Pelatihan Art-Enginering Untuk Meningkatkan Keterampilan Pemuda Karang Taruna Griya Asri Kalitengah

Metatia Intan Mauliana

Sari

Karang Taruna merupakan wadah sosial yang diharapkan dapat menanggulangi berbagai masalah  kesejahteraan  sosial   yang dihadapi  generasi  muda dan mampu mengembangkan potensi generasi muda  di  lingkungannya  dalam  rangka  peningkatan  taraf  kesejahteraan sosial masyarakat. Misi yang besar dari Karang Taruna tersebut tidak selalu dengan mulus dapat dijalankan secara maksimal, contohnya pada Kelompok Karang Taruna Griya Asri. Karang Taruna Griya Asri Kalitengah merupakan karang Taruna yang cukup aktif dibidang sosial, akan tetapi kelompok ini  memiliki permasalahan mendasar pada kurangnya kegiatan positif yang dapat mengasah ketrampilan dan dapat meningkatkan motivasi untuk menjadi generasi kreatif dan berkarya mandiri. Oleh karena itu, peneliti berinisiatif untuk melakukan pelatihan Art-Enginering (Areng) terhadap Pemuda Karang Taruna Griya Asri Kalitengah bersama Pawitra Art Space untuk meningkatkan ketrampilannya dalam seni dan pembuatan alat sederhana. Komponen keberhasilan Pelatihan ditinjau dari ketercapaian target jumlah peserta pelatihan dan ketercapaian tujuan pelatihan. Pada tingkat ketercapaian target jumlah peserta pelatihan dari data anggota Karang Taruna Griya Asri Kalitengah dapat disimpulkan bahwa target peserta tercapai 50% dari total data anggota dan 77% dari total anggota aktif. Sedangkat untuk target ketercapaian tujuan ditinjau dari perubahan persepsi dan motivasi dianalisis dengan menggunakan metode angket dan kuesioner, sedangkan untuk pengukuran perubahan ketrampilan diltinjau dari perbandingan pembuatan program agenda sebelum dan setelah peserta mengikuti pelatihan. Selain itu juga ditinjau dari kegiatan pertama yang dilakukan anggota karang taruna pada pertemuan rutin setelah diadakannya pelatihan.selanjutnya. Secara umum hasil data keseluruhan yang diperoleh dari pelatihan sudah baik. Namun dilihat dari motivasi, kualitas praktik yang telah dihasilkan para peserta, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan kegiatan ini telah tercapai.

Kata Kunci

Karang Taruna, Pelatihan Art-Enginering, Peningkatan motivasi, Keterampilan

Referensi

Arikunto, Suharsimi. 2006. Metodelogi penelitian. Yogyakarta: Bina Aksara.

Handayani, Annisa Yulia.2015. Persepsi Pemuda terhadap Peranan KArang Taruna dalam Penanganan Masalah Sosial. Jurnal penyuluhan Vol.11 No.1

Akdon, Riduwan.2007. Rumus dan Data dalam Aplikasi Statistika. Bandung: Alfabeta

Suharta, RB,. 2009. Pengembangan Organisasi Kepemudaan. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta

Peraturan menteri sosial Republik Indonesia NO: 77/HUK/2010. 2010. Pedoman Dasar Karang Taruna. Jakarta: Kemensos RI

Jawa Pos. 2016. 5 Wilayah Rawan Narkoba. https://www.pressreader.com/indonesia/jawa-pos/20160106/282720520945251. Diakses 3 Oktober 2017.


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/aks.v3i1.1455

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.