Hubungan Tingkat Nyeri Dan Kualitas Tidur Dengan Pemulihan Luka Pasien Pasca Operasi Open Reduction Internal Fixation RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang

Penulis

  • DENNIS DENNIS POLTEKKES KEMENKES MALANG
  • MARSAID MARSAID POLTEKKES KEMENKES MALANG
  • SUPONO SUPONO
  • SULASTYAWATI SULASTYAWATI POLTEKKES KEMENKES MALANG

DOI:

https://doi.org/10.30651/jkm.v11i1.27969

Kata Kunci:

Tingkat nyeri, Kualitas tidur, Pemulihan luka, Open Reduction Internal Fixation (ORIF).

Abstrak

Latar belakang: Fraktur terjadi ketika kontinuitas tulang terputus, dengan keparahan tergantung pada jenis dan luas cedera. Salah satu penanganannya adalah pembedahan ORIF. Pasien pascaoperasi sering mengalami nyeri yang mengganggu tidur malam, sehingga memperlambat proses penyembuhan luka. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan tingkat nyeri dan kualitas tidur    dengan pemulihan luka pasien pasca operasi  Open Reduction Internal Fixation (ORIF). Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan jumlah sampel 39 pasien pascaoperasi ORIF yang dipilih secara purposive. Pasien yang bersedia menjadi responden meliputi pasien sadar, kooperatif, tidak ada riwayat diabetes, usia 13–50 tahun. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa kuisioner tingkat nyeri, kualitas tidur, dan pemulihan luka pasien. Hasil penelitian:  Hasil uji korelasi Spearman Rank dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan nilai R -0,772 diartikan terdapat hubungan yang kuat antara tingkat nyeri dengan pemulihan luka pasca operasi ORIF dan terdapat nilai p-value sebesar 0,00 (p< 0,05) dengan nilai R -0,789 yang diartikan terdapat hubungan cukup kuat antara kualitas tidur dengan pemulihan luka pasca operasi ORIF Kesimpulan: Terdapat hubungan tingkat nyeri dan kualitas tidur dengan pemulihan luka pasca operasi ORIF.

Referensi

Afrilia, F. I. (2019). Efektivitas Abdominal Binder Terhadap Proses Penyembuhan Luka Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Di Rsud Ngudi Waluyo. Poltekkes Kemenkes Malang.

Alif, G. (2023). Pengaruh Relaksasi Genggam Jari Terhadap Tingkat Nyeri Dan Tingkat Stres Pada Pasien Post Operasi Bedah Mayor Di Rsud Dr. R Soetrasno Kota Rembang.

Alvionita, K. (2021). Hubungan Pola Konsumsi Makanan Dengan Lama Penyembuhan Luka Pada Pasien Post Sectio Caesarea.

Andri, J., Panzilion, P., & Sutrisno, T. (2019). Hubungan Antara Nyeri Fraktur Dengan Kualitas Tidur Pasien Yang Di Rawat Inap. Jurnal Kesmas Asclepius, 1(1), 55–64.

Anisa, P. (2023). Hubungan Komorbid, Usia, Lokasi, Dan Jenis Fraktur Ekstremitas Bawah Dengan Lama Rawat Inap Pada Pasien Post Open Reduction Internal Fixation (Orif) Di Rsud Kanjuruhan Kabupaten Malang.

Anita, R. (2024). Efektivitas Pembalutan Luka Dengan Menggunakan Kasa Steril Dan Opsite Terhadap Proses Penyembuhan Luka Bersih Pasca Bedah Fraktur Di Rsud Dr. Soedono Madiun Penelitian Quasy Eksperimen.

Arifin, Z. (2020). Hubungan Kualitas Tidur Dengan Konsentrasi Belajar Pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (Doctoral Dissertation, Universitas Muhammadiyah Purwokerto).

