Eksistensi Dewan Perwakilan Daerah Sebagai Kamar Kedua Dalam Sistem Bikameral di Indonesia

Stefania A. Felicia, Ridho B. Septarianto, Harven F. Taufik, Nurasyifah Khoirala, I G. N. Anantha W. Jayaningrat

Sari

Dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai kamar kedua dalam sistem bikameral Indonesia, Dewan Perwakilan Daerah dinilai masih memiliki beberapa kelemahan. di antaranya dalam hal menampung aspirasi daerahnya dan ketidak-efektifan peran Dewan Perwakilan Daerah dalam fungsi legislasi. Tujuan dari penulisan ini yaitu menjelaskan status quo kewenangan DPD di Indonesia serta konsep ideal fungsi DPD di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut adalah penelitian pendekatan sejarah hukum atau historical approach. Diperlukan optimalisasi DPD untuk memperbaiki ketidakseimbangan kedudukan DPD sebagai lembaga perwakilan.

 

Kata Kunci: DPD, Kewenangan, Fungsi, Bikameral


Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Agussalim Gadjong, (2011), Analisis Filosofis Pemerintahan Daerah dalam Pergantian (Perubahan) Kaidah Hukum Dasar Negara, Jurnal Hukum dan Pembangunan Vol. 41 No. 1, ISSN 2503-1465, Jakarta.

Ahmad Rosidi, (2015), Kewenangan Dewan Perwakilan Daerah dalam Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia berdasarkan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Jurnal Ius Kajian Hukum dan Keadilan, Vol. 3 No. 2, ISSN 2303-3827, Mataram.

Fatmawati, (2012), Analysis on the Control Function of the Dewan Perwakilan Daerah (Regional Representatives Council) the Republic of Indonesia, Indonesia Law Review, Vol. 2 No. 2, ISSN 2356-2129, Depok.

Hernadi Affandi, (2014) Problematika Fungsi Legislasi Dewan Perwakilan Daerah dalam Hegemoni Dewan Perwakilan Rakyat, Padjajaran Jurnal Ilmu Hukum Vol. 1 No. 1, ISSN: 2460-1543, Bandung.

Hezron Tinambuan dan Dicky Prasetio, (2019), Rekonstruksi Konstitusi dalam Regional Representative Dewan Perwakilan Daerah terhadap Fungsi Legislatif, Masalah-Masalah Hukum Vol. 48 No. 3, ISSN 2527-4716, Semarang.

Jimly Asshiddiqie, (2008), Pokok-Pokok Hukum Tata Negara Indonesia, Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.

Lenny Sipangkar, (2016), Penguatan Fungsi Legislasi Dewan Perwakilan Daerah (Strengthening the Legislative Function of Regional Representative Council), Jurnal Legislasi Indonesia Vol. 13 No. 03, ISSN 235-240, Medan.

Oksep Adhayanto, dkk, (2019), Analisis Pengisian Unsur Keterwakilan Daerah menurut Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Masalah-Masalah Hukum, Vol. 48 No. 3, ISSN 2527-4716, Semarang.

Rommy Patra, (2018), Arrangement of Relationship between State Institutions through the Fifth Amendment of the 1945 Constitution in Indonesia, Hasanuddin Law Review, Vol. 4 No. 1, ISSN 2442-9899, Makassar.

Ryan Wasti, (2017), Fungsi Representasi Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia sebagai Lembaga Perwakilan Daerah, Jurnal Hukum dan Pembangunan, Vol. 47 No. 4, ISSN 2503-1465, Depok.

Tubagus Nasarudin, (2016), Peran DPD Sebagai Lembaga Negara dalam Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia (UUD 1945 Pasca Amandemen), Fiat Justisia Journal of Law Vol. 10 No. 01, ISSN 1978-5186, Bandar Lampung.

Yulia Neta, (2011), Upaya Peningkatan Peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Indonesia, Fiat Justitia Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 5 No. 1, ISSN 2477-6238, Bandar Lampung.

Yuniati Setiyaningsih, Susilo Utomo, dan Priyatno Harsasto, (2017), Analisis Kelembagaan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Journal of Politic and Government Studies, Vol. 6 No. 2, Semarang.