Isi Artikel Utama

Abstrak

Pengelolaan minyak jelantah di lingkungan pesantren masih menjadi tantangan, karena sebagian besar limbah tersebut dibuang langsung ke saluran air dan berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri serta pengelola Pesantren Daarul ’Uluum Lido Bogor dalam mendaur ulang minyak jelantah menjadi sabun cair organik yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan dengan pendekatan partisipatif, meliputi sosialisasi, demonstrasi, serta praktik langsung pembuatan sabun cair organik. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta penyebaran kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata post-test peserta, disertai partisipasi aktif dalam sesi praktik dan diskusi. Berdasarkan instrumen kuesioner evaluasi, 100% peserta sangat setuju bahwa kegiatan ini menambah pengetahuan tentang daur ulang minyak jelantah, 97% sangat setuju bahwa metode penyampaian menarik dan interaktif, serta 90% sangat setuju merasa termotivasi untuk menerapkan pengetahuan tersebut di lingkungan pesantren. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan peserta untuk mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai guna. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi dalam membangun budaya inovasi hijau dan dapat menjadi model pengembangan green pesantren yang mandiri dan berwawasan lingkungan.

Kata Kunci

Inovasi Hijau Daur Ulang Limbah Minyak Jelantah Sabun Cair Organik

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Putri, L. R., Novianto, S., Supriyadi, Utami, I. W., Cahyati, S., Puspa, S. D., … Daniel. (2026). Inovasi Hijau: Daur Ulang Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cair Organik di Lingkungan Pesantren. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(3), 1000–1016. https://doi.org/10.30651/aks.v10i3.28578

