Piagam Debest: Integrasi Komitmen Tripusat Pendidikan Untuk Penguatan Pendidikan Karakter di SD Muhammadiyah 24 Surabaya

Achmad Zainuri Arif, Arin Setiyowati

Sari

Tantangan pendidikan di era millenial menjadi sangat kompleks. Kemajuan teknologi, gempuran budaya asing serta erosi kearifan lokal sebagai karakter bangsa Indonesia perlu direspon dengan baik. Untuk itu diperlukan kolaborasi dari berbagai komponen pendidikan dalam menghadapi kompleksitas tantangan masa depan pendidikan tersebut. Sebagai tripusat pendidikan, peranan keluarga, sekolah dan masyarakat harus mampu dikomunikasikan dengan baik agar dapat menjadi perisai dalam membentengi generasi muda dalam menghadapi gempuran budaya yang tidak sesuai dengan karakter bangsa. Pola komunikasi yang baik bagi ketiga komponen utama pendidikan tersebut dikonsep secara matang sehingga pola integrasi komitmen dalam penguatan pendidikan karakter dapat berjalan efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan integrasi komitmen tripusat pendidikan yang sudah diinisiasi dan dilaksanakan SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan, pendekatan kualitatif-studi kasus SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Hasil penelitian bahwa melalui Piagam DE BEST sebagai bentuk integrasi komitmen tripusat pendidikan dalam menopang pendidikan karakter yang menjadi visi dari SD Muhammadiyah 24 Surabaya sudah berjalan efektif.

 

Kata Kunci : TriPusat Pendidikan, Pendidikan Karakter, SD Muhammadiyah 24 Surabaya   

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Ahmadi, Abu. 2004. Sosiologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

an-Nawawi, Adurrahman. 1989.Prinsip- Prinsip dan Metode Pendidikan Islam:Dalam Keluarga, Di Sekolah dan Di Masyarakat. Bandung: cv. Dipenogoro Cahaya.

Winarno Surakhmad, dkk. 2003. Mengurai Benang Kusut Pendidikan. Jakarta:Transformasi.

Hasan Said Hamid, dkk. 2010. Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya Untuk Membentuk Daya Saing Dan Karakter Bangsa: Jakarta: Kemendiknas.

Khairuddin. 1985. Sosiologi Keluarga. Yogyakarta.

Nur Soekanro. Soerjono.1992. Sosiologi Keluarga: Tantangan Ikhwal Keluarga Remaja dan Anak. Jakarta: PT RINEKA CIPTA.

Sugianto. 2010. Model-model Pembeljaran Inovatif. Surakarta: Yuma Pustaka.

Suharjo. 2006. Mengenal Pendidikan Sekolah Dasar teori dan praktek. Jakarta : Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003. Sistem pendidikan nasional. Jakarta: CV. Eko Jaya.


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/else.v1i2b.1154

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.