The Determinants Self-Care of Diabetic Foot Ulcer Incidence Diabetes Mellitus Patients
DOI:
https://doi.org/10.30651/jkm.v10i4.28477Kata Kunci:
Self Care, Ulkus Kaki Diabetikum, Diabetes Mellitus, DeterminanAbstrak
Latar Belakang: Ulkus kaki diabetikum merupakan komplikasi kronis Diabetes Mellitus (DM) yang sering menyebabkan kecacatan dan amputasi. Kejadian ulkus kaki berkaitan erat dengan perilaku self care pasien, termasuk diet, aktivitas fisik, kepatuhan obat, monitoring gula darah, dan perawatan kaki. Tujuan dalam penelitian ini untuk Mengetahui determinan self care terhadap kejadian ulkus kaki diabetikum pada pasien Diabetes Mellitus. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah populasi 91 dengan sampel 73 pasien DM yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) untuk menilai self care dan lembar observasi kejadian ulkus kaki diabetikum. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square dan regresi logistik untuk menentukan faktor determinan. Hasil: Hasil menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara self care dengan kejadian ulkus kaki diabetikum (p < 0,05). Perawatan kaki merupakan faktor paling dominan (OR = 0,0004; CI95%), diikuti oleh monitoring gula darah dan kepatuhan pengobatan. Kesimpulan: Self care memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian ulkus kaki diabetikum, dengan perawatan kaki sebagai faktor penentu utama. Edukasi intensif terkait self care, khususnya perawatan kaki dan monitoring gula darah, diperlukan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Referensi
Alkhalefah, AlTuraiki I, and Alwaijry N, (2025) Advancing Diabetic Foot Ulcer Care: AI and Generative AI Approaches for Classification, Prediction, Segmentation, and Detection : Healthcare, 13(6), 648 (2025) https://doi.org/10.3390/healthcare13060648
American Diabetes Association. (2023). Standards of Medical Care in Diabetes. Diabetes Care.
Boulton, A. J. M., et al. (2020). The diabetic foot: epidemiology, risk factors, and prevention. Nature Reviews Endocrinology, 16(6), 297–309.
Fijianto D, Rejeki H, Faradisi F, & Pratiwi YS (2024). Screeningkondisi Keluarga Yang Berisiko Menderita Diabetes Mellitus Di Desa Tangkil Kulon Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, Vol. 4, No.2, Juli 2024. https://doi.org/10.51771/jukeshum.v4i2.686
Grahani, F. O., Mardiyanti, R., Sela, N. P., & Nuriyah, S. (2021). Pengaruh Psychological Wellbeing (PWB) terhadap Motivasi Berprestasi Mahasiswa di Era Pandemi. Jurnal Psikologi: Media Ilmiah Psikologi, 19(01), 46–51. https://doi.org/10.47007/jpsi.v19i2.182
Hardianti, R., Erika, E., & Nauli, F. A. (2021). Hubungan Antara Rasa Syukur Terhadap Kesehatan Mental Remaja Di Sma Negeri 8 Pekanbaru. Jurnal Ners Indonesia, 11(2), 215. https://doi.org/10.31258/jni.11.2.215-227
Indah Roziah Cholilah, & Anugrah Sulistiyowati. (2022). Gratitude dan Psychological Well Being pada Penyintas Covid-19. Jurnal Riset Psikologi, 115–122. https://doi.org/10.29313/jrp.v2i2.1601
Joeliantina, A., Norontoko, D. A., Adinata, A. A., Ragayasa, A., & Hamid, I. N. (2024). Self-care of chronic illness prevents the risk of diabetic foot ulcers in patients with diabetes: a cross-sectional study. Jurnal Ners, 19(1), 39–46. https://doi.org/10.20473/jn.v19i1.48387
Kalsum, U., Anwar H, S., Astrid, A., & Jumari, J. (2020). Penerapan Program Edukasi Perawatan Kaki (3STEPFUN) Dalam Meningkatkan Perilaku Merawat Kaki Untuk Pencegahan Ulkus Diabetikum Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Aliansi Rumah Sakit Islam Jakarta Tahun 2019. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 10(2), 151–159. https://doi.org/10.52643/jbik.v10i2.1067
Muhlisin, A., & Irdawati. (2010). Teori self care dari Orem dan pendekatan dalam praktek keperawatn. Berita Ilmu Keperawatan, 2(2), 97–100. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/2044/BIK_Vol_2_No_2_9_Abi_Muhlisin.pdf?sequence=1 https://doi.org/10.23917/bik.v2i2.3800
Nurmaidah, R., Widayati, N., & Sutawardana, J. H. (2021). Hubungan Spiritual Well-Being dengan Hardiness pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Poliklinik RS Tingkat III Baladhika Husada Jember. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 9(3), 402. https://doi.org/10.20527/dk.v9i3.9179
Obilor HN, Ibbetson H, Weisz T, Veryha O, Botros M, Wilson R, Tranmer T, & Woo K. (2023) Developing a social media based self management program for the prevention of diabetes related foot ulceration in persons with diabetes: protocol steps: Wound Practice and Research, 31(3), 106–119 (2023) https://doi.org/10.33235/wpr.31.3.106 119
Orem, D. E. (2001). Nursing: Concepts of Practice. Mosby.
Qi H, Zhang T, Hou L, Li Q, Huang R, & Ma L (2025) Research progress on risk prediction models for the diabetic foot Acta Diabetologica (April 2025) https://doi.org/10.1007/s00592 025 02505 3
Saragih, H., Simanullang, M. S. D., & Br Karo, L. F. (2022). Hubungan Self Care Dengan Kualitas Hidup Pasien Dm Tipe 2. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA, 8(2), 147–154. https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v8i2.1001
Shrivastava, S. R., et al. (2013). Role of self-care in management of diabetes mellitus. Journal of Diabetes & Metabolic Disorders, 12(14).
Soethama, K. P. R., Herawati, S., & Subawa, N. (2020). Hubungan antara kadar gula darah puasa dengan kadar trigliserida pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Bali. Jurnal Medika Udayana, 9(5), 53–57. https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum53 https://doi.org/10.24843/MU.2020.V09.i5.P10
Sofiani, Y., Kamil, A. R., & Rayasari, F. (2022). The relationship between illness perceptions, self-management, and quality of life in adult with type 2 diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 10(3), 187–195. https://doi.org/10.24198/jkp.v10i3.2135
Vitniawati V, Suprapti T, & Azis Muslim DN (2024) Diabetes Self Management Education terhadap Perilaku Pencegahan Diabetic Foot Ulcer Berulang : Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(1), artikel no. 5372 (2024) https://doi.org/10.37287/jppp.v7i1.5372
WHO. (2022). Global Report on Diabetes. Geneva: World Health Organization.
Widiasari, K. R., Wijaya, I. M. K., & Suputra, P. A. (2021). Diabetes Melitus Tipe 2: Faktor Risiko, Diagnosis, Dan Tatalaksana. Ganesha Medicine, 1(2), 114. https://doi.org/10.23887/gm.v1i2.40006
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nur Hamim

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis tetap memegang hak atas karyanya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal ini yang secara simultan karya tersebut dilisensikan di bawah:Â Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)