Referensi

  1. Aladedunye, F. A., & Przybylski, R. (2009). Degradation and nutritional quality changes of oil during frying. JAOCS, Journal of the American Oil Chemists’ Society, 86(2), 149–156. DOI: https://doi.org/10.1007/s11746- 008-1328-5
  2. Ambreen, G., Siddiq, A., & Hussain, K. (2020). Association of long-term consumption of repeatedly heated mix vegetable oils in different doses and hepatic toxicity through fat accumulation. Lipids in Health and Disease, 19(1), 69. DOI: https://doi.org/10.1186/s12944-020-01256-0
  3. Ayu, N. A., Debry, O. A., Gideon, S. B., Anita, R., Mei, F. Z., Yogi, I. M., Nilna, F. U. R., Boy, E. G., Naafi’, P. P., Elena, B. H., & Akhmad, H. A. Membangun Kesadaran Lingkungan melalui Aksi: Program CANTIK sebagai Model Pengelolaan Limbah Minyak Jelantah Berbasis Masyarakat. (2024). Jurnal Pengabdian Sosial, 1(10), 1581-1588. DOI: https://doi.org/10.59837/4r11tw09
  4. Damayanti, F., Supriyatin, T., & Supriyatin, T. (2020). Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Sebagai Upaya Peningkatan Kepedulian Masyarakat Terhadap Lingkungan. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1). DOI: https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i1.4434
  5. Fernando, A., Hakim, D. L., & Hamzah, D. A. (2025). Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga: Pelatihan Minyak Jelantah Jadi Sabun Ramah Lingkungan . Jurnal Pemberdayaan Umat, 3(2), 69–80. DOI: https://doi.org/10.35912/jpu.v3i2.4067
  6. Handayani, K., Kanedi, M., Farisi, S., & Setiawan, W. A. (2021). Pembuatan sabun cuci dari minyak jelantah sebagai upaya mengurangi limbah rumah tangga. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN, 2(1), 55–62. DOI: https://doi.org/10.23960/jpkmt.v2i1.25
  7. Himanshi S., Monika B., Meenakshi V., Manvinder., Abdullah A. A., Irfan, H. L., Ajar, Nath. Y., & Mohd, U. (2024). From kitchen to cosmetics: Study on the physicochemical and antioxidant properties of waste cooking oil-derived soap. Journal of King Saud University, 36(10), 103483. DOI: https://doi.org/10.1016/j.jksus.2024.103483.
  8. Islam, N.F., Gogoi, B., Saikia, R., Yousaf, B., Narayan, M., & Sarma, H. (2024). Encouraging circular economy and sustainable environmental practices by addressing waste management and biomass energy production. Regional Sustainability, 5(4), 100174. DOI: https://doi.org/10.1016/j.regsus.2024.100174
  9. Kamarul, A, S. N., Mohd Yusoff, N. S. I., Chin, L. Y., Mohd, Y., Dol Hamid, R., Jalil, M. N., Mohd Zaki, H., Saleh, S. H., Ahmat, N., Abdul Manan, M. A. F., Yury, N., Mohd Firdaus Hum, N. N., Abd Latif, F., & Mohd Zain, Z. (2023). Recycling Waste Cooking Oil into Soap: Knowledge Transfer through Community Service Learning. Cleaner Waste Systems, 4, 100084. DOI: https://doi.org/10.1016/j.clwas.2023.100084
  10. Luo, S., Ye, Z., Lv, Y., Xiong, Y., & Liu, Y. (2024). Composition analysis and health risk assessment of the hazardous compounds in cooking fumes emitted from heated soybean oils with different refining levels. Environmental pollution (Barking, Essex : 1987), 343, 123215. DOI: https://doi.org/10.1016/j.envpol.2023.123215
  11. Mariod, A., Matthäus, B., Eichner, K., & Hussein, I. H. (2006). Frying quality and oxidative stability of two unconventional oils. JAOCS, Journal of the American Oil Chemists’ Society, 83(6), 529– 538. DOI: https://doi.org/10.1007/s11746- 006-1236-5
  12. Nurlatifah, I., Dine Agustine, & Dadang Sujana. (2022). Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Di Desa Tegal Kunir Kidul. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 452–459. DOI: https://doi.org/10.31849/dinamisia.v6i2.9220
  13. Perumalla Venkata, R., & Subramanyam, R. (2016). Evaluation of the deleterious health effects of consumption of repeatedly heated vegetable oil. Toxicology Reports, 3, 636–643. DOI: https://doi.org/10.1016/j.toxrep.2016.08.003
  14. Prabasari, I., & Rineksane, I. A. (2023). Pengolahan Limbah Rumah Tangga Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cair. Berdikari: Jurnal Inovasi Dan Penerapan Ipteks, 11(2), 195–204. DOI: https://doi.org/10.18196/berdikari.v11i2.17320
  15. Soni, H., Bhattu, M., Verma, M., Kaur, M., Al-Kahtani, A. A., Hussain Lone, I., Yadav, A. N., & Ubaidullah, M. (2024). From kitchen to cosmetics: Study on the physicochemical and antioxidant properties of waste cooking oil-derived soap. Journal of King Saud University–Science, 36(10), 103483. https://doi.org/10.1016/j.jksus.2024.103483
  16. Sufi, C. A., Erlita, D., & Maria, E. (2023). Inovasi Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Sabun Cair Antibakteri. Blend Sains Jurnal Teknik, 2(1), 65–71. DOI: https://doi.org/10.56211/blendsains.v2i1.299
  17. Sri, H., Diana, P. S., Anisa, A. U., Yusuf, W., & Bimastyaji, S. R. (2023). Circular Economy Designing of Municipal Waste Cooking Oil: A Case Study of Semarang City, Indonesia. Journals System, 32(3), 2611-2621. DOI: https://doi.org/10.15244/pjoes/160206
  18. Zayed, L., Gablo, N., Kalcakova, L., Dordevic, S., Kushkevych, I., Dordevic, D., & Tremlova, B. (2024). Utilizing Used Cooking Oil and Organic Waste: A Sustainable Approach to Soap Production. Processes, 12(6), 1279. DOI: https://doi.org/10.3390/pr12061279

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama