PENINGKATAN STATUS KESEHATAN JIWA KELUARGA YANG MEMILIKI ANAK RETARDASI MENTAL MELALUI PSIKOEDUKASI KELUARGA

Penulis

  • Shanti Rosmaharani STIKES PEMKAB JOMBANG
  • Rodiyah Stikes Pemkab Jombang
  • I'in Noviana Stikes Pemkab Jombang

DOI:

https://doi.org/10.30651/jkm.v10i4.29336

Kata Kunci:

Psikoedukasi keluarga, retardasi mental, kesehatan jiwa keluarga

Abstrak

Keluarga yang memiliki anak dengan retardasi mental berisiko mengalami beban pengasuhan dan gangguan kesehatan jiwa akibat tuntutan perawatan jangka panjang. Psikoedukasi keluarga menjadi salah satu alternatif solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi keluarga terhadap status kesehatan jiwa keluarga yang memiliki anak dengan retardasi mental. Desain penelitian menggunakan pra-eksperimental dengan one-group pretest–posttest design. memiliki anak dengan retardasi mental sebanyak 45 keluarga, dengan menggunakan teknik total sampling. Variabel bebas adalah psikoedukasi keluarga dan variabel tergantung adalah status Kesehatan jiwa keluarga Intervensi berupa psikoedukasi keluarga dalam 3 sesi, masing-masing berdurasi 30–60 menit. Status kesehatan jiwa keluarga diukur menggunakan kuesioner Self Reporting Questionnaire (SRQ-20) sebelum dan setelah intervensi. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar keluarga (62%) berada pada kategori gangguan emosional ringan. Setelah psikoedukasi, sebagian besar keluarga (67%) berada pada kategori normal. Hasil analisis statistik menunjukkan p value 0.003<0.005, yang berarti terdapat pengaruh signifikan psikoedukasi keluarga terhadap peningkatan status kesehatan jiwa keluarga.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa psikoedukasi keluarga efektif dalam meningkatkan status kesehatan jiwa keluarga yang merawat anak dengan retardasi mental. Intervensi ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam pelayanan keperawatan jiwa komunitas sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kualitas pengasuhan anak retardasi mental

Biografi Penulis

Shanti Rosmaharani, STIKES PEMKAB JOMBANG

Mental Health Nursing

Referensi

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed.). APA Publishing.

Baker, B. L., Blacher, J., & Olsson, M. B. (2020). Preschool children with and without developmental delay: Behavior problems, parents’ well-being, and stress. Journal of Intellectual Disability Research, 64(1), 25–36.

Caqueo-Urízar, A., Urzúa, A., & Zambrano, C. (2021). The effectiveness of family psychoeducation for caregivers of children with developmental disorders: A systematic review. Journal of Child and Family Studies, 30(2), 415–428.

Chowdhury, M., Shukla, A., & Basu, S. (2021). Parenting stress and psychological distress among parents of children with intellectual disability. Journal of Intellectual Disabilities, 25(3), 381–397.

Falloon, I. R. H., Montero, I., & Sungur, M. (2016). Family interventions for mental disorders and substance use disorders. Wiley.

Gona, J. K., Newton, C. R., & Hartley, S. (2022). Caregiver mental health and children's needs: Impact of caring for a child with intellectual disability in low-resource settings. PLOS ONE, 17(8), e0273459.

Nugraheni, Y., Subandi, S., & Utami, M. S. (2020). Family psychoeducation to reduce parental stress in caring for children with special needs. Psychology Research and Behavior Management, 13, 945–955.

Sahar, J., Yamin, A., & Yulia, S. (2019). Effectiveness of psychoeducation on psychological distress among caregivers. Journal of Psychiatric Nursing, 8(1), 12–20.

Schalock, R. L., Luckasson, R., & Tassé, M. J. (2021). Intellectual disability: Definition, classification, and systems of supports (12th ed.). AAIDD.

Xiong, N., Yang, L., & Li, Y. (2022). Effectiveness of psychoeducational interventions for family caregivers: A meta-analysis. Journal of Psychiatric Research, 148, 163–172.

Di Lorenzo, R., Vismara, M., Ferri, P., & Sivo, S. (2023). Psychoeducational interventions for caregivers: A systematic review of effects on psychological burden and coping. Journal of Clinical Medicine, 12(4), 1150.

González-Fraile, E., Ballesteros, J., Rueda, J. R., Santos-Zorrozua, B., Pijoan, J. I., & Solà, I. (2019). Psychoeducational interventions for caregivers of people with intellectual disabilities: A systematic review. Cochrane Database of Systematic Reviews, 2019(1), CD011410.

Hatton, C., & Emerson, E. (2020). Families with children with intellectual disabilities: Stress and coping mechanisms. Journal of Applied Research in Intellectual Disabilities, 33(1), 23–35.

Iadarola, S., Levato, L., & Smith, T. (2019). Psychological stress among parents of children with intellectual disabilities. Journal of Intellectual Disability Research, 63(4), 421–433.

Lukens, E. P., & McFarlane, W. R. (2004). Psychoeducation as evidence-based practice: A critical component of family involvement in psychiatric care. Research on Social Work Practice, 14(3), 205–213.

Rosmaharani, S. (2023). Efektivitas psikoedukasi keluarga terhadap mekanisme koping keluarga dengan anak retardasi mental. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(2), 145–154.

Wanti Y, et al. 2016. Gambaran Strategi Koping Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Yang Menderita Gangguan Jiwa Berat. Vol.4 No.1

Wulandari, R.A., Soeharto, S. dan Setyoadi. 2016. Pengaruh Terapi Psikoedukasi Keluarga Terhadap Harga Diri Rendah Dan Beban Keluarga Dengan Anak Retardasi Mental. Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Science). 01(01):23-29. 04(02):184-204

Diterbitkan

2025-12-30