Laporan Kasus Serial Variasi Terapi pada Kelainan Vaskular
Abstract
Secara klinis berbagai kelainan vaskuler memiliki kemiripan, flat atau noduler dengan variasi bentuk, variasi warna darikebiruan, pinkish sampai kemerahan. Pemeriksaan yang teliti dapat menjadi kunci utama untuk membedakan anomali vaskuler, hemangioma atau malformasi.Terapi anomali vaskuler memiliki banyak modalitas, mulai dari hanya observasi / konservatif, farmakoterapi, kemoterapi,injeksi corticosteroid, embolisasi, eksisi sampai dengan terapi kombinasi antara embolisasi dan eksisi. Kami melaporkan perbandingan terapi dari beberapa kasushemangiomadan arteriovenous malformations (AVM), yang diterapi dengan injeksi corticosteroid, embolisasi, pada kasus yang lain dilakukan eksisi, namun ada pula yang dilakukan kombinasi keduanya serta satu kasus yang hanya dilakukan observasi. Pengambilan keputusan untuk dilakukan terapi tersebut berdasarkan hasil diskusi beberapa departemen terkait.Semuanya memiliki hasil akhir yang berbeda dan tetap diperlukan follow up terhadap pasien-pasien tersebut. (QM 2017;01:23-35)
References
Galiano, RD., Gurtner, GC. (2007) Vascular Anomalies. In Practical Plastic Surgery. Landes Bioscience. pp. 138-144
Kenkel, J., MD. (2000) Vascular Anomalies and Lymphedema. In Selected Reading in Plastic Surgery. 9(7), pp. 13-20.
Nicholson, Glovtzsky. (2005) Embriology an Development of Vascular System. in Vascular Surgery Basic Science and Clinical Correlations 2nd ed., pp.1-14
Robbin, KV. and Cotran. (2010) Pathologic Basis of Disease. Saunders LWW . pp.520
Rosen, RJ. And Maldonado, T. (2004) Complication of vascular surgery.
Towne JB, Hollier LH.Marcel Dekker, New York 2nd ed., pp.581-588.
Throut, HH. and Eifert, S. (2005) In Vascular Surgery Basic Science and Clinical Correlations. Rodney A White, M editor. 2 ed., pp.1161-1170
Thorne, CH. and Beasley, RW. (2007) in Grabb and Smith’s Plastic surgery. 6th ed, LWW 2007, pp.1016-1025
Weiss, and Enzinger. (2008) ‘Benign Tumors and Tumor Like Lesion of Blood Vessels’. In Soft Tissue Tumor. Mosby Elsevier, pp. 633-638
Authors

Qanun Medika by FK UM Surabaya is liscence under Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.