Permainan Tradisional VS Permainan Modern Dalam Penanaman Nilai Karakter di Sekolah Dasar

Setiya Yunus Saputra

Sari

Permainan tradisional sangatlah populer sebelum teknologi masuk ke Indonesia. Anak-anak khsuusnya tingkat sekolah dasar bermain dengan menggunakan alat yang seadanya. Namun kini, mereka sudah bermain dengan permainan-permainan berbasis teknologi yang berasal dari luar negeri dan mulai meninggalkan mainan tradisional. Seiring dengan perubahan zaman, Permainan tradisional perlahan-lahan hilang, bahkan banyak sekalianak-anak yang tidak mengetahi tentang permainan tradisional. Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan penanaman nilai karakter dalam permainan tradisional dan permainan modern. Dalam era global ini semakin lama semakin mengalami kemerosotan.Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi literatur dengan mencari referensi teori yang relefan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Referensi teori yang diperoleh dengan jalan penelitian studi literatur dijadikan sebagai fondasi dasar dan alat utama bagi praktek penelitian ditengah lapangan. Permainan modern merupakan permainan yang dilakukan dengan mengunakan alat- alat teknologi yang sudah berkembang dimasyarakat dan dimainan kan kurang lebih dari dua orang bahkan bisa dilakukan sendirian tanpa adanya teman bermain Sebelum  teknologi  berkembang,  perminan  modern  lebih  sulit untuk dijumpai dikalangan masyarakat pedesaan dengan perkembangan zaman dan teknologi semakin berkembang pertumbuhan anak sehingga nilai karakter anak semakin hilang.

 

Kata Kunci: Permainan Tradisional, Permainan Modern, Nilai Karakter

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Asy’Arie, Musa. 2017 Manusia Kotak. Jakarta: LESFI.

Bohlin, K. E. 2005. Teaching Character Education through Literature. New York: Routledge Falmer.

(http://www.gkps.or.id/peranan-permainan-tradisional-dalam-pembentukan-karakter generasi-bangsa-yang-berbasis-kearifan-lokal/).

(https://ristekdikti.go.id/siaran-pers-kemendikbud-penguatan-pendidikan-karakter-pintu-masuk-pembenahan-pendidikan-nasional).

(http://www.gkps.or.id/peranan-permainan-tradisional-dalam-pembentukan-karaktergenerasi-bangsa-yang-berbasis-kearifan-lokal/).

Koesoema. A.D, 2011. Pendidikan Karakter (Strategi mendidik anak di zaman global). Jakarta: Grasindo.

Kurniati, E. (2011). Program Bimbingan untuk Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak Melalui Permainan Tradisional. Surakarta: Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Tidak diterbitkan.

Lickona, Thomas. 2013. Pendidikan Karakter Panduan Lengkap Mendidik Siswa Menjadi pintar dan Baik. Bandung: Nusa Media.

Mayke Sugianto. 1995. Bermain, Mainan dan Permainan. Jakarta: Dirjen Pendidikan Tinggi.

Robert, Sibarani.2015. Pembentukan Karakter langkah-langkah Berbasis Kearifan Lokal. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan (ATL).

Thompson, Kathleen. 2014. Character Eduaction Visual Art Kits. UK: Art Image.


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/else.v1i1.873

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.