Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Perawat Dalam Melakukan Hand Hygiene Di Rumah Sakit Ummuhani Purbalingga

Penulis

  • Ani Wahyuni universitas muhammadiyah purwokerto
  • Etlidawati Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Kata Kunci:

Faktor-faktor, Hand Hygiene, Kepatuhan Perawat

Abstrak

Hand Hygiene merupakan cara paling efektif untuk mencegah infeksi yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan, praktik ini masih belum dijalankan secara optimal di banyak fasilitas kesehatan. Ada beberapa faktor yang dapat berpengaruh terhadap Tingkat kepatuhan kebersihan tangan umumnya umur, jenis kelamin, Pendidikan, lama bekerja, pengetahuan, sikap dan sarana prasarana pendukung. Penelitian ini untuk mengetahui Faktor–faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam melakukan Hand Hygiene di RSIA Ummuhani Purbalingga. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan survei analitik menggunakan desain Cross Sectional, dengan jumlah sampel 46 responden, yang dilaksanakan di RSIA Ummuhani Purbalingga, pada bulan Januari hingga Juni 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan observasi langsung dan menggunakan kuesioner (Google Form). Data diolah menggunakan SPSS. Analisis Univariat umur 25-35 tahun 76%, 36-45 tahun 24%, jenis kelamin laki-laki 9%, perempuan 91%, Pendidikan, D3 55%, S.Kep+Ners 43%, S2 2%, Lama Bekerja 3-5 tahun 37%, 6-10 tahun 46%, 11-20 tahun 17%, Analisis Bivariat Nilai p>Chi Square 0,05 maka H0 diterima berarti tidak ada hubungan yang signifikasi, dan apabila Nilai p>Chi Square 0,05 maka H0 ditolak sehingga ada hubungan, karakteristik responden umur (0,743), jenis kelamin (0,152), Pendidikan (0,823) dan lama bekerja (0,564) tidak ada hubungan dengan kepatuhan perawat dan pengetahuan (0,028), sikap (0,006), sarana prasarana (0,007) ada hubungan terhadap kepatuhan perawat. Hasil penelitian terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap dan sarana prasarana terhadap kepatuhan perawat dalam melaksanakan Hand Hygiene, tidak terdapat hubungan antara umur, jenis kelamin, Pendidikan dan lama bekerja terhadap kepatuhan perawat dalam melaksanakan Hand Hygiene.

 

Referensi

Bismar, M. (2020). 6 Sasaran Penerapan Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit. Open Science Framework, 6–7, 1–12. https://osf.io

Dinkes Jateng. (2023). Dinkes Tahun 2023 Jawa Tengah.

Fauzia, N., Keperawatan Jabal Ghafur Sigli, A., Keperawatan Jabal Ghafur, A., & Pidie, K. (2018). Pengaruh Faktor Individu Terhadap Kepatuhan Perawat Dalam Melaksanakan Hand Hygiene the Effect of Individual Factors on Nurse Compliance in Implementing Hand Hygiene. Jurnal Ilmu Keperawatan, 6, 1.

Indramayu, S., Indramayu, S., & Indramayu, S. (2022). Hubungan motivasi dan supervisi dengan kepatuhan perawat melakukan hand hygiene. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat UNSIQ, 9(1), 9–16.

Kemenkes. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.27 Tahun 2017 Tentang Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi. Universitas Nusantara PGRI Kediri, 01(857), 1–7. http://www.albayan.ae

Kim, J., Yu, S. N., Jeong, Y. S., Kim, J. H., Jeon, M. H., Kim, T., Choo, E. J., Lee, E., Kim, T. H., & Park, S. Y. (2023). Hand hygiene knowledge, attitude, barriers and improvement measures among healthcare workers in the Republic of Korea: a cross-sectional survey exploring interprofessional differences. Antimicrobial Resistance and Infection Control, 12(1), 93. https://doi.org/10.1186/s13756-023-01296-y

Solikhah, & Amyati. (2022). Biostatistik: Sebuah Aplikasi SPSS dalam Bidang Kesehatan dan Kedokteran.

Sudjana. (2020). Statistik Penelitian. Buku, 2, 321–334. http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/Irsyad

Taufik, M., Sajidin, M., Lestari, I., & Saudah, N. (2024). Hubungan Supervisi dan Motivasi dengan Kepatuhan Perawat dalam Mengisi Form Re-Assessment Risiko Jatuh. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 11198–11206. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11848

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-24