Penerapan Relaksasi Autogenik Terhadap Masalah Keperawatan Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak Efektif Pada Lansia Dengan Hipertensi

Penulis

  • Ananda Zahara Aulia Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru
  • Ezalina Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Payung Negeri Pakanbaru, Riau,Indonesia
  • Candra Saputra Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Payung Negeri Pakanbaru, Riau,Indonesia
  • , Ifon Drisposwana Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Payung Negeri Pakanbaru, Riau,Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30651/jkm.v10i3.26639

Kata Kunci:

hipertensi, lansia, Kata Kunci: Efektivitas, Terapi Relaksasi Autogenik, Kecemasan, Pasien Diabetes Melitus

Abstrak

Pendahuluan : Lanjut usia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Hipertensi lansia terjadi akibat adanya proses menua yang di salah satunya ditandai dengan adanya penurunan elastisitas dinding aorta, katub jantung menebal dan kaku, penurunan kemampuan jantung untuk memompa darah, sehingga tekanan darah meningkat. Tujuan Karya Ilmiah Akhir Ners adalah memberikan gambaran tentang hasil praktik Profesi Ners dengan Aplikasi Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Penerapan Terapi Relaksasi Autogenik Terhadap Masalah Keperawatan Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak Efektif Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Desa Sungai Putih Kac. Tapung Kab.Kampar. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan intervensi keperawatan pemberian terapi relaksasi Autogenik terhadap penderita hipertensi. Penulis mulai tanggal 17- 22 Februari 2025. Keunggulan dari terapi relaksasi Autogenik adalah kemampuannya untuk mengurangi tekanan, mengurangi ketegangan pada otot, menurunkan detak jantung, mengubah tingkat lemak dalam tubuh, serta mengurangi proses peradangan. Metode relaksasi memberikan keuntungan bagi otak, yaitu meningkatkan gelombang alfa sehingga menciptakan keadaan tenang dan segar serta meningkatkan fokus. Pelaksanaan terapi relaksasi Autogenik dilakukan selama 2 hari dilakukan selama 15 menit. Hasil dari studi kasus ini setelah dilakukan sebanyak 2 hari subjek menerapkan terapi relaksasi Autogenik menunjukkan rata-rata setelah diberikan terdapat perbedaan yang signifikan keberhasilan keluarga terhadap aktivitas yang disarankan sebelum dan sesudah diberikan relaksasi Autogenik dan terdapat perbedaan yang signifikan antara intensitas nyeri sebelum dan sesudah terapi relaksasi autogenik pada lansia dengan Hipertensi

Referensi

Armitha, Syaipuddin, & Jamaluddin, M. (2024). Hubungan Antara Asupan Garam Harian Dengan Keseimbangan Tekananan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Bantimurung. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 4, 2024.

Ashari, F., Kurniyanti, M. A., & Patemah. (2023). Efektifitas Terapi Relaksasi Autogenik Terhadap Tekanan Darah Lansia Dengan Hipertensi di Desa Patihan Kec. Widang Kab. Tuban. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 3300–3308.

Astutik, M. F., & Mariyam, M. (2021). Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Menggunakan Terapi Rendam Kaki Dengan Air Hangat. Holistic Nursing Care Approach, 1(2), 77. https://doi.org/10.26714/hnca.v1i2.10991

Bisnu, M., Kepel, B., & Mulyadi, N. (2017). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Derajat Hipertensi pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Ranomuut Kota Manado. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 5(1), 108807.

Ferrel Rizal Ramadhan, L. (2023). PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI AUTOGENIK PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS METRO. Jurnal Cendikia Muda, 3, 260–267.

Kemenkes. (2023). Buku Pedoman Hipertensi 2024. Buku Pedoman Pengendalian Hipertensi Di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, 1–71.

Putri, J. P., & Natalia, J. (2022). The Dynamics Of Aging Process Adaptation From the Late Adulthood To the Elderly in Panti Werdha X. Psikostudia : Jurnal Psikologi, 11(3), 467. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v11i3.8461

Rahmiati, C., & Zurijah, T. I. (2020). Pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah. Jurnal Penjaskesrek, 7(1), 15–28.

Rejo. (2024). Journal of Language and Health Volume 5 No 2 , Agustus 2024. 2024, 5(2), 561–570.

Rejo, R., & Nurhayati, I. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Hipertensi dengan klasifikasi Hipertensi. Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian, 18(2), 72–80. https://doi.org/10.26576/profesi.v18i2.50

Riyada, F., Amanah Fauziah, S., Liana, N., & Hasni, D. (2024). Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Resiko Hipertensi pada Lansia. Scientific Journal, 3(1), 27–47. https://doi.org/10.56260/sciena.v3i1.137

Sawitri, E., Zukhri, S., & Oktavia, E. A. (2022). Hubungan Pengetahuan Ddngan Tingkat Dukungan Keluarga dalam Upaya Mengontrol Hipertensi pada Lansia. Jurnal Keperawatan Galuh, 4(2), 79. https://doi.org/10.25157/jkg.v4i2.8611

Setyawati, D., Aisah, S., Ernawati, E., Soesanto, E., & Al Jihad, M. N. (2023). Empowering the Elderly with Hypertension Exercise as an Effort to Lower Blood Pressure 1. Janesha, 1(1), 1–6.

Suanda Saputra, S. A. (2023). PENURUNAN NYERI KEPALA MELALUI TEKNIK RELAKSASI AUTOGENIC PADA PENDERITA HIPERTENSI. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 14(1), 345–353.

Triprabowo, H., Kusyairi, A., & Salam, A. salam. (2023). Pengaruh Relaksasi Autogenik Terhadap Loneliness. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 2(10), 118–129.

Ummah, M. S. (2019). Proses Keperawatan Pendekatan Teori dan Praktik. Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Cerdas

Wardani, D., & Adriani, P. (2022). PERUBAHAN TINGKAT NYERI AKUT PASIEN HIPERTENSI Application Of Provisioning Autogenic Relaxation Theraphy To Changes In Acute Pain Level In Hypertension Patients. 3(1), 7–12.

Diterbitkan

2025-09-15