Armayanti, L. Y., Nataningrat, A. A. I., & Tangkas, N. M. K. S. (2024a). Hubungan Mobilisasi Dini Terhadap Penyembuhan Luka Sectio Caesarea (Sc) Di Ruang Nifas Rumah Sakit Umum Daerah Klungkung. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 8(1), 69–74.

Armayanti, L. Y., Nataningrat, A. A. I., & Tangkas, N. M. K. S. (2024b). Hubungan Mobilisasi Dini Terhadap Penyembuhan Luka Sectio Caesarea (Sc) Di Ruang Nifas Rumah Sakit Umum Daerah Klungkung. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 8(1), 69–74.

Asdar, F. (2018). Hubungan Intensitas Nyeri Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Post Operasi Laparatomi Di Rsud Labuang Baji Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 13(5), 509–513.

Asrulla, A., Risnita, R., Jailani, M. S., & Jeka, F. (2023). Populasi Dan Sampling (Kuantitatif), Serta Pemilihan Informan Kunci (Kualitatif) Dalam Pendekatan Praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320–26332.

Aulia, T. N. (2021). Gambaran Kualitas Tidur Lansia Sesudah Pemberian Relaksasi Otot Progresif.

Daiyana, I., Hermansyah, H., Raharjo, S. B., & Hanum, L. (2024). Mobilisasi Dini Dan Proses Penyembuhan Luka Post Operasi Abdominal Pada Fase Inflamasi. Journal Keperawatan, 3(1), 44–52.

Devlinsky, A., & Putri, D. S. R. (2024). Gambaran Kualitas Tidur Pada Pasien Post Operasi Fraktur Ekstremitas Di Rsud Dr. Moewardi. Sciences And Clinical Pharmacy Research Journal, 1(3).

Erliana, E. (2024). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Post Orif Fraktur: Nyeri Akut Dengan Terapi Relaksasi Benson.

Fauziah, N. (2020). Efektivitas Relaksasi Genggam Jari Dan Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Post Operasi Laparatomi Dengan General Anesthesia Di Rsud Mardi Waluyo Blitar.

Felisa, P. (2023). Pengaruh Kompres Hangat Daun Kelor Terhadap Nyeri Sendi Pada Lansia Dengan Asam Urat Di Desa Tladan Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan.

Gardner, S. E., Frantz, R. A., Bergquist, S., & Shin, C. D. (2005). A Prospective Study Of The Pressure Ulcer Scale For Healing (Push). The Journals Of Gerontology Series A: Biological Sciences And Medical Sciences, 60(1), 93–97.

Gu, X., Zhang, Y., Wei, W., & Zhu, J. (2023). Effects Of Preoperative Anxiety On Postoperative Outcomes And Sleep Quality In Patients Undergoing Laparoscopic Gynecological Surgery. Journal Of Clinical Medicine, 12(5), 1835.

Hakam, M., Yetty, K., & Hariyati, T. (2009). Intervensi Spriritual Emotional Freedom Technique (Seft) Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Pasien Kanker. Jakarta. Makara Kesehatan, 13(2), 95–99.

Hamdiah, D., & Budiyanto, A. (2022). Hubungan Antara Nyeri Dan Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Di Ruang Bedah. Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 6(2), 191–199.

Hariwijaya, M. (2015). Metodologi Dan Penulisan Skripsi, Tesis Dan Disertasi Untuk Ilmu Sosial Dan Humaniora.

Haryono, E., Slamet, M., & Septian, D. (2023). Statistika Spss 28.

Husada, A. K. D. (2020). Asuhan Keperawatan Nyeri Akut Pada Pasien Post Orif Close Fraktur Femuralis Diruang Mawar Kuning Bawah.

Ikhsan, M., Syamsuddin, A., & Mardhiah, A. (2024). Hubungan Intensitas Nyeri Dengan Pemenuhan Kebutuhan Istirahat Dan Tidur Pada Pasien Postoperasi Ekstremitas Bawah Di Rumah Sakit. Getsempena Health Science Journal, 3(2), 92–103.

