Hubungan Hemodialisis Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik di RSUD dr. H Abdul Moeloek Bandar Lampung

Hemodialisis, Kualitas Hidup, Pasien Gagal Ginjal Kronik

Authors

  • Salwa Anastasya Amartya Universitas Malahayati
  • Rika Yulendasari Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati
  • Lolita Sary Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati
  • Dessy Hermawan Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

DOI:

https://doi.org/10.30651/jkm.v10i4.27542

Keywords:

Hemodialysis, Quality of Life, Chronic Kidney Failure

Abstract

Introduction: In Indonesia, projections indicate that the count of individuals suffering from kidney failure is set to rise from 19,612 to 100,000 between 2014 and 2019. The occurrence of those receiving hemodialysis, both seasoned and newcomers, from January to October 2024, reached 255 new patients alongside 352 longstanding patients. However, data concerning the quality of life for chronic kidney failure patients undergoing Hemodialysis therapy is currently nonexistent and has yet to be uncovered.
Purpose: It's recognized that a connection exists between hemodialysis (in terms of duration/time, frequency, and length of HD therapy) and the quality of life of patients with chronic kidney failure.
Methods: This study employs a quantitative research methodology utilizing an observational design framed within a cross-sectional approach. The population considered for this investigation was gathered from January through October 2024, with a total of 255 patients, out of which the sample comprised 156 newly diagnosed chronic kidney failure patients receiving hemodialysis. The method of sampling applied was accidental sampling. The research instrument utilized is the quality of life assessment (WHOQOL-BREF), which consists of 25 items. The analysis conducted includes both univariate and bivariate analyses, utilizing the Spearman rank test.
Results: Findings from the study indicated that the majority of participants underwent hemodialysis for a duration of ≥3 hours per session, totaling 143 respondents (91.7%). The majority received hemodialysis twice a week, comprising 117 respondents (75.0%). Moreover, most of the respondents had been undergoing hemodialysis for a period of 12-24 months, totaling 69 respondents (44.2%), and a significant number reported a favorable quality of life, amounting to 48 respondents (30.8%). Statistical tests utilizing the Spearman rank test for the duration/time of HD in relation to quality of life yielded a p-value of 0.001.

References

Aisara, Sitifa et al. (2018). Gambaran Klinis Penderita Penyakit Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Andalas 7(1):42–50.

Anggraini, D., Klinik, B. P., Kedokteran, F., Baiturrahmah, U., Raya, J., Aie, P., Padang, P. K., & Indonesia, S. B. (2022). Aspek klinis dan pemeriksaan laboratorium penyakit ginjal kronik clinical aspects and laboratory examination of Chronic kidney disease. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2),236 239.https://ojs.uniskabjm.ac.id/index.php/ANN/article/view/9229

Asih, E. Y., & Aji, Y. G. T. (2022). Gambaran Kualitas Hidup Pasien Dengan Penyakit Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di RSAU dr. Esnawan Antariksa. Jurnal Kesehatan Mahardika, 9(2), 29-36.

Collein, I., & Aminuddin. (2023). Monografi: Edukasi Pasien Penyakit Gagal Ginjal Kronik Dengan Model Kado. Jawa Tengah: Eureka Media Aksara.

Devi, S., & Rahman, S. (2022). Hubungan Lama Menjalani Terapi Hemodialis Dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Gagal Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida. Jurnal Ilmiah Kohesi, 6(1), 61-67

Fitriani, D., Pratiwi, R.D., Saputra, R., & Haningrum, K.S. (2020). Hubungan Lama Menjalani Terapi Hemodialisis Dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Dr Sitanala Tangerang. Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 4(1), 70-78.

Galaresa, A. V. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang mendapatkan hemodialisis di Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center. Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, 5(1), 14–19. https://doi.org/10.47710/jp.v5i1.207

Gilbert, S. F., & Weiner, D. E. (Eds.). (2022). National kidney foundation primer on kidney diseases, E-Book. Elsevier Health Sciences.

https://usrds-adr.niddk.nih.gov/2023/chronic-kidney-disease/1-ckd-in-the-general-population diakses pada tanggal 12 Desember 2024

https://www.pernefri.org/konsensus/Konsensus%20GGA.pdf diakses pada tanggal 12 Desember 2024

Idarahyuni et al. (2019). Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronis (GGK) Yang Menjalani Terapi Hemodialisis Di Unit Hemodialisa RSAU Dr. M. Salamun Bandung. Jurnal Kesehatan Aeromedika 17–23.

