres. Ketika tubuh dalam keadaan rileks, dominasi sistem parasimpatik meningkat, yang mampu menekan sekresi hormon stres dan meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga berdampak positif pada pengaturan kadar glukosa darah.

Biografi Penulis

Andrik Hermanto, Universitas Dr. Soekardjo

Medical Surgical Of Nursing

Atik Pramesti Wilujeng, Universitas Dr. Soekardjo

Pediatric Of Nursing

Riyan Dwi Prasetyawan, Universitas Dr. Soekardjo

Emergency and Critical Care Nursing

Sholihin, Universitas Dr. Soekardjo

Keperawatan Medikal Bedah

Referensi

Bhowmik, B., Siddiquee, T., Munir, S. B., Parvin, S., Ahmed, T., Afsana, F., Pathan, M. F., Qureshi, N. K., Mir, A. S., Islam, R., Milon, M. S. U., Chowdhury, R. I., Ozaki, R., Ray, D. C., Chowdhury, S. R., Aufi, S. S., Akhtar, S., Afroz, T., Samad, M. A., … Azad Khan, A. K. (2025). Random capillary blood glucose in the diagnosis of diabetes: a cross-sectional study in Bangladesh. BMJ Open, 15(5). https://doi.org/10.1136/BMJOPEN-2024-093938

Dinkes jatim, 2022. (2021). PROFIL KESEHATAN 2021. In Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin (Vol. 3, Issue 1). https://doi.org/10.21831/dinamika.v3i1.19144

Gayatri, L. P. Y., Yunariyah, B., Jannah, R., & Tri Ningsih, W. (2024). Pengetahuan Penderita Diabetes Melitus Tentang Pencegahan Ulkus Diabetikum Di Wilayah Kerja Puskesmas Sumurgung Kabupaten Tuban. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 3. https://journal-mandiracendikia.com/jikmc

Gunawan, S., & Rahmawati, R. (2021). Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Hipertensi dengan Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Tugu Kecamatan Cimanggis Kota Depok Tahun 2019. ARKESMAS (Arsip Kesehatan Masyarakat), 6(1), 15–22. https://doi.org/10.22236/arkesmas.v6i1.5829

Houghton, J. M., Hynes, M. C., Roberts, N. W., van der Westhuizen, H. M., Dave, J. A., & Farmer, A. (2025). Implementation of evidence-based foot screening in people with diabetes: A scoping review. Journal of Diabetes and Its Complications, 39(3), 108972. https://doi.org/10.1016/J.JDIACOMP.2025.108972

International Diabetes Federation. (2025). Over 250 million people worldwide unaware they have diabetes, according to new IDF research - International Diabetes Federation. https://idf.org/news/idf-diabetes-atlas-11th-edition/

Kasanah, N. N., Sani, N., Program, A. W., Pendidikan, S., Ners, P., Kesehatan, I., Duta, U., & Surakarta, B. (2025). Penerapan Progressive Muscle Relaxation (Pmr) Terhadap Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe II. 6(3).

Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id.

Lestari et al., 2021. (2019). Efektivitas Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus. 1, 1–14.

Mardiyah, R. N., Cahyati, Y., Aryanti, D., & Kuswandi, A. (2025). The Combination of Progressive Muscle Relaxation and Aromatherapy on Blood Sugar Levels in Type 2 Diabetes. Journal of Pubnursing Sciences, 3(03), 101–108. https://doi.org/10.69606/JPS.V3I03.270

Marlena, F., Riandyva, R., Studi Keperawatan, P., & Bhakti Husada Bengkulu, Stik. (2020). Pengaruh Progressif Muscle Relaxation (PMR) Terhadap Perubahan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Melitus | Feny Marlena (Vol. 1, Issue 2).

Mustafida, I., Rayasari, F., Anggraini, D., & Jumaiyah, W. (2024). The Effect of Progressive Muscle Relaxation on Stress and Blood Sugar in Diabetes Mellitus Patients. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(S6), 1443–1448. https://doi.org/10.37287/IJGHR.V6IS6.4428

Nong, K., Jeppesen, B. T., Shi, Q., Agoritsas, T., Guyatt, G. H., White, H., Gao, Y., Agarwal, A., Macdonald, H., Zou, X., Millard, T., Schnell, O., Marx, N., Brosius, F. C., McDonald, S., Quigley, M., Tian, X., Fan, Q., White, B., … Li, S. (2025). Medications for adults with type 2 diabetes: a living systematic review and network meta-analysis. BMJ, 390. https://doi.org/10.1136/BMJ-2024-083039

Nugroho, P. S., & Musdalifah. (2020). Hubungan Jenis Kelamin dan Tingkat Ekonomi dengan Kejadian Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Palaran Kota Samarinda Tahun 2019. Borneo Student Research (BSR), 1(2), 2020.

Putri, N. S., Firmanti, T. A., & Nazmi, A. N. (2022). Pengaruh WEB-SEREIS (Website Sistem Informasi Edukasi Aksi Pencegahan Diabetes Millitus) Terhadap Pengetahuan Dan Perilaku Pencegahan Diebetes Millitus Tipe 2 Pada Remaja. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 7(4), 2022.

Putri, P., Janah, N., & Prajayanti, E. D. (2023). Penerapan Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Dusun Jengglong Kabupaten Karanganyar. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 1(4), 78–89. https://doi.org/10.55606/DETECTOR.V1I4.2508

Saras et al., 2022. (2023). Penerapan Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. 31–41.

Sholihin, S., Putri, N. S., & Nadhifah, E. L. (2025). Determinants of diabetic ulcer prevention behavior among patients with diabetes mellitus: Application of the theory of planned behavior. The Journal of Palembang Nursing Studies, 4(1), 33–40. https://doi.org/10.55048/jpns149

Statistician, M., & Applications, E. (2022). Article History Article. Scholar.Archive.Org, 71(3), 143–148.

Veranika, L., & Purwanti, O. S. (2025). Penerapan Terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) untuk Menurunkan Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Ners, 9(2), 1516–1521. https://doi.org/10.31004/JN.V9I2.42083

Wahyudi, D. A., & Arlita, I. (2019). Progressive Muscle Relaxation Diabetes Melitus Tipe 2 Terkontrol dan Tidak Terkontrol Progressive Muscle Relaxation Terhadap Kadar Glukosa Darah Diabetes Melitus Tipe 2 Terkontrol dan Tidak Terkontrol 2 indaharlita7@gmail.com. Wellness and Healthy Magazine, 1(1), 93.

Wahyuni, S., Sari, N. P., & Kurniawan, Y. (2022). Asuhan Keperawatan Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Dengan Terapi Walking Exercise (Jalan Kaki) Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa. Jurnal Ilmu Kesehatan, 01(02), 36–44.

Widiastuti, & Agustina, N. K. (2023). Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Dm Tipe 2 Di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Notokusumo, 11(1), 66–75. https://doi.org/10.33086/JHS.V7I2.499

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-25