Kemampuan Komunikasi Matematis Tertulis Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Numerasi AKM
Abstract
Tujuan dari penelitian ini ialah mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis tertulis mahasiswa dalam menyelesaikan masalah numerasi AKM. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data utama mengenai kelengkapan dan keakuratan komunikasi matematis tertulis pada mahasiswa berdasarkan indikator berupa kata-kata. Indikator komunikasi matematis tertulis pada penelitian ini berupa menulis (writing), ekspresi matematika (mathematical expression) dan menggambar (drawing). Subyek penelitian terdiri dari tiga mahasiswa dengan masing-masing mahasiswa memiliki kategori kemampuan komunikasi matematis tertulis tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen yang digunakan berupa masalah numerasi AKM mengenai peluang. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kemampuan komunikasi matematis tinggi dapat menyelesaikan masalah dengan tepat dan menerapkan tiga indikator komunikasi matematis tertulis secara lengkap. Pada mahasiswa dengan kemampuan komunikasi matematis tertulis sedang hanya dapat menyelesaikan sebagian masalah dengan tepat dan menerapkan ketiga indikator komunikasi secara singkat. Untuk mahasiswa dengan kemampuan komunikasi matematis rendah tetap menuliskan tiga indikator komunikasi, tetapi tidak dapat menyelesaikan masalah dengan tepat.
Full text article
References
Andiani, D., Hajizah, M. N., & Dahlan, J. A. (2020). Analisis Rancangan Assesmen Kompetensi Minimum (AKM) Numerasi Program Merdeka Belajar. Majamath: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 4(1), 80–90. Retrieved from http://ejurnal.unim.ac.id/index.php/majamath/article/view/1010/544
Ariawan, R., & Nufus, H. (2017). 301729-Hubungan-Kemampuan-Pemecahan-Masalah-Mat-598F71E9, 1(2), 82–91.
Arifin, M. (2020). Strategi Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Materi Statistika. Didactical Mathematics, 2(2), 10. https://doi.org/10.31949/dmj.v2i2.2074
Asmana, A. T. (2018). Profil Komunikasi Matematika Tertulis dalam Pemecahan Masalah Matematika di SMP ditinjau dari Kemampuan Matematika. INSPIRAMATIKA I Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Pembelajaran Matematika, 4(1), 1–12.
Astuti, & Leonard. (2013). Symmetry properties of short period (001) Si/Ge superlattices. Jurnal Formatif 2 (2), 2(2), 102–110. https://doi.org/10.1016/0749-6036(91)90087-8
Dwi Erna Novianti. (2021). Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Kaitannya dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika. Seminar Nasional Pendidikan LPPM IKIP PGRI Bojonegoro, 85–91.
Moleong, L. J. (2012). Metode Penelitian Kualitatif, cet. Ke-30. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.
NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics.
Rasyid, M. A. (2020). Kemampuan Komunikasi Matematis Dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan, 5(1), 77–86. https://doi.org/10.51836/je.v5i1.116
Sari, D. R., Lukman, E. N., & Muharram, M. R. W. (2021). Analisis Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Geometri pada Asesmen Kompetensi Minimum-Numerasi Sekolah Dasar. Fondatia, 5(2), 153–162. https://doi.org/10.36088/fondatia.v5i2.1387
Authors
Copyright (c) 2022 Nurma Wahyu Utami, Lathiful Anwar, Makbul Muksar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work