Hubungan Excessive Daytime Sleepiness Terhadap Tingkat Konsentrasi Pada Mahasiswa Jurusan Keperawatan

Penulis

  • Virginia Syafrinanda Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang
  • Yunani Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang

Kata Kunci:

Kantuk Berlebihan di Siang Hari, Tingkat Konsentrasi, Mahasiswa Keperawatan, Gangguan Tidur, Prestasi Akademik

Abstrak

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kantuk berlebihan di siang hari (EDS) dan tingkat konsentrasi mahasiswa.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 89 orang. Instrumen EDS diukur menggunakan Skala Kantuk Epworth dan instrumen tingkat konsentrasi adalah Tes Stroop. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah mahasiswa mengalami EDS (55,1%) dibandingkan dengan mahasiswa yang tidak mengalami EDS (44,9%). Sementara itu, tingkat konsentrasi mahasiswa berada pada kategori buruk (40,4%), kategori kurang (38,2%), dan kategori sedang (21,3%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p sebesar 0,021 (<0,05), artinya terdapat hubungan yang signifikan antara EDS dan tingkat konsentrasi.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, tampak bahwa analisis hubungan antara kantuk berlebihan di siang hari dan tingkat konsentrasi pada mahasiswa menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengalami kantuk berlebihan di siang hari lebih mungkin mengalaminya. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya kantuk berlebihan di siang hari dan penurunan konsentrasi pada siswa.

Biografi Penulis

Yunani, Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang

Saya seorang Dosen Keperawatan di Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang.

Referensi

1. Amra, B., Shahsavari, A., Shayan-moghadam, R., & Mirheli, O. (2017). The association of sleep and late-night cell phone use among adolescents ଝ. Jornal de Pediatria, 93(6), 560–567. https://doi.org/10.1016/j.jped.2016.12.004

2. Arifin, NM., Al-atsariyah, N., Pradani, A.P., Latif, N.N., S. (2024). Pengaruh Kualitas Tidur terhadap Konsentrasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Ekonomi 2024 Universitas Pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8 (3), 49725–49731.

3. Bambangsafira, D., & Nuraini, T. (2017). Kejadian Excessive Daytime Sleepiness (EDS) dan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Kesehatan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 20(2), 94–101. https://doi.org/10.7454/jki.v20i2.365

4. Batten, R., Liddiard, K., Raynor, A. J., Brown, C. A., & Stanley, M. (2020). Cross-Sectional Survey of Sleep Practices of Australian University Students. Nature and Science of Sleep, 12, 39–48. https://doi.org/10.2147/NSS.S221472

5. Chang, A., Aeschbach, D., Duffy, J. F., & Czeisler, C. A. (2015). Evening use of light-emitting eReaders negatively affects sleep , circadian timing , and next-morning alertness. PNAS, 112(4), 1232–1237. https://doi.org/10.1073/pnas.1418490112

6. El, A. J., Errguig, L., Rkain, H., Cherti, M., & Dakka, T. (2018). Relationship between poor quality sleep , excessive daytime sleepiness and low academic performance in medical students. Advances in Medical Education and Practice, 6, 631–638. https://doi.org/10.2147/AMEP.S162350

7. Fadlilah, M., Aristoteles, A., & Pebyana, B. (2020). Hubungan Kualitas Tidur dengan Kesiapan Mengikuti Proses Belajar Mahasiswa S1 Keperawatan Semester IV Stikes Muhammadiyah Palembang. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 11(1), 86. https://doi.org/10.26751/jikk.v11i1.573

8. Isac, C., & Abraham, J. (2020). Daytime sleepiness among Omani Nursing Students : Estimate of its determinants and impact on perceived stress. Clinical Epidemiology and Global Health, 8(3), 739–743. https://doi.org/10.1016/j.cegh.2020.01.012

9. Magistarina, E., Adri, Z., Yuca, V., & Fitriani, M. (2021). An Intervention : Gadget-Free to Improve Sleep Quality. Jurnal Neo Konseling, 3(4), 20–25. https://doi.org/10.24036/00620kons2021

10. Maharani, F. A., & Nurrahima, A. (2020). Gambaran Excessive Daytime Sleepiness Mahasiswa Keperawatan Tingkat Akhir. Journal of Holistic Nursing and Health Science, 3(2), 30–37. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/hnhs%0AGambaran

11. Maithani, T., Prabhu, S., Pant, S. (2024). Daytime-sleepiness , factors affecting sleep and sleep-quality among professional college students of South India - A correlative study. Clinical Epidemiology and Global Health, 26(December 2023), 101534. https://doi.org/10.1016/j.cegh.2024.101534

12. Maulana. (2021). Hubungan Kualitas Tidur Dan Excessive Daytime Sleepiness (EDS) Dengan Prestasi Akademik Mahasiswa PSPD UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. http://etheses.uin-malang.ac.id/38133/1/18910014.pdf

13. Meyer, C., Jose, G., Junior, F., Andrade, R. D., Barbosa, G., Carvalho, R., Pelegrini, A., Pereira, É. (2019). Factors associated with excessive daytime sleepiness among Brazilian adolescents adolescents. Chronobiology International, 0(0), 1–9. https://doi.org/10.1080/07420528.2019.1633661

14. Naryati., R. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Tidur Mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Di Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta Tahun 2021. Jurnal Mitra Kesehatan (JMK), 04(01), 5–13. https://doi.org/10.47522/jmk.v4i1.97

15. Owens, J. A., Babcock, D., & Weiss, M. (2020). Evaluation and Treatment of Children and Adolescents With Excessive Daytime Sleepiness. Clinical Pediatrics, 59(4–5), 340–351. https://doi.org/10.1177/0009922820903434

16. Pratiwi, S.Y., Karim, D., & Sari, T. . (2023). The Relationship Between Stress Levels and Excessive Daytime Sleepiness in Final Year Students of the Faculty of Nursing , University of Riau. JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health, 2(2), 1767–1776. https://doi.org/10.57235/jetish.v2i2.884%09

17. Pujiana, D., & Lestari, M. (2017). Hubungan Antara Kualitas Tidur dengan Konsentrasi Belajar Mahasiswa/I Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Semester VI Stikes Muhammadiyah Palembang. Masker Medika, 5, 315–325. https://jmm.ikestmp.ac.id/index.php/maskermedika/article/view/169

18. Putri, R.A., Sari, S. . (2024). Combination of Lexical Resources and Support Vector Machine for Film Sentiment Analysis. Sinkron : Jurnal Dan Penelitian Teknik Informatika, 8(3), 1526–1538. https://doi.org/10.33395/sinkron.v8i3.13733

19. Subhaprada SC, Vijayakumari S, Rajasekhar T, V. U. (2017). An interventional study on sleep hygiene among medical students. International Journal of Community Medicine and Public Health, 4(2), 352–356. https://doi.org/10.18203/2394-6040.ijcmph20170254

20. Sulistia, T., Djamahar, R., & Rahayu, S. (2019). Hubungan Kualitas Tidur dan Aktivitas Fisik dengan Hasil Belajar Kognitif Sistem Koordinasi Manusia. Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi, 2 (2)(2018), 113–120. http://jurnal.um-palembang.ac.id/index.php/dikbio

21. Sunbanu, V. M. S. M., Rante, S. D. T. R., & Damanik, E. M. B. (2021). Hubungan Kualitas Tidur dan Konsentrasi Belajar Pada Mahasiswa Teknik Sipil Di Politeknik Negeri Kupang Selama Pandemi Covid 19. Cendana Medical Journal, 9 (2), 190–197. https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/CMJ/article/view/5965

Diterbitkan

2026-03-24