PENGARUH FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN KERJA INTERNAL DAN PEKERJAAN TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT. WARNATAMA CEMERLANG GRESIK

M Anang Firmansyah, Budi Wahyu Mahardhika

Sari

ABSTRACT 

Environmental factors that can affect employee work motivation are reliable, work environment factors and external work environment factors. Internal working environment factors include infrastructure, funding sources, control or supervision, procedures, supervision, working conditions, work climate and welfare.While the external work environment factors, including: science and technology, global environment, law, marketing, information, products and services / services. Based on multiple linear regression analysis it is known that internal work environment variables have a dominant influence on employee work motivation, it is seen from the value of multiple linear regression contribution and beta value of 0.424 one unit. Results calculation of multiple correlation coefficient of 0.714 this means that between the internal work environment and work simultaneously have a positive relationship to employee motivation. Coefficient of determination doubled (R2) that is equal to 0,510 which means that existence of rise and fall of work motivation of employees can be explained by internal work and work environment simultaneously equal to 51% and the remaining 49% explained other variables not examined in this research model.

 

Keyword                     : Internal Working Environment, Work and Work Motivation

Correspondence to        : anangfirmansyah.61@gmail.com,budi.w.mahardhika@gmail.com

 

ABSTRAK

Faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi motivasi kerja karyawan adalah faktor lingkungan kerja yang dapat diandalkan dan faktor lingkungan kerja eksternal. Faktor lingkungan kerja internal meliputi infrastruktur, sumber pendanaan, kontrol atau pengawasan, prosedur, pengawasan, kondisi kerja, iklim kerja dan kesejahteraan. Sedangkan faktor lingkungan kerja eksternal, termasuk: ilmu pengetahuan dan teknologi, lingkungan global, hukum, pemasaran, informasi, produk dan layanan / layanan. Berdasarkan analisis regresi linier berganda diketahui bahwa variabel lingkungan kerja internal memiliki pengaruh dominan terhadap motivasi kerja karyawan, hal ini dilihat dari nilai kontribusi regresi linier berganda dan nilai beta 0,424 satu unit. Hasil perhitungan koefisien korelasi berganda sebesar 0,714 ini berarti bahwa antara lingkungan kerja internal dan kerja secara simultan memiliki hubungan positif terhadap motivasi kerja karyawan. Koefisien determinasi dua kali lipat (R2) yaitu sebesar 0,510 yang berarti bahwa adanya naik turunnya motivasi kerja karyawan dapat dijelaskan oleh kerja internal dan lingkungan kerja secara bersamaan sebesar 51% dan sisanya 49% menjelaskan variabel lain yang tidak diteliti dalam model penelitian ini.

 

Kata Kunci        : Lingkungan Kerja Internal, Motivasi Kerja dan Kerja

Korespondensi  : anangfirmansyah.61 @ gmail.com, budi.w.mahardhika @ gmail.com

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Alex S. Niti Semito 2002, Manajemen Personalia, Ghalia Indonesia: Jakarta

Anoraga, 2008, Perilaku Organisasi, Pustaka Jaya: Jakarta.

Arnold & Feldman, 2000, Organizational Behavior. Singapura : McGraw-Hill Book Company.

As’ad S.U, 2001, Psikologi industri. Yogyakarta: Liberty

Cumming, 2000, Manajemen Prestasi Kerja, Rajawali, Jakarta

Davis, Keith dan Newstrom, John W. 2000. Perilaku Dalam Organisasi. Alih Bahasa : Agus Dharma. Jakarta : Erlangga

Dharma, 2000, Kebijakan Kinerja, Edisi pertama, BPFE: Yogjakarta.

Dwi Priyatno, 2008, Mandiri Belajar SPSS, Untuk Analisis Data dan Uji Statistik, Jilid Kedua, Yogyakarta : Mediakom

Edwin. B Flippo, 2001, Manajemen Personalia, Edisi Keenam, Cetakan Ketiga, Erlangga, Jakarta

French, 2001, Proses Manajemen Personalia, Terjemahan, Pustaka Presindo: Jakarta.

Handoko, T. Hani. 2002. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. BPEE. Universitas Gaja Mada. Yogyakarta

Indriantoro, Nur dan Supomo, Bambang, 2002, Metodologi Penelitian Bisnis Untuk Akuntansi dan Manajemen, Yogyakarta : BPFE.

J. Supranto, 2000, Statistik Teori dan Aplikasi, Jilid 1, Edisi Keenam, Jakarta : Erlangga

Komaruddin, 2001, Manajemen Sumber Daya, Penerbit Andy Offset , Yogyakarta.

Leidecker & Hall, 2009, Fungsi Dan Peranan Pemimpin, Bina Aksana: Jakarta

Malhotra, K. N, 2004. Marketing Research: An Apply Oriented (3rded). Upper Sodle River New Jersey: Prentice Hall International, Inc

Maliha, 2003, Peran SDM Dalam Penerapan ISO 9000, Grassindo: Jakarta

Moekijat, 2005, Manajemen Kepegawaian dan Hubungan Dalam Perusahaan, Bandung, Penerbit, Alumni, Bandung

Mutiara, 2002, Sistem Manajemen Kinerja. Gramedia : Jakarta

Panggabean, S. Mutiara. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia : Ghalia Indonesia.

Purwanto, 2000, Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Ketiga. Yogyakarta:BPFE.

Robbins, 2004, Manajemen Perusahaan, Cetakan Ke Tujuh, Penerbit Liberty Yogyakarta.

Santoso, Singgih. 1999, SPSS : Mengolah Data Statistik Secara Profesional, Jakarta : PT. Alex Media Computindo

Salbiyah, S. and B. W. Mahardhika (2017). "PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA TENAGA KEPENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA TAHUN 2016." Balance 14(02).

Saydam, 2006, Gaya Kepemimpinan. Bandung : Armico

Siagian, Sondang P, 2007, Peranan Staf dalam Manajemen, (Jakarta: PT Toko Gunung Agung, 1995).

Simamora. Henry. 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta : STIE YKPN.

Singarimbun, Masri dan Efendi, Sofian, Metode Penelitian Survai, (Jakarta: LP3ES, 1988).

Soeprihanto, 2008, Perilaku Organisasi. Jakarta : CV. Rajawali

Soeratno dan Lincolin Arsyad, 1993, Metodologi Penelitian Edisi Revisi, Yogyakarta :UPP AMP YKPN.

Steers dan Porter, 2000, Organizational Behavioral and Personal Psychology

Sudjana, 1999, Teknik Analisis Regresi dan Korelasi, Bandung : Penerbit Tarsito

Sumarni dkk 2005, Teori dan Perilaku Organisasi Perusahaan, Edisi II, BPFE, Yogyakarta

Suwarno, Bambang, 2005. Rumus dan Data dalam Aplikasi Statistika, Bandung : Alfabeta

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.