PERANCANGAN BORNEO CITY MALL DI PENAJAM DENGAN PENDEKATA PADA ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR DAYAK KALTIM

Authors

  • Dhauhayu Rubyana Murti Universitas Muhammadiah Surabaya
  • Gunawan Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Nurul Fitria Marina Universitas Muhammadiyah Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30651/architeria.v4i1.23029

Abstract

Pembangunan di Penajam  sedang meningkat secara pesat dikarenakan adanya pemindahan Ibuu Kota Nusantara ke wilayah tersebut, sehingga terjadi pembangunan di berbagai wilayah Penajam. Selain meningkatnya pembangunan, penajam juga salah satu wilayah Kalimantan Timur yang belum memiliki fasilitas pusat perbelanjaan sedangkan masyarakat penajam mayoritas memiliki hobby berbelanja. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terutama generasi muda maka diperlukan sebuah bangunan dengan arsitektur yang mengangkat tema Nusantara yang tidak membosankan dan mendorong generasi muda untuk mempelajari apa itu budaya arsitektur Nusantara agar tidak terlupakan di masa depan.  Mall merupakan bangunan yang memfasilitasi berbagai kebutuhan berbelanja seseorang atau lebih. Arsitektue Neo Vernakular adalah salah satu paham atau aliran yang berkembang pada era Post-modern , yaitu aliran arsitektur yang muncul pada pertengahan tahun 1960-an. Dayak Kaltim merupakan salah satu suku asli yang menempati pulau kalimantan bagian timur yang memiliki berbagai ciri khas motif dayak dan budaya. Adapun metode yang digunakan dalam perancangan ini yaitu metode rasional. Diharapkan agar Perancangan Borneo City Mall di Penajam dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular Dayak Kaltim ini dapat menjadi suatu rancangan yang dapat mengakomodasi budaya lokal, menunjang kebutuhan masyarakat dalam berbelanja dan rekreasi.

References

Ching,Francis D.K.(1996). Teori Arsitektur: Bentuk, Ruang dan Tatanannya Edisi Kedua. Penerbit : PT. Gelora Aksara Pratama

Glen, 55 Anggota DPRD dan 41 Pejabat Pemprov Kaltim Tak Dapat THR, Inibalikpapan.com, 2020, 13 Des.

2022<https://www.inibalikpapan.com/55-

anggota-dprd-dan-41-pejabat-pempr ov- kaltim-tak-dapat-thr/>

Neufert, Ernst., Data Arsitek Jilid 1, Edisi :

33, Jakarta, Erlangga, 2002.

Neufert,Ernst. (1937). Data Arsitek Jilid 2

Edisi 33. Penerbit : Erlangga Jakarta

Prijotomo, J. (2009). Ruang Arsitektur di Arsitektur Nusantara; Rong dan bukan rong. In RUANG di Arsitektur Jawa, sebuah wacana (pp. 1–17). Wastu Lanas Grafika

Rulia, Anna, Kajian Ragam Hias Lamin Pampang Samarinda, Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia 8 (2), 2019.

Published

2025-04-30