Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kesehatan Jiwa Remaja Pertengahan di SMA Widyagama Malang
DOI:
https://doi.org/10.30651/jkm.v11i1.28609Kata Kunci:
Dukungan keluarga, Remaja, Kesehatan jiwaAbstrak
Background: Remaja pertengahan adalah masa yang penting dalam perkembangan manusia, pada masa ini remaja mengalami perubahan fisik, emosional, dan sosial yang signifikan sehingga rentan mengalami masalah kesehatan jiwa. Dukungan keluarga yang baik dapat membantu remaja menghadapi tantangan, yang dapat mencegah masalah kesehatan jiwa remaja.
Objective: to identify Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga terhadap kesehatan jiwa remaja pertengahan di SMA Widyagama Malang.
Methods: This article
Metode penelitian ini menggunakan rancangan korelasional dengan desain cross-sectional. Variabel independent dukungan keluarga dan variabel dependent kesehatan jiwa. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X, XI, dan XII. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate random sampling. Sampel penelitian sebanyak 87 responden
Results: Hasil uji statistik menggunakan Spearmank Rank pada aspek difficult diperoleh p=0.000 (nilai p ≤ 0.05 artinya terdapat korelasi) dan r = 0.500 (kekuatan korelasi kategori cukup) pada aspek strength diperoleh p=0.000 (nilai p ≤ 0.05 artinya terdapat korelasi) dan r = 0.417 (kekuatan korelasi kategori cukup). Artinya terdapat hubungan dukungan keluarga terhadap kesehatan jiwa remaja pertengahan di SMA Widyagama Malang.
Conclusion: Hasil tersebut menunjukkan bahwa keluarga berperan dalam menjaga kesehatan jiwa remaja. Semakin tinggi dukungan keluarga yang diberikan semakin baik kesehatan jiwa remaja, sebaliknya semakin rendah dukungan kelurga yang diberikan maka semakin buruk kesehatan jiwa remaja. Hasil penelitian ini diharapkan remaja lebih terbuka pada keluarga ketika mengalami masalah kesehatan jiwa dan bagi sekolah dapat mengadakan bimbingan kepada remaja atau keluarganya untuk mendukung kesehatan jiwa remaja
Referensi
Ardiansyah, S., Tribakti, I., Suprapto, S., Febriani, I., Saripah, E., Kuntoadi, G. B., Zakiyah, Z., Kusumawaty, I., Rahayu, M., Putra, E. S., Narulita, S., Juwariah, T., & Akhriansyah, M. (2023). Buku Ajar Kesehatan Mental.
Anzani, G. F., & Susilo, R. (2020). Hubungan dukungan sosial keluarga dan strategi koping dengan kesehatan mental narapidana di lembaga pemasyarakatan kelas IIA purwokerto. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, September, 385–389.
Azzahra, A. A., Shamhah, H., Kowara, N. P., & Santoso, M. B. (2022). Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Mental Remaja. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 2(3), 461.
Dinas Kesehatan Kota Malang. (2023). Kota Malang Tahun 2022. Dinas Kesehatan Kota Malang, 45, 1–226.
Firlianty, R. (2023). Family Support System Dalam Peningkatan Kesehatan Mental Pada Remaja Di Rt 034 Rw 07 Kelurahan Sei Lais Kecamatan Kalidoni. SAFARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(3), 125–133.
Irawan, A. T., & Nuryawati, L. S. (2024). Dukungan Keluarga Secara Emosional Terhadap Mental Remaja Pada Siswa Kelas XI Teknik Komputer dan Jariangan di SMK N 1 Majalengka. Journal of Nursing Practice and Science, 6–15.
Janah, S. A., Rohman, R. I., & Nurzaman, D. I. (2023). Pembelajaran Kognitifistik sebagai Upaya Respon Terhadap Dampak IPTEK. Jurnal Global Futuristik, 1(2), 128–134.
Kholifah, N., & Sodikin, S. (2020). Hubungan pola asuh orang tua dan lingkungan teman sebaya dengan masalah mental emosional remaja di SMP N 2 Sokaraja. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(2), 99–108.
Kurniawati, K. I., Yulianto, S., & Putri, D. S. R. (2023). Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kesehatan Jiwa Remaja Awal Di Mts Negeri 2 Karanganyar. 1–8.
Kusumawardani, E. (2023). Buku Urgensi Pelibatan Orangtua untuk Anak Remaja.
Kustiawan, R., Cahyati, P., & Nuralisah, E. (2023). Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Skizofrenia Dengan Dukungan Sosial Keluarga Dalam Perawatan Pasien Skizofrenia. Media Informasi, 19(1), 1–6.
Mudak, S., & S. Manafe, F. (2023). Pemulihan Citra Diri Remaja Madya: Integrasi Psikologi dan Teologi. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 5(1), 60–72.
Oktafia Hasanah, W., & Tiara Haziz, F. (2021). Nosipakabelo: Jurnal Bimbingan Konseling Implementasi Teori Humanistik Dalam Meningkatkan Kesehatan Mental. Jurnal Bimbingan Konseling, 2(2), 79.
Syakarofath, N. A. (2021). Masalah emosi dan perilaku remaja: Studi awal masalah kesehatan mental di Kabupaten Pamekasan, Indonesia. Mediapsi, 7(2), 141–149.
Warsito, T. D., & Dian Ayubi. (2024). Gambaran Perilaku Ditinjau dari Faktor Kesulitan Emosional dan Pro-Sosial Remaja di Kota Bekasi Tahun 2023. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(5), 1300–1312.
Wetik, S. V., & Laka, A. M. A. L. (2023). Gambaran Kesehatan Mental Remaja. Jurnal Keperawatan Tropis Papua, 6(1), 19–25.
Yohanes, H. (2024). Cyberbullying Terhadap Kesehatan Mental Remaja Wanita Dengan Latar Belakang Broken Home. Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan Dan Kebidanan, 2(3), 01–11.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Anggyta Fevtikasari, Kurnia laksana, Nining Loura Sari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis tetap memegang hak atas karyanya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal ini yang secara simultan karya tersebut dilisensikan di bawah:Â Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)







