coworking space COWORKING SPACE DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER DI WILAYAH GAYUNGAN KOTA SURABAYA

Penulis

  • Heru Prasetyo Universitas Pembangunan Nasional Jatim
  • rumaisha universitas muhammadiyah surabaya
  • Fibria Conytin Nugrahini Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Gunawan Gunawan Universitas Muhammadiyah Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30651/architeria.v2i2.23767

Kata Kunci:

coworking space, Surabaya, arsitektur kontemporer

Abstrak

Ruang kerja bersama menjadi salah satu wadah pendorong terciptanya ruang yang inklusif. Perancangan coworking space di Kota Surabaya, diharapkan mampu mewadahi dan menarik minat masyarakat, khususnya di wilayah bagian selatan Kota Surabaya, yakni Gayungan. Site berada di kawasan SCBD (Surabaya Central Business District) dimana merupakan jalur strategis. Jika berdasarkan Rencana Tata Guna Lahan letak site merupakan zona perdagangan dan jasa. Pada wilayah ini keberadaan coworking space masih minim, kurangnya fasilitas serta akses yang menjadikan minat masyarakat tidak kunjung meningkat. Konsep yang akan diterapkan pada coworking space yaitu dengan pendekatan arsitektur kontemporer. Pendekatan tersebut dapat menciptakan solusi untuk memecahkan permasalahan di kawasan tapak, dan bangunan, serta lebih adaptif dengan perubahan-perubahan yanga ada. Penerapan gaya selaras dengan ciri dari coworking space dimana mewujudkan gaya hidup generasi muda yang fleksibel dan ekspresif.

Referensi

Asakawa, S., Yoshida, K., & Yabe, K. (2004). Perceptions of urban stream corridors within the greenway system of Sapporo, Japan. Landscape and Urban Planning, 68(2), 167–182.

Mandeno, P., & Baxter, W. L. (2020). BARRIERS TO HUMAN CONNECTIVITY AND THE DESIGN OF MORE COLLABORATIVE COWORKING SPACES. Proceedings of the Design Society: DESIGN Conference, 1, 1475– 1484.

Adhi, Akbar Satrio. "PUSAT GEDUNG OLAH RAGA DENGAN KONSEP HIGH –TECH DI WILAYAH BENOWO KOTA SURABAYA." ARCHIteria Journal 1.1 (2022): 58-69.

Asakawa, S., Yoshida, K., & Yabe, K. (2004). Perceptions of urban stream corridors within the greenway system of Sapporo, Japan. Landscape and Urban Planning, 68(2–3), 167–182. https://doi.org/10.1016/S0169-2046(03)00158-0

Kartika, D. I., Setijanti, P., & Septanti, D. (2019). Co - Working Space Design Preferences Factors at Surabaya User of Indonesia. International Journal of Engineering Research and Advanced Technology, 05(02), 13–19. https://doi.org/10.31695/IJERAT.2019.3374

Kurnianingtyas, A. P. (2023). COWORKING SPACE SEBAGAI ALTERNATIF INFRASTRUKTUR PERKOTAAN DI ERA INDUSTRI 4.0. Indonesian Journal of Spatial Planning, 4(2), 15–22.

Soemardiono, B., Septanti, D., & Hutama, S. F. (2024). Public Open Space in the Pandemic Era: A Case Study Surabaya, Indonesia (pp. 91–101). https://doi.org/10.1007/978-3-031-52303-8_7

Wulandari, P. A., Soemardiono, B., & Faqih, M. (2023). HUBUNGAN PLACE IDENTITY DENGAN IDENTITY OF COMMUNITY PADA CO-WORKING SPACE. Jurnal Arsitektur ARCADE, 7(3), 462–472. https://doi.org/10.31848/arcade.v7i3.3184

Unduhan

Diterbitkan

2023-11-08