Inayati, A., Hasanah, U., Maryuni, S., Dharma, A., & Metro, W. (2021). Dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Ahmad Yani Metro. Jurnal Wacana Kesehatan, 5(2), 588.

Ipo, A., Aryani, T., & Suri, M. (2016). Hubungan jenis kelamin dan frekuensi hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 5(2), 46-55.

Kusuma, A. H. (2022). Hubungan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di Ruang Hemodialisa Rsud Merauke. Jurnal Ilmiah Obsgin, 14(4), 156–163.

Kusuma, H., Suhartini, S., Ropiyanto, B.C., Hastuti, D.W., Hidayati, W., Sujianto, U., Widyaningsih, S., Lazuardi, N., Yuwono, H.I., Husain, F., Galih, E., Selvia, A., & Benita, Y. M. (2019). Buku Panduan Mengenal Penyakit Ginjal Kronis dan Perawatannya. Jawa Tengah: Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Laiya, G.K.E. (2023). Hubungan Lama Menjalani Hemodialisa Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik di RSUP H. Adam Malik Medan. Stikes Santa Elizabeth Medan.

Naryati, N., Aisyah, A., Widakdo, G., Nuraenah, N., Handayani, R., Waluyo, K.I., Mahmudah, A., & Adelia, A. (2023). Peningkatan Kemampuan Adekuasi Perawat Ruang Hemodialisa. Jakarta: Tata Mutiara Hidup Indonesia.

Natalia, S., Suangga, F., Pramadhani, W., & Isnaini. (2023). Hubungan antara lama menjalani hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di Ruang Hemodialisa Di Salah Satu RSUD Di Batam. An-Najat : Jurnal Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 1(2).

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nugraha, A.B., & Idramsyah, I. (2023). Pengembangan Intervensi Manajemen Hemodialisa Untuk Mengatasi Hipervolemia Pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD). Bengkulu-Yogyakarta: Yayasan Sahabat Alam Rafflesia.

Pakpahan, M., Siregar, D., Sulistyawaty, D., Mustar, T., Ramadany, R., Manurung, I, E., Sianturi, E., Tompunu, G,R, M., Sitanggang, F, Y., & Maisyarah, M. (2021). Promosi Kesehatan & Perilaku Kesehatan. Mdan: Yayasan Kita Menulis.

Perhimpunana Nefrologi Indonesia. (2011). Konsensus Peritoneal Dialisis Pada Penyakit Gagal Ginjal Kronik. Jakarta: Educational Grant

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2018). Laporan Provinsi Lampung Riskesdas 2018/ Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (LPB)

Ruhmadi, E., & Budi, A.H. (2021). Monografi Quality of Life Pada Pasien Terminal Illness. Cipedes Tasikmalaya: Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia.

Setyo Budi, I., Amelia Rahmawati, P., Ayu Setiyowati, M., Ni, N., Afriyani, N., & Karina Damayanti, Y. (2023). Literatur review: pengaruh hemodialisis terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Jurnal Profesi Keperawatan, 10(2). http://jurnal.akperkridahusada.ac.id

Sitanggang, T. W., Anggraini, D., & Utami, W. M. (2021). Hubungan antara kepatuhan pasien menjalani terapi hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis di ruang hemodialisa RS. Medika BSD tahun 2020. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 8(1), 129-136.

Siwi, Adiratna Sekar, and Amin Aji Budiman. (2021). Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi. 09.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Bandung: CV Alfabet.

Sulistyowati, R. (2023). Asuhan Keperawatan Pada Klien Gagal Ginjal. Malang: Unisma Press.

Susanto, H.F. (2020). Penyakit Ginjal Kronis (Chronic Kidney Disease) dan Hipertensi. Malang: CV Seribu Bintang.

Tapan, E., dr., M.H.A. (2023). Penyakit Ginjal Kronis dan Hemodialisis. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Wahyuni, P., Miro, S., & Kurniawan, E. (2018). Hubungan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik dengan diabetes melitus di RSUP Dr. M Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(4), 480-485

Downloads

Published

2025-12-30