Illahi, K., P,W. (2024). Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Pasca Operasi Laparatomi Di Ruang Rawat Bedah. Poltekkes Kemenkes Malang.

Kazharo, A., Hakam, M., & Murtaqib, M. (2024). Hubungan Tingkat Nyeri Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Post Operasi Di Rumah Sakit Baladhika Husada Jember. Pustaka Kesehatan, 12(2), 136–144.

Khoriyah, I. (2024). Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Tidur Pada Pasien Post Operasi Di Rumah Sakit Islam Unisma.

Mollayeva, T., Thurairajah, P., Burton, K., Mollayeva, S., Shapiro, C. M., & Colantonio, A. (2016). The Pittsburgh Sleep Quality Index As A Screening Tool For Sleep Dysfunction In Clinical And Non-Clinical Samples: A Systematic Review And Meta-Analysis. Sleep Medicine Reviews, 25, 52–73.

Nissa, L. (2024). Hubungan Kelelahan Kerja (Work Fatigue) Dengan Kualitas Tidur Perawat Kamar Operasi Di Instalasi Bedah Sentral Rsud Karsa Husada Batu.

Nursalam, N. (2019). Konsep Dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan (87). Stikes Perintis Padang.

Oktaviani, A. T., Kusumajaya, H., & Agustiani, S. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penyembuhan Luka Post Operasi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(4), 1703–1712.

Pranata, S., Nugroho, H., & Sujianto, U. (2016). Literature Review Pengaruh Transcutaneous Electrinal Nerve Stimulation (Tens) Terhadap Penyembuhan Luka. Jurnal Keperawatan Dan Pemikiran Iimiah, 2(1), 1–12.

Purwanti, Y. (2023). Hubungan Antara Tingkat Nyeri Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Operasi Di Rumah Sakit Islam Banjarnegara (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Rachmania, F., Huda, N., & Huriani, E. (2023). Pengurangan Nyeri Dan Cemas Dengan Teknik Relaksasi Genggam Jari Pada Pasien Pasca Intervensi Koroner Perkutan: Studi Non-Randomized Controled Trial. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai, 16(1), 12–21.

Ramdhani, M. Z., Nugraha, B. A., & Rahayu, U. (2024). Manajemen Pasca Bedah Pada Kasus Open Fraktur Segmental Cruris: Case Report. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah, 3(6), 3144–3157.

Shelvi, R. (2024). Pengaruh Pemberian Konseling Thinking, Feeling Dan Acting (Tfa) Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Orif Di Rumah Sakit Karsa Husada Batu.

Sugiyono. (2020). Buku Satistika Untuk Penelitian.

Suryadi, S., & Ambarita, M. M. (2022). Terjadinya Nyeri Akibat Kecemasan Pada Pasien Pasca Operasi Orif. Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 1(8).

Syukri, N., Azizah, N., & Desiana, D. (2023). Intensitas Nyeri Berkorelasi Dengan Kebutuhan Tidur Pada Pasien Post Operasi Fraktur Ekstremitas Bawah. Journal Keperawatan, 2(2), 191–198.

Vitri, V. R. (2022). Hubungan Intensitas Nyeri Dengan Strategi Manajemen Nyeri Pada Pasien Fraktur Post Operasi Orif Di Rsu Setia Budi: Field Research. Journal Of Vocational Health Science, 1(1), 24–33.

Wibowo, A. H. A. (2020). Pengaruh Relaksasi Autogenik Terhadap Perubahan Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Operasi Fraktur Di Rsud Dr Sayidiman Magetan.

Wijonarko, Y. P. (2023). Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Skor Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Open Reduction Internal Fixation (Orif) Di Rsi Banjarnegara.

Zarrabi, H., Novin, M. H., Soleimani, R., Shirkhan Maleki, B., & Speily, S. K. (2024). The Psychometric Properties Of The Persian Version Of The Smoking Urge Questionnaire In The General Population. Caspian Journal Of Neurological Sciences, 10(3), 218–224.

Diterbitkan

2026-03-24