Analisis Karakteristik Ibu Hamil Dengan Hasil Pemeriksaan HBsAg Di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto
DOI:
https://doi.org/10.30651/jkm.v10i4.27494Kata Kunci:
Kata Kunci: HBsAG, Ibu Hamil, Imunisasi TT, Pendidikan, Paritas, Umur.Abstrak
ABSTRAK
RISKA AKMALIA INA. Analisis karakteristik ibu hamil dengan hasil pemeriksaan HBsAG di wilayah kerja Puskesmas Limboto. Dibimbing oleh HARISMAYANTI sebagai ketua dan ANI RETNI sebagai anggota.
Infeksi hepatitis B (HBV) pada ibu hamil telah menjadi perhatian dunia karena penularan yang paling sering terjadi di seluruh dunia, hepatitis B memiliki dampak yang tidak baik pada ibu hamil seperti penularan pada janin dalam kandungan, kelahiran premature, keguguran, infeksi hepatitis B setelah lahir. Seluruh ibu hamil memiliki resiko mengalami hepatitis B karena beberapa faktor seperti usia ibu hamil, paritas, pendidikan dan riwayat imunisasi TT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui umur, riwayat imunisasi TT, paritas serta pendidikan dengan hasil pemeriksaan HBsAG. Penelitian ini menggunakan metode observasi analitik dengan pendekatan cross sectional, jumlah populasi sebanyak 321 orang dengan jumlah sampel sebanyak 76 orang. Teknik Pengambilan Sampel digunakan teknik purposive sampling, Instrumen penelitian menggunakan Buku KIA dan lembar Demografi. Data dianalisis dengan uji Uji Chi Square dengan kemaknaan α sebesar 5% (p < 0.05). Hasil penelitian menunjukan umur ibu hamil dengan kejadian HBsAg diperoleh nilai Vpalue 0.151, riwayat imunisasi TT dengan kejadian HBsAg diperoleh nilai Vpalue 0.000, paritas dengan kejadian HBsAg diperoleh nilai Vpalue 0.007, pendidikan dengan kejadian HBsAg diperoleh nilai Vpalue0.049. yang berarti terdapat hubungan riwayat imunisasi TT, paritas serta pendidikan dengan hasil pemeriksaan HBsAG sedangkan tidak terdapat hubungan umur dengan hasil pemeriksaan HBsAG. Untuk pihak puskesmas memberikan edukasi pada ibu hamil tentang HBsAG sehingga ibu hamil dapat melakukan pencegahan dengan cara melengkapi status imunisasi TT serta melakukan persalinan difasilitas kesehatan, makanan yang dikomsumsi dimasak sampai matang dan menghindari kontak dengan hewan peliharaan. Untuk ibu hamil melakukan pencegahan dengan cara melakukan semua anjuran dari tenaga kesehatan agar tidak mudah terinfeksi HBsAG+.
Kata Kunci: HBsAG, Ibu Hamil, Imunisasi TT, Pendidikan, Paritas, Umur.
Referensi
Arnindita. (2019). Faktor yang berhubungan dengan positivitas anti HBs pada balita yang mendapatkan vaksin hepatitis di wilayah kerja Puskesmas Sidotopo Wetan Surabaya. Skripsi.
Harahap. (2019). Faktor Risiko Kejadian Hepatitis B Pada Ibu Hamil di Kabupaten Luwu Timur. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 4(3), 432–438.
Hidayah. (2023) Literature Review: Faktor Penyebab Hepatitis B Pada Ibu Hamil. Jurnal Multidisiplin Indonesia, Volume 2 No. 3.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2021. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Infodatin Hepatitis 2018. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes, R. I. (2016). Pedoman pengendalian hepatitis virus. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Khumaedi. (2017). Skrining Penyakit Menular Pada Ibu Hamil Di Rumah Sakit Umum Daerah Kwaingga Kabupaten Keerom. J Anal Med Biosains. 2021;8(1):60-64.
Laga. (2023). Karakteristik Ibu Hamil Dengan Hepatitis B Di Rsud Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Barigas: Jurnal Riset Mahasiswa Volume 1, Juli(2): 74-81, 2023.
Ngaira. (2017). Faktor Penyebab Hbsag Reaktif Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Di Puskesmas Bojong Kabupaten Tegal Tahun 2019. 4–6.
Novianti. (2022). eterminan Faktor Risiko Kejadian Infeksi Virus Hepatitis B Pada Ibu Hamil. J Ilm Kesehat Pencerah. 2020;09(2):104-114.
Octavianto. (2021). gambaran hasil pemeriksaan hbsag pada ibu hamil trimester 3 di UPTD Puskesmas 1 Denpasar Utara. Skripsi.
Pither M, Yusuf A, Aziz R. (2021). Faktor Risiko Kejadian Hepatitis B pada Ibu Hamil di Kabupaten Luwu Timur. The Ind J of Healt Prom. 2021;4(3):432-438.
Puskesmas Limboto. (2023). Jumlah Ibu Hamil dengan Resiko. Limboto. Provinsi Gorontalo.
Ritonga. (2021). Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hepatitis B Surface Antigen (HBsAg) Reaktif Terhadap Ibu Bersalin di Rumah Sakit TK III Dr. R Soeharsono Banjarmasin 2017. J Kesehat Indones.;8(3):161–5.
Santi Sundary Lintang dan Nurseha. (2022). Gambaran Karakteristik Ibu Hamil Dengan Hbsag Positif Di Wilayah Kerja Puskesmas Kramatwatu. Journal Of Midwifery Vol. 10 No. 1 April 2022.
Sulasmi. (2020). Faktor Risiko Hepatitis B Pada Ibu Hamil Di Kota Makassar. J Muslim Community Heal. 2021;2(3):22–45.
Surapathi. (2023).. Husband's Behavior and Early Marriage as Risk Factors for Hepatitis B Virus Infection among Pregnant Women in Karangasem, Bali, Indonesia. Pub Healt and Prev Med Arch. 2021;9(1):32-37.
Tanadi. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Kejadian Hepatitis B Di Puskesmas Beringin Kecamatan Lubai Kota Palembang. J Ilmu Kedokt Dan Kesehat. 5(3):224-231. Doi:10.33024/.V5i3.965.
WHO. (2021). World Hepatitis Day 2021 Invest in Eliminating Hepatitis. France: World Helath Organization.
Yap. (2019). Hubungan Tingkat Frekuensi Ibu Usg Terhadap Keputusan Teknik Persalinan. Wellness Heal Mag. 2019;1(2):187-192.
Yulia. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hepatitis B Pada Ibu Hamil. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 14 No 1.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Riska Amalia Ina, Harismayanti, Ani Retni

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis tetap memegang hak atas karyanya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal ini yang secara simultan karya tersebut dilisensikan di bawah:Â Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)







